Jajaran Pejabat di Pemkab Langkat Ziarah ke Makam Raja-raja Jelang HUT ke-276
January 16, 2026 06:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-276 Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, jajaran pejabat melakukan ziarah ke makam raja-raja Langkat. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Langkat sekaligus wujud penghormatan terhadap para pendahulu yang telah berjasa dalam membangun sejarah dan peradaban daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Langkat, ziarah diawali ke Makam Raja Langkat Tuanku Wan Sopan bergelar Sutan Djapura yang wafat pada tahun 1840 M. 

Makam tersebut berada di Dusun II Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu. Selanjutnya, rombongan melanjutkan ziarah ke Makam Raja Ahmad, ayah dari Sultan Musa, yang berlokasi di Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang.

Dalam suasana yang khidmat dan penuh makna, rombongan memanjatkan doa untuk para Raja Langkat. 

Doa tersebut dipanjatkan agar nilai perjuangan, kearifan, serta keteladanan yang diwariskan para raja dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun Kabupaten Langkat ke arah yang lebih baik.

Amril menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Kabupaten Langkat, tetapi juga momentum penting untuk mengenang jasa para pendahulu serta menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah.

"Ziarah ke makam Raja-Raja Langkat ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kabupaten Langkat. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu, sekaligus menanamkan nilai-nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal kepada generasi penerus agar tetap mencintai dan menjaga warisan Langkat," ujar Amril. 

Amril menegaskan, pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya Melayu Langkat merupakan tanggung jawab bersama, termasuk melalui kegiatan-kegiatan yang sarat makna seperti ziarah sejarah. 

Dengan demikian, identitas dan jati diri daerah dapat terus terjaga di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu Bupati Langkat, Syah Afandin bersama forkopimda juga melaksanakan ziarah makam tokoh-tokoh bersejarah, di Kecamatan Padang Tualang dan Tanjung Pura. 

Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Tuan Guru Babusalam, Syeikh Abdul Wahab Rokan Al-Khalidy An-Naqsabandy, yang berada di Besilam Babusalam, Kecamatan Padang Tualang. 

Syeikh Abdul Wahab Rokan dikenal sebagai ulama besar sekaligus tokoh utama Tarekat Naqsyabandiyah yang pengaruhnya meluas hingga ke luar negeri. 

Di lokasi tersebut, Bupati Langkat bersama rombongan menggelar doa bersama untuk mengenang jasa besar beliau dalam menyebarkan ajaran Islam serta membangun peradaban religius di Kabupaten Langkat.

Selain berziarah, Bupati Langkat juga melaksanakan silaturahmi dengan Tuan Guru Besilam beserta keluarga besar Babusalam. 

Silaturahmi tersebut menjadi wujud penghormatan Pemerintah Kabupaten Langkat terhadap ulama dan pusat-pusat pendidikan keagamaan yang memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman, moral, dan persatuan masyarakat Langkat.

Usai dari Babusalam, rombongan melanjutkan ziarah ke kompleks makam di sekitar Masjid Azizi, Tanjung Pura.

Di tempat ini, Bupati Langkat dan Forkopimda mendoakan para Sultan Langkat, yakni Sultan Musa bin Raja Ahmad, Sultan Abdul Aziz bin Sultan Musa, dan Sultan Mahmud bin Sultan Abdul Aziz. 

Doa juga dipanjatkan untuk sastrawan nasional sekaligus Pahlawan Nasional, Tengku Amir Hamzah, yang dikenal atas kontribusi besarnya dalam dunia sastra dan kebudayaan Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Syah Afandin, menegaskan pentingnya mengenang jasa para tokoh agama, raja, dan pejuang budaya yang telah memberikan kontribusi besar bagi Kabupaten Langkat.

“Kita wajib mengenang jasa para tokoh dan pendahulu yang telah membangun Langkat. Setelahnya, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melanjutkan perjuangan tersebut demi mewujudkan Kabupaten Langkat yang lebih baik ke depan,” ujar pria yang kerap disapa Ondim. 

Ondim juga berharap seluruh kebaikan dan jasa para tokoh yang diziarahi menjadi amal jariyah di sisi Allah SWT. 

"Semoga kebaikan dan jasa mereka menjadi amal jariyah di akhirat kelak. Aamiin," kata Ondim.

Sedangkan itu melalui kegiatan ziarah ini, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap semangat persatuan, kebersamaan, serta nilai-nilai sejarah dan budaya yang diwariskan oleh para Raja Langkat dapat terus dijaga dan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Kabupaten Langkat yang maju, religius, dan berbudaya.

 

(cr23/tribun-medan.com) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.