Perjuangan 8 Polwan Muda di Polda Kepri Hingga Terima Baret Coklat, Orang Tua Ungkap Rasa Bangga
January 16, 2026 03:39 PM

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Langkah mereka seragam dengan napas tersengal.

Di tengah terik siang, delapan Polisi Wanita (Polwan) muda melangkah pasti mengitari kawasan Mapolda Kepri di Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (15/1/2026).

Mereka mengikuti rangkaian longmarch tradisi pembaretan Bintara Remaja Samapta Polda Kepri Gelombang II Tahun Anggaran 2025. 

Siang itu, sejumlah pengunjung merasa bangga melihat aksi para polisi baru itu.

Sebab, setiap kali bertemu pengunjung di kawasan Polda, mereka memberi hormat. 

"Bangga rasanya, padahal saya bukan siapa-siapan. Cuman mau urus berkas ke lantas, tapi saya diberi hormat," ujar seorang pengunjung, Yessy. 

Selain Yessy, salah satu orang tua Bintara remaja itu mengaku senang dan turut bangga melihat kekompakan mereka jogging lengkap dengan seragam. 

"Mereka ini seangkatan putri saya. Cuma anak saya lanjut pendidikan Brimob di Batukosek, dia lulus Brimob," ujar Saor dengan bangga. 

Saor memperhatikan betul para bintara remaja itu. Ia bahkan mengabadikan foto lalu mengirimkannya ke putrinya yang pendidikan di Brimob. 

Dengan bangga, Saor juga memperlihatkan foto sang putri nya yang telah dilantik dan mengenakan seragam lengkap Polwan. 

"Kalau cerita Amel (putrinya) kalau dia gak jebol ke Brimob mereka pasti sama-sama dengan delapan kawanan Polwan Polda Kepri. Sebab, mereka yang dilantik di Jakarta kemarin dari Kepri 9 orang," ungkap Saor.

Saor lantas berharap agar para Polisi itu diberi kesehatan dan kekuatan untuk menjadi abdi negara sesuai cita-cita Polri. 

Kini para polisi baru itu akan memulai perjalanan karienya sebagai abdi negara, penempatan tugas menanti mereka setelah enam bulan menyelesaikan masa pendidikan di SPN. 

Usai Longmarch, delapan orang dari total 49 Bintara Remaja akhirnya mengikuti tradisi pembaretan.

Pembaretan bukan sekadar seremoni penyematan penutup kepala berwarna biru.

Bagi para Polwan muda ini, baret adalah simbol perjuangan, ketangguhan, dan kesetaraan tanggung jawab di tengah dominasi tugas-tugas lapangan yang kerap identik dengan personel laki-laki.

“Samapta adalah backbone Polri. Tidak ada perbedaan tugas antara Polki dan Polwan. Kalian semua harus siap secara fisik, mental, dan sikap,” tegas Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Pol Joko Adi Nugroho. 

Upacara tradisi pembaretan yang dipimpin langsung Dirsamapta berlangsung khidmat.

Hadir mendampingi, Wadirsamapta Polda Kepri, AKBP Ike Krisnadian, Kabagbinopsnal Ditsamapta AKBP M. Tahang, serta para Perwira Ditsamapta Polda Kepri.

Sebagai Polwan Samapta, Direktur menegaskan mereka dituntut menguasai tujuh kemampuan dasar mulai dari pengendalian massa, negosiasi, SAR, hingga patroli dan pengamanan. 

Peran mereka tidak hanya mengedepankan kekuatan fisik, tetapi juga sentuhan humanis, terutama saat berhadapan dengan perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan di tengah masyarakat.

“Polwan memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik. Gunakan hati nurani, bukan arogansi,” pesan Dirsamapta, menekankan pentingnya empati dan profesionalisme.

Rangkaian kegiatan pembaretan mulai dari apel pemberangkatan longmarch, longmarch, hingga upacara tradisi berjalan aman dan lancar. 

Selepas pembaretan, mereka akan menjalani pembekalan lanjutan dari berbagai Satuan Kerja di Polda Kepri. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.