Natal Bersama Insan Keuangan DIY: Solidaritas dan Refleksi di Yogyakarta
January 16, 2026 12:14 PM

 

 

Tribunjogja.com Yogyakarta -- Suasana hangat menyelimuti Awana Ballroom, The Alana Hotel & Conference Center Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (15/1/2026) malam.

Meski kalender telah bergeser ke pertengahan Januari, esensi Natal tak luntur bagi ratusan insan industri jasa keuangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tiga pilar industri keuangan, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) DIY, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) DIY, dan Perbarindo DIY, larut dalam kolaborasi perayaan Natal bersama tahun 2025.

Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan tahun ketiga secara berturut-turut ketiganya bersinergi dalam satu panggung iman yang sama.

Wakil Ketua Panitia sekaligus Seksi Kerohanian Kristiani BMPD DIY, Catharina Sri Hapsari, menuturkan, perayaan mengangkat tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga.”

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa di balik angka-angka dan transaksi keuangan yang rumit, keluarga tetaplah fondasi utama.

“Kami memaknai Natal sebagai momentum untuk memperkuat kembali hubungan antara kita dengan sesama, dan juga dengan keluarga,” tandasnya.

Dihadiri sekitar 400 umat, perayaan Natal pun tidak hanya menjadi ajang berkumpul semata, melainkan sisi kemanusiaan turut ditonjolkan.

Dipimpin oleh Romo Bernard dari Yayasan KARINAKAS, para hadirin menyisihkan sebagian berkatnya untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.

“Momentum saat ini ada saudara kita di Sumatra yang tertimpa bencana. Tadi terkumpul donasi sekitar Rp25 juta dan persembahan sekitar Rp4 juta. Total hampir Rp30 juta yang akan kami salurkan,” ungkapnya.

• Saksi Polisi Akui Patroli Siber Tanpa Software di Kasus Dugaan Penghasutan Demo Agustus 2025

Tantangan Berat Industri Keuangan

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, Eko Yunianto, yang hadir dalam perayaan, mengungkapkan bahwa tantangan berat mengintip industri keuangan di tahun 2026 seiring maraknya kejahatan digital.

Baginya, dukungan keluarga adalah “senjata” bagi para pegawai atau pelaku industri keuangan agar tetap fokus dan berintegritas di tengah gempuran tantangan itu.

“Kinerja kita tidak akan maksimal tanpa dukungan keluarga. Masih banyak masyarakat yang belum terliterasi dengan baik. Kami mengajak hadirin untuk menjadi garda terdepan, mengingatkan keluarga dan nasabah agar terhindar dari penipuan digital maupun investasi ilegal,” pesannya.

Ekonomi dan Politik Global Tak Menentu

Kepala Bank Indonesia (BI) KPw DIY, Sri Darmadi Sudibyo, memaknai Natal sebagai momentum pembaruan diri di tengah dinamika ekonomi dan politik global yang tidak menentu.

Darmadi mengajak seluruh anggota FK-IJK, BMPD, dan Perbarindo DIY untuk berkomitmen menjadi pribadi yang lebih berkualitas di tahun yang baru.

“Natal adalah tentang pembaruan hati. Mari kita berkomitmen menjadi pribadi lebih baik, pemimpin lebih baik, dan sahabat lebih baik. Dengan menjadi pribadi yang lebih baik, kita akan memberi kemanfaatan lebih besar bagi lingkungan dan industri,” tuturnya. (aka)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.