BMKG Rilis Peringatan Dini: Sumsel Waspada Hujan Sedang dan Angin Kencang Hingga 19 Januari 2026
January 16, 2026 05:27 PM

SRIPOKU.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia bertepatan dengan libur panjang Isra Miraj, Jumat (16/1). 

Memasuki pertengahan Januari 2026, BMKG mengeluarkan rilis resmi terkait prospek cuaca nasional yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas atmosfer. 

Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi salah satu perhatian utama karena diprediksi akan mengalami kombinasi cuaca ekstrem berupa peningkatan intensitas hujan dan fenomena angin kencang dalam periode 16 hingga 19 Januari 2026.

Baca juga: BMKG Sumsel Terbitkan Peringatan Dini Hujan Deras 3 Hari Beruntun, Masyarakat Diminta Waspada Banjir

Peningkatan Intensitas Hujan di Berbagai Wilayah

Berdasarkan data pantauan BMKG, kondisi cuaca di Indonesia saat ini umumnya didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. 

Namun, terdapat konsentrasi peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang yang merata di sejumlah provinsi, termasuk Sumatera Selatan.

Selain Sumsel, wilayah tetangga seperti Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung juga berada dalam jalur potensi yang sama. 

Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer awal tahun yang memengaruhi pembentukan awan hujan di sepanjang koridor Sumatera bagian selatan hingga ke pulau Jawa dan Papua.

Ancaman Angin Kencang dan Status Siaga

Hal yang perlu menjadi perhatian khusus bagi warga Sumatera Selatan adalah masuknya wilayah ini ke dalam daftar daerah berpotensi Angin Kencang. 

BMKG menekankan bahwa hujan yang turun dapat disertai dengan kilat/petir dan hembusan angin yang kuat, yang mampu memicu risiko bencana hidrometeorologi.

Sementara itu, untuk wilayah tetangga seperti Sumatera Barat dan Jawa Timur, BMKG memberikan status Siaga karena potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang jauh lebih tinggi. 

Meski Sumsel berada di kategori hujan sedang, kombinasi dengan angin kencang tetap memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama bagi pemukiman yang memiliki tegakan pohon tua atau papan reklame besar.

Imbauan Keselamatan dan Bencana Hidrometeorologi

Pihak BMKG melalui keterangannya mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

"Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, aktivitas wisata, dan perayaan di awal tahun ini," tulis BMKG dalam pernyataan resminya.

Panduan bagi Pelancong: Gunakan Teknologi DWT

Mengingat periode ini bertepatan dengan libur Isra Miraj yang dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, BMKG menyediakan layanan khusus bernama Digital Weather for Traffic (DWT).

Layanan ini telah terintegrasi di seluruh Indonesia dan dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG atau situs signature.bmkg.go.id/dwt.

Melalui fitur DWT, warga Sumatera Selatan yang berencana melakukan perjalanan lintas provinsi (misalnya melintasi Jalur Lintas Sumatera menuju Lampung atau Jakarta) dapat memantau prakiraan cuaca secara real-time di sepanjang rute perjalanan mereka, dari titik keberangkatan hingga tujuan akhir.

Masyarakat juga diminta untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui saluran resmi:

  • Website: www.bmkg.go.id
  • Aplikasi: InfoBMKG (tersedia di Play Store dan App Store)
  • Media Sosial: @infoBMKG

Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat Sumatera Selatan dapat tetap beraktivitas dengan aman dan melakukan langkah mitigasi mandiri untuk menghindari dampak buruk dari cuaca ekstrem.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.