SRIPOKU.COM - Sriwijaya FC, tim legendaris yang pernah berjaya di kancah sepak bola nasional, kini harus bertarung dengan skuat darurat menghadapi tuan rumah FC Bekasi City pada laga ke-16 Pegadaian Championship 2025/26.
Dua lagi pemain inti Sriwijaya FC bakal absen pada laga kontra FC Bekasi City di Stadion Patriot Candrabhaga, Jumat (16/1/2026) pukul 15.30 WIB sore ini.
Fiwi Dwipan yang berposisi sebagai penyerang atau bek sayap (full-back winger Sriwijaya FC yang masih mengalami cedera bahu dan leher mengaku masih merasakan sakit.
"Kayaknya belum bisa (lawan FC Bekasi City). Masih terasa sakit cedera bahu dan leher habis benturan di laga terakhir kemarin. Kalau noleh ke kanan terasa sakit," ungkap bek Sriwijaya FC Fiwi Dwipan kelahiran Medan (Sumut), 14 Desember 1995.
Fiwi Dwipan yang telah beberapa musim berseragam Ayam Kinantan prihatin melihat kondisi Sriwijaya FC yang hingga saat ini masih mengalami krisis finansial dan terpuruk di dasar klasemen grup wilayah barat Pegadaian Championship 2025/26.
"Dengan kondisi Sriwijaya FC kayak gini, ya mau gimana lagi," kata bek Sriwijaya FC Fiwi Dwipan yang tercatat merupakan anggota Kesatuan Kostrad TNI Angkatan Darat.
Krisis pemain Sriwijaya FC banyak yang hengkang tidak terlepas juga dari tunggakan gaji yang sudah memasuki 4 bulan. Tidak jelasnya program latihan persiapan tim.
"Nunggu keajaiban. Allah akan mengganti rezekinya," kata Fiwi.
Satu lagi pemain inti Sriwijaya FC lainnya bakal absen di laga sore ini yakni Nugroho Fatchur Rochman yang berposisi sebagai gelandang serang telah izin hajatan keluarga pulang ke Surabaya, Jawa Timur.
Sementara Manajer Tim Sriwijaya FC Eko Saputro ketika dikonfirmasi mengisyaratkan menepis kekhawatiran krisis pemain saat menghadapi FC Bekasi City sore nanti.
Bursa transfer window periode kedua ini juga dimanfaatkan tim Sriwijaya FC untuk mendaftarkan pemain-pemain anyarnya.
Eko Saputro mengungkapkan alasan merekrut Sandi Pratama yang akan menjadi salah satu andalan lini depan di putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26 ini.
"Sandy Pratama yang mantan Timnas Indonesia U19. Terakhir main di Martapura yang sekarang jadi Dewa United, posisinya striker. Memang kita kurang striker," ungkap Manajer Tim Sriwijaya FC Eko Saputro kepada Sripoku.com.
Ia mencetak gol kedua Timnas Indonesia U-19 ke gawang Myanmar. Sandi menjadi bagian skuat Tim Garuda Muda saat dikalahkan Myanmar 2-3 pada pertandingan pertama penyisihan Grup B Piala AFF U-19 2016, Senin (12/9/2016).
Sandi Pratama pemain anyar Sriwijaya FC kelahiran 10 April 1997 sebelumnya tercatat merupakan gelandang serang yang juga winger kanan PSB Bogor yang bermain di Liga 4 Jawa Barat 2025/26.
Pada musim 2015/16 Sandi Pratama tercatat bermain di PS Bangka. 2016/17 bermain untuk tim Martapura. 2017/18 di Persika Karawang. 2018/19 kembali bersama tim Martapura. 2019/20 di Persijap Jepara. 2020/21 Tanpa Klub.
Seperti diketahui setiap klub butuh pemain lini depan, baik itu striker, gelandang serang ataupun winger yang bisa mencetak gol untuk memenangkan setiap kali pertandingan.
Sebelumnya Eko Saputro menyebut 4 pemain yang telah sejak awal kompetisi menjalani latihan di Sriwijaya FC, M Arsy, Dwi Setiawan/Tyak, Roby Andika, dan Asep Suherman.
"Yang dari Palembang empat nama itu sudah kita daftarkan. Karena mereka sudah dari awal ikut, cuma memang dari awal tidak jadi didaftarkan. Saya juga tidak tahu kenapa tidak jadi didaftarkan," katanya.
Selanjutnya Eko Saputro menyebut ada wing back Derry Herlangga, mantan penggawa Laskar Wong Kito di musim 2019/20.
Derry Herlangga, tercatat sebagai bek kanan PSB Bogor musim 2025/26. Pemain kelahiran Jakarta, 12 Juli 1995 yang berdinas di Batalyon Kesehatan 1/Yudha Krida Husada (Yon Kes 1/Kostrad) Ciluar, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini juga tercatat pernah memperkuat Sriwijaya FC musim kompetisi 2019/20.
Adapun klub lainnya yang pernah disinggahi Derry Herlangga yakni Kendal Tornado FC, PSCS, Malut United, Putra Delta, Persipal Palu, Muba Babel United, PS TIRA, PSMS Medan.
Manajer Tim Sriwijaya FC Eko Saputro menyatakan Elang Andalas tidak akan mengalami krisis pemain dalam laga lanjutan putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26.
Manajemen Sriwijaya FC setidaknya telah mendaftarkan nama-nama pemain anyarnya di bursa transfer window untuk 'menambal' posisi pemain yang telah hengkang.
"Iya sekitar segitu pemain yang sudah kita daftarkan," ungkap Manajer Tim Sriwijaya FC Eko Saputro.
Bos Ereight Apparel ini memastikan ada empat pemain yang selama ini aktif menjalani latihan tim sejak pembentukan tim Sriwijaya FC kini sudah resmi didaftarkan nantinya bisa tampil.
Selain 4 pemain lokal Sumsel & Lampung yang selama ini aktif mengikuti latihan Sriwijaya FC ini, setidaknya ada 2 pemain anyar lainnya lagi yang besar kemungkinan bisa tampil pada laga ke-16 Pegadaian Championship 2025/26 kontra FC Bekasi City di Stadion Patriot Candrabhaga, Jumat (16/1/2026) pukul 15.30 WIB.
Baca juga: Duel Panas Sumsel United Tantang Adhyaksa FC Banten Demi Puncak Klasemen, Nil: Kami Siap Tempur!
"Kayaknya baru 6 atau 8 orang yang bisa dimainkan lawan Bekasi nanti. Sebenarnya pemain gak kekurangan. Ada Derry Herlangga, 4 orang yang dari Palembang, terus ada Agni dari PSB Bogor posisinya bek kanan. Kemungkinan itu yang bisa dimainkan duluan. Jadi yang kita punya pemain kalau gak salah sisa 13 orang. Kiper 2, berarti 11. Cadangan kiper 1, cadangan pemain 1," beber Eko Saputro.
Kemudian ada bek kanan PSB Bogor lainnya bernama Agni. Lalu bek tengah (stoper) PSB Bogor Indra Mustafa yang sebelumnya sempat digadang-gadang direkrut Sriwijaya FC awal musim lalu.
Lalu ada gelandang serang PSB Bogor Sandi Pratama mantan Timnas Indonesia U19. Lalu ada winger kanan PSB Bogor Redi Rusmawan yang pernah memperkuat Persita Tangerang.
Striker PSB Bogor Ramadhan juga didatangkan untuk pemain regulasi di Sriwijaya FC nantinya. Lalu juga didaftarkan gelandang PSAD Williando.