UPDATE Kasus Bayi Dibuang di Banyuwangi, Kapolresta Minta Penyelidikan Menyeluruh
January 16, 2026 04:32 PM

 

 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Update kasus bayi yang dibuang orang tuanya di halaman rumah warga Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi,Kamis (15/1/2026) lalu.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan memerintahkan jajarannya agar menyelidiki kasus tersebut secara menyeluruh untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Pada Kamis sore, Rofiq juga menilik bayi laki-laki berusia 1,5 bulan yang dibuang itu di RSUD Blambangan.

Baca juga: Temuan Bayi dalam Kardus di Banyuwangi, Pelaku Tinggalkan Surat

Rofiq meminta agar perlindungan dan hak bayi tersebut terpenuhi selama dirawat di rumah sakit.

“Kami akan mendalami kasus ini, termasuk menelusuri identitas orang tua bayi serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan perlindungan dan masa depan bayi tersebut,” kata Rofiq, Jumat (16/1/2026).

Polisi Kumpulkan Sejumlah Informasi

Kasus tersebut saat ini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Glagah dan Satreskrim Polresta Banyuwangi.

Kepolisian telah mengumpulkan berbagai informasi, termasuk mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan para saksi terkait kasus tersebut.

Polresta juga mengimbau kepada masyarakat agar tak ragu untuk melapor ke kepolisian apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Polri hadir untuk memberikan perlindungan, khususnya terhadap anak sebagai kelompok rentan. Kami memastikan bayi tersebut mendapatkan penanganan medis yang layak dan aman, serta menjamin proses hukum berjalan secara profesional dan humanis,” tambahnya.

Kronologi Penemuan Bayi Dibuang

Diketahui, sesosok bayi laki-laki dibuang orang tuanya di Kabupaten Banyuwangi, Rabu (14/1/2026) malam.

Bayi ditaruh di dalam kardus mie instan dan ditinggalkan di teras rumah warga di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah.

Kapolsek Glagah AKP Edy Jaka Supaat menjelaskan, bayi tersebut ditinggalkan orang tuanya di teras rumah milik Sutikno (70).

Keberadaan bayi pertama kali diketahui oleh anak Sutikno bernama Ferdy Tri (18) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Awalnya, anak pemilik rumah baru pulang dan mendapati sebuah kardus di lantai teras rumah. Ia masuk rumah tanpa mengecek isi kardus tersebut," ujar Jaka.

Tak lama kemudian, Ferdy keluar ke teras rumah dan duduk-duduk santai di sana sembari mengejarkan tugas sekolah. Tiba-tiba, suara bayi mengagetkan dia.

Merasa kaget, ia mencari tahu asal muasal suara tangisan tersebut.

Setelah dicari tahu, ia baru mengetahui bahwa tangisan tersebut bersumber dari kardus mie instan yang sebelumnya sempat ia lihat.

Ada Perlengkapan Bayi

Aparat yang menerima informasi tersebut langsung datang ke lokasi untuk mengeceknya.

Polisi bersama bidan klinik datang untuk mengevakuasi sang bayi.

Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki. Usianya diprakirakan lebih dari sebulan.

Orang tua pembuang bayi menyertakan beberapa perlengkapan bayi di dalam kerdus. Seperti pakaian, bantal, susu formula, popok, bedak, dan dot.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa bayi dalam keadaan sehat. Ia lantas dibawa ke klinik untuk diperiksa secara lebih menyeluruh.

Setelah dari klinik, bayi dibawa ke RSUD Blambangan untuk penanganan lebih lanjut. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.