TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pedangdut Boiyen selama ini dikenal jarang terseret urusan di luar dunia hiburan.
Namun situasi berubah ketika nama sang suami, Rully Anggi Akbar alias Ezel, mencuat akibat laporan dugaan penipuan investasi.
Fakta tersebut disampaikan langsung oleh Ezel melalui unggahan klarifikasi di Instagram Story pribadinya, @rullyanggiakbar, pada Selasa (13/1/2026).
Dalam unggahan itu, Ezel menuliskan enam poin penjelasan sebagai respons atas polemik yang berkembang.
Sorotan publik awalnya tertuju pada laporan yang dilayangkan seorang pria bernama Rio, yang menuding Ezel melakukan penipuan dan penggelapan dana.
Kasus tersebut berkaitan dengan kerja sama investasi bisnis yang dijalankan Ezel.
Kondisi inilah yang kemudian mendorong Ezel untuk angkat bicara, sekaligus meluruskan sejumlah informasi yang menurutnya tidak sesuai fakta.
Ezel kemudian menyoroti nilai investasi yang selama ini disebut-sebut ke publik. Menurutnya, angka tersebut tidak sejalan dengan dokumen kerja sama yang telah disepakati kedua belah pihak.
Baca juga: Seret Nama Boiyen, Rully Anggi Tegaskan Kasus Investasi Sateman Indonesia Hanya Salah Paham Kontrak
Tak hanya soal nominal, Ezel juga membantah keras tudingan bahwa dirinya tidak memiliki itikad baik dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Kemudian saya juga menghubungi kembali di 10-11-12 November 2025 melalui Whatsapp Ibunda RF secara berturut-turut namun memang belum ada respon yang diinginkan.
Kemudian tiba-tiba saya menerima somasi secara Online melalui media pada tanggal 24 Desember 2025.”
Upaya untuk menyelesaikan masalah secara langsung pun turut disinggung.
Ezel menegaskan dirinya justru mengambil inisiatif untuk bertemu pihak terkait melalui jalur hukum.
Baca juga: Kasus Dugaan Tipu Investasi Masih Berlanjut, Rully Suami Boiyen Kini Terancam Penjara 4 Tahun
“Point Kelima:
Akibat dari perkara ini sangat berdampak ke saya pribadi, nama baik, usaha, dan bahkan istri saya yang harusnya tidak perlu dilibatkan.
Pada poin terakhir, Ezel secara khusus menyinggung posisi Boiyen dalam pusaran polemik ini.
Ia menegaskan bahwa sejak awal hubungan, keduanya telah terbuka satu sama lain, termasuk dalam urusan paling sensitif seperti keuangan.
Di sinilah terungkap fakta bahwa Boiyen dan Ezel telah membuat perjanjian pranikah di hadapan notaris sebelum menikah, sebagai bentuk komitmen untuk saling melindungi.
“Point Keenam:
Dampak dari permasalah yang beredar saat ini, sedikit banyak mungkin berdampak ke Istri saya.
Sejak awal bertemu dan berkenalan, sampai ketika kita akhirnya berencana untuk menikah dan akhirnya sampai menikah, kita sudah saling terbuka, mulai dari kehidupan pribadi masing-masing, keluarga masing-masing, masa lalu kita masing-masing, dan bahkan hal paling sensitif lainnya seperti keuangan saya pribadi, gaji dan pendapatan lain yang saya daparkan.
Tujuannya agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. Dan sejujurnya dari sebelum kita memutuskan untuk menikah pun, kita sudah saling sepakat tanpa ada paksaan dari kedua belah pihak untuk membuat PERJANJIAN PRANIKAH didepan NOTARIS, untuk saling menjaga satu sama lain, terutama istri saya," pungkasnya. (TribunNewsmaker/BanjarmasinPost)