BANGKAPOS.COM – Berdoa adalah wujud pengakuan tertinggi manusia sebagai hamba Allah SWT. Dalam menjalani kehidupan, terutama terkait urusan rezeki, tidak ada satu pun keberhasilan yang bisa diraih tanpa campur tangan Sang Pencipta.
Setiap Muslim diajarkan untuk tidak putus asa dan senantiasa mengetuk pintu langit melalui doa.
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk membuka keran rezeki dan mempermudah pelunasan utang adalah doa yang bersumber dari riwayat HR. Tirmidzi.
Dikutip dari buku Kumpulan Doa Pembuka Rezeki karya Ustaz Fayumi Al-Maliki (2007), berikut adalah lafaz doa yang dimaksud:
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahumma ikfina bikhalalika an haromika wa bifadhlika amman syiwaka.
Artinya: “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan kenikmatan-Mu (hingga aku tidak meminta) kepada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi).
Ustaz Adi Hidayat dalam salah satu tausiyahnya di kanal YouTube, memberikan panduan mengenai waktu-waktu mustajab untuk mengamalkan doa singkat namun bermakna dalam ini:
Bagi Laki-laki: Dibaca selepas menunaikan shalat Jumat.
Ustaz Adi berpesan agar tidak terburu-buru keluar masjid, sempatkan berzikir dan memohon kepada Allah dengan doa ini.
"Bagi antum yang ikhwan, bacakan itu selepas selesai jumat (salat jumat), jangan cepat-cepat keluar, dzikir walau sejenak, memohon kepada Allah bacakan doa itu," kata Ustaz Adi Hidayat.
Bagi Perempuan: Dibaca pada waktu bada Ashar menjelang waktu Maghrib.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, doa ini memiliki riwayat yang sangat masyhur dengan dua manfaat luar
biasa bagi yang istikamah mengamalkannya:
Terbebas dari Lilitan Utang: Allah SWT akan memberikan jalan keluar bagi hambanya yang merasa terhimpit beban finansial.
"Pertama Allah akan bebaskan antum dari utang-utang yang melilit dalam kehidupan," jelasnya.
Mendapatkan Kemuliaan Terbaik: Allah akan menuntun hambanya ke tempat-tempat terbaik. Jika bekerja, akan diberikan rezeki yang paling bagus; jika menuntut ilmu, akan diberikan nilai kebaikan yang utama.
Penting untuk diingat bahwa doa harus dibarengi dengan ikhtiar atau usaha nyata di lapangan. Doa dan usaha adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Sementara hasilnya, serahkan sepenuhnya (tawakal) kepada Allah SWT.
"Baca ini walaupun singkat, insyaAllah faedahnya itu sangat kuat," tutup Ustaz Adi Hidayat.
Wallahualam Bissawab. (Bangkapos.com)