SURYA.CO.ID, SURABAYA - inDrive, platform layanan mobilitas dan perkotaan global dengan lebih dari 360 juta unduhan, menegaskan komitmennya untuk kian memperkuat posisi di Indonesia melalui strategi bisnis berkelanjutan yang fokus pada peningkatan mutu layanan, serta penguatan strategi pengembangan pasar.
Pada 2026, Indonesia diproyeksikan tetap menjadi pasar prioritas inDrive di Asia Tenggara, seiring dengan potensi pertumbuhan dan pangsa pasar yang stabil.
Sebagai bagian dari strategi penguatan pasar di Tanah Air, inDrive telah menyiapkan serangkaian program hiperlokal yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna di kota-kota operasionalnya.
Baca juga: Driver Lounge inDrive di Surabaya, Dukung Kenyamanan dan Produktivitas Pengemudi
Strategi ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk mendukung integrasi ekosistem yang inklusif dan mampu menjawab tantangan mobilitas yang ada.
Tidak hanya fokus pada pengembangan layanan di berbagai wilayah, inDrive juga akan melakukan optimalisasi dan peluncuran ulang di kota-kota yang sudah ada guna meningkatkan efisiensi, kualitas produk, serta memperkuat brand awareness di tingkat lokal.
Chief Ride-Hailing Officer inDrive, Evgenia Matrosova menjelaskan terkait proyeksi bisnis inDrive di Indonesia di tahun 2026.
“Kami melihat Indonesia sebagai pasar strategis dengan dinamika yang sangat kuat. Pada 2026, fokus kami adalah membangun pertumbuhan berkelanjutan dengan menghadirkan layanan yang dapat diandalkan, transparan, dan bermanfaat untuk pengguna maupun pengemudi," ujar Evgenia Matrosova, Jumat (16/1/26).
Sejalan dengan upaya ekspansi, inDrive juga terus berinovasi melalui pengembangan fitur baru serta produk yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pengguna di Indonesia.
Inisiatif ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan signifikan dari sisi jumlah pengguna aktif pengemudi, sekaligus memperkuat loyalitas komunitas inDrive.
Aspek kualitas dan keselamatan tetap menjadi pilar utama strategi bisnis inDrive.
Perusahaan akan memperkuat program pelatihan pengemudi untuk memastikan standar layanan yang konsisten dan profesional, didukung oleh proses rekrutmen yang sudah terstandarisasi.
Di bidang teknologi, inDrive menerapkan fitur-fitur unggulan guna memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi penumpang dan pengemudi.
“Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan rasa aman. Investasi pada pelatihan, aspek keselamatan, dan kesejahteraan pengemudi adalah fondasi utama strategi inDrive,” tambah Evginia.
Adapun untuk memperkaya pengalaman pengguna, inDrive juga menargetkan perluasan kerja sama strategis dengan berbagai merek lokal dan nasional.
Kolaborasi ini akan menghadirkan nilai tambah melalui program insentif, peningkatan loyalitas, serta penawaran eksklusif bagi pengguna dan pengemudi di berbagai kota.
Menghadapi persaingan industri ride-hailing yang semakin kompetitif, inDrive mengadopsi strategi bisnis yang adaptif terhadap dinamika pasar, perkembangan teknologi, serta regulasi pemerintah. Pendekatan ini memastikan keseimbangan antara pertumbuhan berkelanjutan industri ini di Tanah Air.
Melihat besarnya potensi pertumbuhan dan peran strategis pasar domestik, inDrive menempatkan Indonesia sebagai salah satu fokus utama di Asia Tenggara pada 2026.
"Berbekal strategi berbasis kebutuhan lokal, inovasi berkelanjutan, serta penguatan kualitas layanan, kami menargetkan Indonesia untuk tumbuh sebagai pasar ride-hailing terdepan di kawasan ini," tutupnya.