Link Pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana SIPSS 2026, Ini Syarat dan Ketentuannya
TRIBUNPALU.COM - Link pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana 2026, ini syarat dan ketentuan untuk daftar SIPSS 2026.
Penerimaan siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tahun 2026 resmi dibuka.
SIPSS merupakan jalur penerimaan untuk lulusan D4, S1 hingga S2 yang ingin menjadi Perwira Pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA).
Pendidikan SIPSS ditujukan untuk melaksanakan tugas kepolisian sesuai dengan keahlian dan/atau kompetensi di bidang keilmuannya.
Tahun ini, SIPSS membuka kuota peserta didik sebanyak 175 orang.
Periode pendaftaran SIPSS 2026 dibuka mulai 15 sampai 22 Januari 2026.
Proses pendaftaran online dilakukan melalui laman penerimaan.polri.go.id.
Setelah melakukan pendaftaran online, calon perlu melakukan verifikasi di Polda setempat.
Peserta yang lolos di SIPSS akan menjalani pendidikan di Akpol Lemdiklat Polri Semarang, Jawa Tengah.
Baca juga: Pembangunan Gerai Koperasi Sulteng Ditargetkan Mulai Maret 2026, Menunggu Kesiapan Lahan
Syarat Daftar SIPSS 2026
Simak persyaratan umum dan khusus pendaftaran SIPSS 2026 di bawah ini
Syarat Umum:
- warga Negara Indonesia;
- beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
- setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
- usia minimal 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota Polri);
- sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba (surat keterangan bebas narkoba dari instansi yang berwenang);
- tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat;
- berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
- bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan bersedia ditugaskan pada Satker sesuai keahlian atau latar belakang program studinya.
Syarat Khusus:
- pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI dan tidak terikat ikatan dinas;
- berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi yang terakreditasi minimal B (yang menggunakan Instrumen Akreditasi 7 Standar) atau akreditasi minimal Sangat Baik (yang menggunakan Instrumen Akreditasi 9 Kriteria), akreditasi berlaku pada saat tahun kelulusan sesuai Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2022, dengan IPK minimal 3,0 serta wajib melampirkan ijazah yang dilegalisir/diketahui oleh Pembantu Dekan bidang Akademik (berlaku untuk D-IV, S-1 maupun S-2);
- bagi lulusan Perguruan Tinggi di Luar Negeri wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudrisktek;
syarat usia peserta pada saat pembukaan pendidikan pembentukan siswa SIPSS Tahun Anggaran 2026 yaitu:
- maksimal 40 tahun untuk Dokter Spesialis;
- maksimal 30 tahun untuk S-2 dan S-2 Profesi;
- maksimal 28 tahun untuk S-1 Profesi;
- maksimal 26 tahun untuk S-1 dan D-IV.
- syarat tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
- pria: 162 cm;
- wanita: 157 cm.
- belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat (belum pernah hamil/melahirkan) dan sanggup untuk tidak menikah selama pendidikan pembentukan;
- bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Perwira Polri;
- bagi peserta yang memilih penugasan pada Polda Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Utara, wajib bertugas di Polda tersebut sekurang-kurangnya 5 tahun sejak penempatan pertama dilengkapi dengan surat pernyataan bermeterai pada saat pendaftaran;
- bersedia ditugaskan pada Satker atau Polda sesuai kompetensi atau latar belakang program studinya;
- tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain;
- mendapat persetujuan dari instansi yang bersangkutan bagi yang sudah bekerja dan pernyataan berhenti dengan hormat bila lulus seleksi dan terpilih masuk pendidikan pembentukan SIPSS Tahun Anggaran 2026;
- mengikuti dan lulus pemeriksaan serta pengujian.
Jurusan yang Dibutuhkan dalam SIPSS 2026
SIPSS 2026 membuka penerimaan untuk lulusan pendidikan dengan jurusan sebagai berikut:
- S-2:
- Psikologi (Profesi);
- Pengembangan Kurikulum;
- Kajian Ilmu Kepolisian.
- Kedokteran Spesialis:
- Patologi Anatomik;
- Mikrobiologi Klinik.
- S-1/S-1 Profesi:
- Ilmu Pemerintahan;
- Teknik Sipil;
- Ilmu Keolahragaan/Pendidikan Kepelatihan Olahraga/Pendidikan Jasmani;
- Theologi Kristen (Pendeta/Vikaris, khusus Pria);
- Theologi Hindu;
- Pendidikan Bahasa Prancis;
- Sastra Korea;
- Kedokteran Gigi (Profesi);
- Ilmu Sejarah;
- Desain Komunikasi Visual;
- Biologi (MIPA);
- Kimia (MIPA);
- Fisika (MIPA);
- Sistem Informasi/Teknologi Informasi/Teknik Komputer/Komputer;
- Farmasi (Profesi Apoteker);
- Statistika/Statistika Terapan;
- Manajemen;
- Seni Rupa;
- Semua Prodi + Sertifikat Commercial Pilot License Flying School.
- Khusus Rekrutmen proyeksi Penugasan pada Polda Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Utara:
- S-2 Psikologi (Profesi) bergelar M. Psi.;
- S-1 Kedokteran (Kedokteran Umum (Profesi));
- S-1 Psikologi (Profesi).
- D-IV Teknologi Rekayasa Pengolahan Kulit.
Tata Cara Pendaftaran Online SIPSS 2026
Simak tata cara pendaftaran online SIPSS 2026 di bawah ini.
- Akses laman penerimaan.polri.go.id;
- Pilih jenis seleksi SIPSS pada halaman utama;
- Isi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam laman pendaftaran;
- Setelah berhasil mengisi form registrasi online, pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar);
- Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polda setempat sebagai Panda.
Tata Cara Verifikasi Pendaftaram SIPSS 2026
Setelah melakukan pendaftaran online, calon perlu melakukan verifikasi dengan mendatangi Polda setempat (tidak boleh diwakilkan).
Calon wajib membawa dan menyerahkan hasil cetak form registrasi online serta berkas administrasi sebagai berikut:
- asli Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan fotokopi dilegalisir oleh Disdukcapil setempat,
- asli Kartu Keluarga (KK) dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat, untuk KK dengan barcode tidak perlu dilegalisir;
- asli akte kelahiran dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat, untuk akte dengan barcode tidak perlu dilegalisir;
- asli ijazah: SD, SMP, SMA/SMK/MA/sederajat, D-IV/S-1/S-2 dan transkrip nilai serta fotokopi yang dilegalisir oleh Sekolah/Perguruan Tinggi yang menerbitkan, untuk ljazah dengan barcode tidak perlu dilegalisir;
- fotokopi sertifikat akreditasi dari BAN-PT yang dilegalisir, untuk sertifikat akreditasi dengan barcode tidak perlu dilegalisir;
- asli dan fotokopi SKCK yang dilegalisir oleh Polres penerbit dan masih berlaku pada saat pendaftaran;
- pas foto berwarna ukuran 4 x 6 dengan latar belakang warna merah sebanyak 10 lembar,
- asli dan fotokopi surat persetujuan orang tua/wali;
- asli dan fotokopi surat permohonan menjadi anggota Polri ditulis tangan;
- asli dan fotokopi surat pernyataan belum pernah menikah secara hukum positif atau hukum agama atau hukum adat;
- asli dan fotokopi daftar riwayat hidup;
- asli dan fotokopi surat perjanjian IDP anggota Polri;
- asli dan fotokopi surat pernyataan tidak terikat perjanjian dengan instansi lain;
- asli dan fotokopi surat pernyataan orang tua/wali untuk memberikan keterangan dan dokumen yang sebenarnya;
- asli dan fotokopi surat penyataan peserta dan ortu/wali untuk tidak melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan tidak menggunakan sponsorship.
Pada tahap verifikasi ini, pendaftar juga akan melaksanakan pengukuran tinggi dan berat badan.
Bagi pendaftar yang dinyatakan telah menyerahkan persyaratan administrasi pendaftaran lengkap dan telah melakukan pengukuran tinggi badan, akan diberikan nomor ujian oleh panitia daerah untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Jadwal Seleksi SIPSS 2026
Cermati jadwal dan tahapan seleksi SIPSS 2026 di bawah ini.
- Pendaftaran online dan verifikasi: 15-19 Januari 2026
- Pendaftaran online, pakta integritas, dan rikmin awal: 20-22 Januari 2026
- Rikkes I: 23-24 Januari 2026
- CAT psikologi I: 25-26 Januari 2026
- CAT aspek pengetahuan, AMI dan PMK: 27-28 Januari 2026
- Sidang menuju Rikkes II: 30 Januari 2026
- Rikkes II: 31 Januari- Februari 2026
- Uji jasmani dan antropometri: 2-3 Februari 2026
- PMK dan PSI II: 4-6 Februari 2026
- Rikmin akhir: 7-8 Februari 2026
- Sidang akhir panda: 10 Februari 2026
- Seleksi tingkat pusat: 12-27 Februari 2026
Informasi lebih lanjut mengenai SIPSS 2026, klik di sini.
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)