Purwokinanti Jogja Raih Predikat Terbaik Regional Jawa-Bali di Lomba Kelurahan
January 16, 2026 12:14 PM

 

 


Tribunjogja.com Yogyakarta === Kelurahan Purwokinanti, Kemantren Pakualaman, Kota Yogyakarta, dinobatkan sebagai juara pertama Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2025 Regional II Jawa dan Bali.

Penghargaan diserahkan dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) Tahun 2026 di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, turut menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025.

Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berprestasi serta memiliki komitmen kuat dalam membina, memberdayakan, dan memajukan desa maupun kelurahan di wilayahnya.

Wali Kota dianggap berhasil mendorong tata kelola pemerintahan kelurahan yang inovatif, partisipatif, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri III, Akhmad Wiyagus, sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kinerja Pemkot Yogyakarta dalam pembangunan wilayah dari tingkat paling bawah.

“Alhamdulillah, Kelurahan Purwokinanti, Kemantren Pakualaman, berhasil menjadi juara pertama lomba kelurahan tingkat nasional wilayah Jawa dan Bali. Ini hasil kerja bersama antara pemerintah kelurahan, masyarakat, dan seluruh pihak yang terlibat,” tandas Hasto.

Menurutnya, lomba desa dan kelurahan memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan wilayah, termasuk di perkotaan dengan segala dinamikanya.

• Cerita Manajer PSIM Yogyakarta Wawancara 30 Pelatih sebelum Tunjuk Jean-Paul Van Gastel

Melalui ajang ini, setiap kelurahan digenjot untuk terus berinovasi, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.

“Lomba ini sangat penting karena membangun wilayah dimulai dari tingkat kelurahan dan desa. Kalau seluruh desa dan kelurahan bisa berkembang dengan baik, maka negara juga akan ikut maju,” tegasnya.

Wali Kota berharap penghargaan yang diraih tidak sekadar menjadi simbol atau predikat semata, tetapi benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program serta konsistensi perangkat kelurahan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Saya berharap penghargaan ini bukan hanya sebatas gelar, tetapi memang kenyataannya betul-betul bagus. Harus bisa membawa perubahan nyata, baik bagi Kelurahan Purwokinanti maupun untuk kemajuan Kota Yogyakarta secara keseluruhan,” tambahnya.

Kelurahan Jadi Fondasi

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjadikan desa dan kelurahan sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

Ia menyebut, kemajuan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kekuatan desa dan kelurahan yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.

“Wilayah yang kuat harus dimulai dari desa dan kelurahan. Jika desa dan kelurahan tertata, masyarakatnya berdaya, dan ekonominya tumbuh, maka pembangunan nasional akan berjalan lebih cepat dan merata,” ujarnya. (Aka)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.