BANGKAPOS.COM - Sosok orang tua Rival Altaf alias Rival Indigo mendadak menyita perhatian publik saat menjemput putranya di base camp Gunung Slamet, Jawa Tengah.
Di tengah duka penemuan jenazah pendaki Syafiq Ali, penampilan ayah dan ibu Rival yang rapi, sederhana, dan berwibawa justru viral di media sosial, memunculkan rasa kagum warganet terhadap keluarga anak indigo yang tulus membantu pencarian hingga akhir.
Orang tua Rival Altaf alias Rival Indigo menjemput anaknya yang telah membantu pencarian pendaki Syafiq Ali yang hilang selama 17 hari di Gunung Slamet, Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026).
Syafiq Ali telah berhasil ditemukan pada Rabu dalam kondisi sudah tak bernyawa atau meninggal dunia.
Baca juga: CPNS 2025–2026 Berubah Total, Ujian Tak Lagi Serentak dan Nilai Berlaku 2 Tahun
Setelah Syafiq Ali ditemukan, ayah dan ibu Rival Altaf menjemput anaknya di base camp Dipajaya Gunung Slamet, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Orang tua Rival itu tiba di base camp Dipajaya pada sore hari pukul 17.00 WIB.
Penampilan rapih dari orang tua Rival turut menjadi perhatian warganet.
Akun TikTok @arwamutia mengunggah momen orang tua Rival Altaf menjemput Rival.
Ayah Rival terlihat mengenakan sweater hitam dipadu dengan celana jeans panjang.
Sementara itu, ibunda Rival tampak rapih berhijab dan mengenakan blazer panjang berwarna abu-abu dipadu dengan celana jeans panjang.
"(Orang tua Rival) Mau menjemput tapi Rival nggak mau. Dia masih betah di Dipajaya dan mau nganter almarhum Syafiq Ali ke peristirahatan terakhir," tulis akun @arwamutia, dikutip Tribunnews pada Jumat (16/1/2026).
Diketahui, Rival Altaf juga turut hadir di pemakaman Syafiq Ali di Magelang pada Kamis (15/1/2026).
Ibunda Rival menjelaskan bahwa anaknya tersebut murni memiliki niat untuk membantu mencari Syafiq Ali.
"Ini anak emang udah niat (menolong)," kata ibunda Rival.
"Mau nolong masa besok-besok," timpal ayah Rival.
Ibunda Rival mengaku kaget saat putranya tiba-tiba sudah berada di kawasan Gunung Slamet.
"Jam 2 saya dapet telepon, (Rival) sudah di Bambangan (base camp Gunung Slamet)," ucap ibunda Rival Altaf.
Ibunda Rival menjelaskan bahwa putranya sudah izin untuk membantu mencari Syafiq Ali.
Namun, ketika hendak diantar ke sana, tiba-tiba Rival sudah pergi sendiri ke lokasi kejadian tanpa sepengetahuan ayah ibunya.
"Udah izin, cuma pas berangkat kita tidak tahu," kata ibu Rival.
Sang ayah mengatakan bahwa Rival pergi dari rumah dengan membawa uang Rp130 ribu.
"Dia bawa uang Rp130 ribu," ujar ayah Rifal Altaf.
Rival Altaf adalah anak indigo yang sebelumnya viral karena membantu tim SAR menemukan korban longsor di Cilacap dan Banjarnegara.
Rival Altaf turut membantu mencari Syafiq Ali, pendaki yang hilang sejak Senin (29/12/2025) di Gunung Slamet, Jawa Tengah.
Operasi pencarian sebenarnya resmi ditutup pada 7 Januari 2026, tetapi sejumlah relawan tetap bergerak secara mandiri melakukan pencarian bergilir dengan sistem shifting, menyisir jalur-jalur yang sulit dijangkau.
Pada Sabtu (10/1/2026), pencarian sempat melibatkan Rival Altaf.
Namun, kehadiran Rival memicu perdebatan publik tentang penggunaan intuisi supranatural dalam operasi pencarian darurat.
Bersama delapan relawan, Rival Altaf bergerak menuju Pos 5 sekira para pukul 16.30 WIB.
Mereka mencoba menembus kabut tebal dan medan terjal untuk melanjutkan pencarian.
Meski hasil pencarian saat itu belum membuahkan hasil, keterlibatan Rival menjadi sorotan tersendiri di tengah upaya menemukan Syafiq.
Relawan lain menuturkan, lokasi penemuan Syafiq Ali sebenarnya sudah pernah disisir sebelumnya.
Akan tetapi, cuaca buruk dan jarak pandang terbatas membuat pencarian nihil.
Barulah pada Rabu (14/1/2026), titik terang muncul ketika tim relawan independen akhirnya menemukan Syafiq di jurang berbatu kawasan Pos 9, Watu Langgar.
Sosok orang tua Rival justru membuat penasaran netizen.
Tak sedikit yang menyebut bahwa orang tua Rival berpenampilan rapih.
"Terima kasih ibu dan ayahnya Rival yang baik hati," kata netizen.
"Ortunya (Rival) kelihatan rapih banget," timpal warganet @Hanamiii.
"Ortunya kayak orng berada ya," ucap netizen lain.
"Mas opik dan Mbak Yuniar orang tua paling the best," kata akun @Ajengtrishop.
"Hebat ya orang tuanya, demi kebaikan dia rela anaknya bantu orang-orang padahal beresiko," tulis warganet.
"Bapak ibunya Rival Altaf cakep dan rapih," tulis netizen @kak_ia.
(Tribunnews.com/Rakli/bangkapos.com)