BREAKING NEWS Angin Puting Beliung Terjang Banyumas, Cuma 5 Menit Ratusan Rumah Rusak
January 16, 2026 10:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Angin puting beliung yang muncul tiba-tiba merusak rumah-rumah warga pada Jumat (16/1/2026) sore.

Kondisi tersebut memaksa sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat maupun tetangga.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.15 WIB.

Baca juga: Kisah Dwi Terjebak di Jalan Salatiga saat Angin Puting Beliung Menerjang, Pohon Tumbang di Depannya

Hujan lebat yang hanya berlangsung sekitar lima menit disertai angin berputar kencang menyapu permukiman warga di RW 3 serta RT 7 RW 5 Desa Kotayasa.

Akibat terjangan angin puting beliung itu,  diperkirakan ada ratusan rumah di enam RT wilayah RW 3 dilaporkan mengalami kerusakan.

Selain itu, sembilan rumah di RT 7 RW 5 juga terdampak dengan tingkat kerusakan yang tergolong parah.

"Di RW 3 terdapat tiga rumah yang roboh, sementara di RW 5 sembilan rumah mengalami kerusakan berat.

20260116_angin puting beliung di Banyumas_2
ANGIN PUTING BELIUNG - Kondisi atap rumah warga yang roboh akibat puting beliung di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Banyumas, Jumat (16/1/2026). Akibat terjangan angin puting beliung itu, sebanyak ratusan rumah di enam RT wilayah RW 3 dilaporkan mengalami kerusakan.

Kerusakan lainnya berupa atap rumah ambruk dan seng yang terlepas akibat angin kencang," ujar Camat Sumbang, Hermawan Novianto kepada Tribunjateng.com. 

Dampak bencana tersebut juga dirasakan ratusan kepala keluarga (KK).

Di wilayah RW 3, jumlah warga terdampak mencapai 156 KK, dengan rincian:

RT 11: 17 KK, RT 03: 29 KK, RT 02: 29 KK

RT 04: 43 KK, RT 05: 35 KK, RT 01: 3 KK.

Sementara di wilayah RW 5, warga terdampak berjumlah 13 KK, masing-masing: RT 07: 9 KK, RT 01: 4 KK.

Hingga Jumat malam, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Banyumas, Basarnas, FPRB Kotayasa, PMI, unsur Kecamatan Sumbang, Polsek, Koramil Sumbang, serta Pramuka Peduli (Pramuli) Kecamatan Sumbang masih berada di lokasi melakukan pendataan dan asesmen dampak bencana.

Camat Sumbang, Hermawan Novianto, mengatakan proses asesmen masih berlangsung untuk memetakan tingkat kerusakan rumah warga, baik kategori ringan maupun berat.

"Saat ini masih dalam tahap pendataan kerugian, termasuk klasifikasi rumah rusak berat dan ringan," ujarnya. 

Ia menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa.

Salah satu warga yang terdampak cukup berat adalah Bu Yatin di RT 05 RW 03.

Meskipun kerusakan bangunan cukup masif, Hermawan memastikan keselamatan warqa menjadi prioritas utama.

"Alhamdulillah, korban iiwa nihil.

Baca juga: BREAKING NEWS, Rumah Warga di Mangunsari Salatiga Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Namun warga yang rumahnya rusak parah saat ini harus mengungsi ke rumah saudara atau tetangga terdekat yang lebih aman," tambahnya.

Rencananya, Sabtu (17/1/2026) penanganan akan dilanjutkan dengan pendataan lanjutan sebagai dasar perbaikan dan penyaluran bantuan.

Mengingat tingkat kerusakan yang cukup parah, warga terdampak dinilai membutuhkan bantuan segera, terutama kebutuhan darurat dan perbaikan tempat tinggal. (jti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.