Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebut sekitar 4.000 lebih guru dan tenaga pendidik di bawah Dinas Pendidikan Kota Mataram sudah mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Alhamdulillah, setelah kami melakukan konfirmasi ke sekolah, semua guru dan tenaga pendidik sudah mulai dapat MBG," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Yusuf di Mataram, Jumat.

Ia mengatakan pemberian MBG bagi guru dan tenaga pendidik sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 115/2025 tentang Tata Kelola MBG.

Pemberian MBG bagi guru dan tenaga pendidik dimaksudkan agar para guru lebih semangat, sehat, dan bahagia.

"Jangan hanya murid saja yang makan, sementara guru bisa melihat," katanya.

Sementara terkait dengan pemberian insentif kepada guru penanggung jawab MBG sebesar Rp100 ribu per hari yang sudah direncanakan sejak awal Oktober 2025, Yusuf mengatakan sejauh ini belum ada realisasi dan pihaknya akan terus mengawal hal tersebut.

Insentif itu sebagai bentuk memotivasi guru dalam memastikan kelancaran distribusi MBG di sekolah masing-masing. "Kami sangat bersyukur, mendukung, dan berharap insentif itu bisa segera direalisasikan," katanya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Mataram Hermawan Riadi membenarkan jika program MBG untuk guru dan tenaga pendidik sudah dimulai sejak tanggal 9 Januari 2026.

"Pemberian MBG guru dan tenaga pendidik, sudah kami laksanakan langsung sesuai instruksi pemerintah pusat mulai 9 Januari 2026," katanya.

Masing-masing SPPG di Kota Mataram, menambah kuota untuk diberikan ke guru dan tenaga pendidik sesuai dengan jumlah yang ada di masing-masing sekolah.

Sementara untuk jenis MBG guru diberikan sama dengan porsi makan dengan standar porsi dewasa, yakni standar berusia di atas 12 tahun.

"Porsi guru kami gunakan porsi besar senilai Rp10.000 sesuai petunjuk teknis pelaksanaan," katanya.