TRIBUNKALTIM.CO -Turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara kembali bergulir pada pertengahan 2026.
Piala AFF 2026, atau secara resmi bernama ASEAN Cup 2026, akan menjadi panggung penting bagi Timnas Indonesia untuk kembali mengejar gelar juara yang hingga kini masih belum pernah diraih sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 1996.
Berdasarkan hasil undian atau drawing yang dilaksanakan di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (15/1/2026), Timnas Indonesia dipastikan tergabung di Grup A bersama juara bertahan Vietnam, serta Singapura, Kamboja, dan pemenang playoff antara Timor Leste dan Brunei Darussalam.
Undian ini langsung menempatkan Skuad Garuda dalam persaingan ketat, mengingat Vietnam masih menjadi kekuatan dominan di kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Fokus ke Borneo FC, Fabio Lefundes Harap John Herdman Sukses Bersama Timnas Indonesia
Piala AFF adalah turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh ASEAN Football Federation (AFF).
Mulai edisi 2024, turnamen ini menggunakan nama resmi ASEAN Cup, meski publik masih akrab menyebutnya Piala AFF.
Ajang ini digelar dua tahun sekali dan menjadi tolok ukur kekuatan sepak bola regional.
Pada edisi 2026, format turnamen tetap menggunakan sistem round robin di fase grup. Artinya, setiap tim akan saling bertemu satu kali dengan lawan di grup yang sama.
Dua tim terbaik dari masing-masing grup berhak melaju ke babak semifinal yang digelar dengan sistem home and away, begitu pula partai final.
Hasil drawing menempatkan Timnas Indonesia di Grup A yang dinilai menantang, meski terhindar dari label “grup neraka” sepenuhnya karena Thailand—juara terbanyak Piala AFF—berada di grup berbeda.
Grup A
Vietnam
Singapura
Timnas Indonesia
Kamboja
Pemenang playoff Timor Leste vs Brunei Darussalam
Grup B
Thailand
Malaysia
Filipina
Myanmar
Laos
Vietnam jelas menjadi lawan terberat di Grup A.
Tim berjuluk The Golden Stars itu datang dengan status juara bertahan Piala AFF 2024 dan masih diasuh pelatih Kim Sang-sik, sosok yang sukses membawa Vietnam menyapu bersih gelar regional, termasuk Piala AFF U-23 dan SEA Games 2025.
Jadwal Piala AFF 2026 dan Agenda Turnamen
AFF telah menetapkan rangkaian jadwal utama ASEAN Cup 2026 sebagai berikut:
Playoff: 2 dan 9 Juni 2026
Fase Grup: 25 Juli–8 Agustus 2026
Semifinal: 15–19 Agustus 2026
Final: 22 dan 28 Agustus 2026
Turnamen ini digelar di luar kalender resmi FIFA Matchday, sehingga setiap negara memiliki tantangan tersendiri dalam memanggil pemain yang merumput di luar negeri.
Jadwal Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026
Jika mengikuti pola pertandingan edisi sebelumnya, Timnas Indonesia berpotensi tidak bertanding pada matchday pertama.
Skuad Garuda diperkirakan baru memulai laga pada matchday kedua dengan status tuan rumah.
Matchday 1: Libur
Matchday 2: Timnas Indonesia vs Kamboja
Matchday 3: Timor Leste/Brunei Darussalam vs Timnas Indonesia
Matchday 4: Timnas Indonesia vs Vietnam
Matchday 5: Singapura vs Timnas Indonesia
PSSI hingga kini belum mengumumkan stadion yang akan menjadi kandang Timnas Indonesia pada fase grup. Pada Piala AFF sebelumnya, Stadion Manahan, Solo, sempat dipilih sebagai homebase.
Duel Penentuan Lawan Vietnam
Laga melawan Vietnam di matchday keempat diprediksi menjadi penentu langkah Timnas Indonesia menuju semifinal.
Secara statistik, Skuad Garuda belum pernah menang atas Vietnam di ajang Piala AFF dalam tiga edisi terakhir. Terakhir kali Indonesia mengalahkan Vietnam terjadi pada edisi 2016.
Kondisi ini membuat duel Indonesia vs Vietnam selalu menjadi laga sarat gengsi dan tekanan. Jika mampu menyapu dua laga awal dengan kemenangan, Indonesia berpeluang mengamankan tiket semifinal lebih cepat saat menjamu Vietnam di kandang sendiri.
Tantangan John Herdman dan Komposisi Pemain
ASEAN Cup 2026 juga menjadi ujian regional pertama bagi John Herdman, pelatih anyar Timnas Indonesia.
Pelatih asal Kanada tersebut menghadapi dilema besar terkait pemanggilan pemain, mengingat turnamen berlangsung di luar agenda resmi FIFA.
Beberapa pemain kunci Timnas Indonesia saat ini berkarier di Eropa, seperti Emil Audero (Serie A), Jay Idzes, Kevin Diks (Bundesliga), Calvin Verdonk (Ligue 1), hingga Ole Romeny.
Media Vietnam menilai kehadiran pemain-pemain tersebut akan membuat persaingan di Grup A semakin berat.
Namun Herdman menegaskan bahwa Piala AFF bisa menjadi ajang untuk menguji kedalaman skuad, memberi kesempatan kepada pemain yang belum banyak tampil di FIFA Series 2026, serta membangun fondasi jangka panjang Timnas Indonesia.
Misi Akhiri Penantian Gelar
Sejak pertama kali digelar pada 1996, Timnas Indonesia telah enam kali mencapai final Piala AFF, namun belum pernah meraih gelar juara.
Pada edisi 2022, Indonesia terhenti di semifinal setelah kalah dari Vietnam, sementara pada 2024 langkah Skuad Garuda terhenti lebih awal di fase grup.
Piala AFF 2026 kembali menjadi harapan besar bagi pencinta sepak bola Tanah Air. Dengan kombinasi pemain muda, pengalaman internasional, serta sentuhan pelatih baru, publik berharap Indonesia mampu melangkah lebih jauh dan menghapus rekor tanpa gelar di kawasan Asia Tenggara.
Sumber: https://bola.kompas.com/read/2026/01/15/19184408/duel-timnas-indonesia-vs-vietnam-di-piala-aff-2026-tantangan-pakai-skuad-terbaik?page=all#page2.