Drawing Piala AFF 2026 digelar Kamis (15/1) di Jakarta. Hasilnya langsung menyita perhatian publik sepak bola nasional. Timnas Indonesia masuk Grup A.
Grup A dihuni juara bertahan Vietnam. Ada pula Singapura dan Kamboja. Satu slot lain diisi pemenang play-off Brunei Darussalam vs Timor Leste.
Piala AFF 2026 memakai format kandang-tandang satu leg di fase grup. Setiap tim memainkan empat laga. Dua kandang dan dua tandang.
Dalam konteks ini, Indonesia mendapat keuntungan penting. Garuda akan menjamu Vietnam. Faktor kandang berpotensi berdampak signifikan.
AFF telah merilis sebagian jadwal Piala AFF 2026. Informasi lawan dan status tuan rumah sudah diumumkan. Indonesia mendapat porsi kandang strategis.
Indonesia akan menjadi tuan rumah saat melawan Kamboja. Laga ini memberi peluang awal meraih poin maksimal. Tekanan ada di pihak tamu.
Keuntungan terbesar datang saat menjamu Vietnam. Duel ini dijadwalkan pada matchday ke-4. Laga tersebut diprediksi menentukan juara Grup A.
Sebaliknya, laga tandang Indonesia relatif lebih ringan secara jarak. Garuda hanya bertandang ke Singapura dan markas pemenang play-off.
Keuntungan kandang sangat krusial di format ini. Atmosfer stadion bisa memengaruhi mental pemain. Dukungan suporter memberi energi tambahan.
Indonesia juga diuntungkan secara logistik. Tidak perlu terbang jauh ke Vietnam atau Kamboja. Waktu pemulihan lebih ideal.
Kekalahan kandang terakhir Indonesia ketika berjumpa Vietnam terjadi pada 2019 lalu, era pelatih Simon McMenemy. Saat itu, pada duel di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Indonesia kalah dengan skor 1-3.
Jika tampil dengan kekuatan terbaik, Indonesia punya modal besar. Bukan hanya untuk membalas kekalahan pada 2019 lalu, akan tetapi mengamankan status juara Grup A Piala AFF 2026.
4 Juli 2026
Juli 2026
Juli 2026
Agustus 2026
7 Agustus 2026