Program Bedah Rumah Sidoarjo 2026, Bantuan Rehabilitasi dari Pemerintah Pusat Capai 800 Unit RTLH
January 16, 2026 06:14 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO – Warga Sidoarjo yang tempat tinggalnya masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH) bakal mendapat bantuan perbaikan. 

Karena tahun 2026 ini Kabupaten Sidoarjo mendapat bantuan rehabilitasi atau perbaikan 800 rumah kategori RTLH dari pemerintah pusat. 

Peran Aktif Masyarakat

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meminta masyarakat ikut berperan aktif dalam program ini. 

Ketika melihat atau mengetahui ada rumah tetangga atau warga lainnya yang dirasa tidak layak huni, diminta untuk segera melapor. Supaya segera ditindak lanjuti.

Baca juga: Pegawai Lapas Sidoarjo Dites Urine Mendadak

“Informasi atau laporan dari masyarakat sangat penting. Supaya penyaluran program ini benar-benar tepat sasaran,” kata Wabup Mimik di sela acara penyerahan secara simbolis bantuan rehabilitasi RTLH untuk warga Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo. 

Sebaran Bantuan

Menurut Mimik, bantuan rehabilitasi RTLH dari pemerintah pusat untuk sekira 800 rumah itu akan disebar merata ke seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. 

Semua akan berdasar pada hasil pendataan dan verifikasi lapangan.

Baca juga: Penyebab Pejabat di Sidoarjo Rentan Terjerat Kasus Korupsi

“Harapannya, bantuan ini benar-benar memberi dampak. Kami ingin semua warga Sidoarjo tinggal di rumah yang aman, sehat, dan layak huni. Makanya kami mengajak masyarakat untuk ikut aktif. Melapor jika ada tetangga atau saudara yang tempat tinggalnya tidak layak,” tandas Mimik Idayana.

Wabup juga menekankan pentingnya pendataan berjenjang dari tingkat RT, RW, hingga desa dan kecamatan. Setiap rumah yang diajukan harus memenuhi kriteria program, dilengkapi dokumentasi kondisi bangunan dan alamat yang jelas.

“Data yang akurat akan mempercepat proses. Jika memang memenuhi syarat, Insyaallah akan kami tindak lanjuti dengan cepat,” tambahnya.

Program Tambahan untuk UMKM

Selain bantuan RTLH, dalam kesempatan itu Wabup juga menyampaikan bahwa Pemkab Sidoarjo menyediakan program permodalan usaha bagi pelaku UMKM. 

Warga dapat mengakses pinjaman modal Rp5 juta hingga Rp10 juta tanpa jaminan, cukup dengan KTP Sidoarjo dan usaha yang berjalan.

“Program ini disiapkan agar warga tidak lagi bergantung pada pinjaman berbunga tinggi. Pemerintah hadir untuk membantu ekonomi masyarakat,” kata dia.

Apresiasi Warga

Kepala Desa Sidorejo, Hery Sucipto Achmadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap warganya. Ia berharap aspirasi dan kebutuhan masyarakat dapat terus tersampaikan dan ditindaklanjuti.

“Semoga kehadiran Pemkab Sidoarjo membawa manfaat nyata bagi warga Desa Sidorejo. Terutama warga yang tempat tinggalnya tidak layak huni, dan mendapat program rehabilitasi,” ujarnya.

Warga yang mendapat program bedah rumah ini adalah Suwarno (65), warga RT 20 RW 05 Desa Sidorejo. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukurnya setelah rumahnya direnovasi.

“Matur suwun Pemkab Sidoarjo. Sekarang rumah saya lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” katanya.

Selama ini, Suwarno yang tidak memiliki penghasilan tetap mengandalkan hasil memulung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan rehabilitasi rumah tersebut menjadi harapan baru baginya untuk hidup lebih layak dan nyaman.

Selain dari pemerintah pusat, Pemkab Sidoarjo bekerja sama dengan Baznas Sidoarjo beberapa tahun belakangan juga menggelontor program bedah rumah gratis. Setiap tahun sedikitnya ada sekira 200 rumah warga mendapat perbaikan. Yakni rumah-rumah yang masuk kategori RTLH. Tahun 2026 ini, program itu juga masih terus berlanjur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.