TRIBUNNEWS.COM - Sajian laga pembuka pekan ke-22 Liga Inggris yang mempertemukan Manchester United vs Manchester City, Sabtu (17/1/2026) jam 19.30 WIB, menghadirkan berbagai sorotan tajam.
Salah satunya menyoal keberadaan pelatih yang akan mendampingi dua tim asal Manchester tersebut.
Dari kubu Manchester City yang kebetulan berstatus tim tamu, kini masih betah dilatih oleh Pep Guardiola.
Sementara, Manchester United selaku tuan rumah kembali ditangani Michael Carrick.
Jika menengok nama dan rekam jejak keduanya, Guardiola jelas unggul segalanya dibandingkan Carrick.
Ibaratnya, jika Guardiola itu guru di dunia sepak bola, Carrick masih menjadi muridnya di kelas.
Hal itulah yang diprediksi akan menambah warna Derbi Manchester jilid kedua musim ini yang akan berlangsung di Old Trafford, besok malam.
Baca juga: Resmi Hasil Drawing Piala FA: Keberuntungan Arsenal, Chelsea & Manchester City di Ronde 4
Dikala Guardiola sudah mengambil peran pelatih pertamanya dengan melatih tim utama Barcelona pada tahun 2008.
Carrick diketahui masih aktif bermain sebagai pemain Manchester United.
Bahkan, saat Guardiola mendampingi Barcelona mengalahkan Manchester United dalam kemenangan bersejarah di final Liga Champions pada tahun 2009, Carrick masih bermain sebagai starter dalam laga tersebut.
Carrick pun baru memutuskan gantung sepatu alias pensiun pada tahun 2018 di Manchester United.
Tahun di mana Guardiola sudah menjalani musim penuh keduanya bersama Manchester City.
Lalu, Carrick mulai mengambil peran baru dengan masuk bagian tim assisten pelatih Manchester United tepatnya pada era kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer.
Dipecatnya Solskjaer pada tahun 2021, sempat membuat Carrick dipercaya menjadi pelatih sementara Manchester United dalam tiga laga resmi di dua kompetisi berbeda.
Setelahnya, Carrick menerima pinangan untuk melatih Middlesbrough yang berlaga di Divisi Championship.
Di klub tersebut, Carrick merasakan pengalaman berharga lantaran bisa melatih Middlesbrough selama tiga musim.
Usai memutuskan berpisah dengan Middlesbrough pada musim panas lalu.
Akhirnya, Carrick kembali mendapat kepercayaan untuk mengisi jabatan caretaker Manchester United, menggantikan posisi Ruben Amorim yang telah dipecat.
Keberadaan Carrick yang akan mengisi bangku pelatih Old Trafford, dengan melawan Manchester City pada laga debutnya, tentu akan menyisakan berbagai sorotan.
Salah satunya menyoal skema formasi dan gaya bermain yang ia terapkan untuk bisa mengalahkan The Citizens.
Jika melihat rekam jejak Carrick saat menjadi pelatih sementara Manchester United dalam tiga laga berbeda.
Carrick konsisten menerapkan formasi dengan skema empat bek, berbeda dengan Amorim yang bermain tiga bek.
Bahkan, saat mendampingi Manchester United dalam tiga laga tersebut, masing-masing melawan Chelsea, Villarreal hingga Arsenal yang berakhir dengan hasil dua kali menang dan satu kali imbang.
Carrick menerapkan formasi berbeda mulai dari 4-1-4-1 (vs Chelsea), 4-3-1-2 (vs Villarreal) dan 4-2-3-1 (vs Arsenal).
Perbedaan formasi tersebut seakan menjadi tanda Carrick cukup adaptif dalam menyusun skema dan gaya bermain timnya, ketika menghadapi lawan yang berbeda.
Dan ketika mengambil peran sebagai pelatih utama Middlesbourg, Carrick lebih banyak menerapkan formasi 4-2-3-1.
Berkaca dari rekam jejak tersebut, Carrick diprediksi bakal menerapkan yang kurang lebih sama melawan Setan Merah.
Dengan formasi tersebut, Bruno Fernandes otomatis akan kembali menempati posisi favoritnya, sebagai playmaker.
Sementara, Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha kemungkinan bermain melebar, untuk menyuplai pergerakan Benjamin Sesko yang menjadi ujung tombak utama tim.
Lalu, untuk double pivot, bisa dipercayakan ke Casemiro dan Kobbie Mainoo yang sempat tersingkir di era Amorim.
Pertanyaan mendasarnya ialah seperti apa racikan Carrick untuk pos pertahanan, mengingat gawang Manchester United sudah terlalu banyak kebobolan gol musim ini.
Hal itulah yang menjadi ujian Carrick, mengingat saat dilatih Amorim, lini pertahanan Manchester United kerapkali dihiasi banyak kejutan di starting elevennya.
Meskipun baru seumur jagung karier kepelatihannya, laga ini menjadi kesempatan Carrick untuk memberikan kejutan tak terduga kepada Manchester City yang dilatih Guardiola.
Guardiola sendiri diprediksi akan bermain dengan skema andalannya lagi, 4-1-4-1.
Dengan fitnya Rodri yang didapuk sebagai gelandang jangkar.
Guardiola diyakini masih akan mengandalkan Antoine Semenyo dan Jeremy Doku untuk mengobrak-abrik sisi sayap pertahanan Setan Merah.
Lalu, untuk posisi dua gelandang lain, keberadaan Tijjani Reijnders, Bernardo Silva, Ryan Cherki hingga Phil Foden tentu akan sedikit memusingkan Guardiola.
Hanya saja siapapun pilihannya, kedua pemain tersebut harus bisa melayani Haaland dengan maksimal di lini depan.
Ujian terberat Guardiola dalam laga ini sejatinya sama-sama bagaimana mendapat racikan terbaik di lini belakang.
Hal ini mengingat badai cedera yang saat ini menghantam bek-bek Manchester membuat Guardiola harus adaptif.
Mengharap Kejutan Manchester United
Terlepas dari performa inkonsisten yang masih ditunjukkan Manchester United dalam mengarungi musim ini.
Fakta bahwa ini laga derbi yang mempertaruhkan gengsi, harga diri dan rivalitas suporter kedua kubu di satu kota yang sama.
Manchester United diprediksi akan tampil sedikit berbeda, mengingat ada harga diri yang dipertaruhkan.
Bukannya tanpa alasan, jika Manchester United berpotensi bisa menyulitkan The Citizens yang sedang berapi-api performanya.
Dalam lima pertempuran terakhir melawan Manchester City, Tim Setan Merah hanya menelan kekalahan sekali saja, yakni pada pertemuan pertama musim ini yang berakhir dengan skor 3-0 di Stadion Etihad.
Empat laga sisa lainnya berakhir dengan catatan positif bagi Manchester United yakni dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Berdasarkan catatan head to head tersebut, Manchester United punya kesempatan untuk mengejutkan Manchester City lagi di Derbi Manchester jilid pertama musim ini.
Berbekal motif balas dendam atas kekalahan di pertemuan pertama musim ini, Setan Merah jelas tidak ingin Old Trafford kembali mendapat perlakuan sadis dari rival sekotanya tersebut, besok malam.
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Manchester City:
Manchester United (4-2-3-1)
Lammens; Dalot, Maguire, Martinez, Shaw; Casemiro, Mainoo; Mbeumo, Fernandes, Cunha; Sesko
Manchester City (4-1-4-1)
Donnarumma; Nunes, Khusanov, Alleyne, O’Reilly; Rodri; Bernardo, Cherki, Foden, Semenyo; Haaland
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)