Seminar Nasional Gerindra di Sorong, Plt. Sekda Tambrauw Sebut Materi soal Infrastruktur Relevan
January 16, 2026 09:38 PM

 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tambrauw Yosep Yewen menghadiri Seminar Nasional Partai Gerindra di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (16/1/2026).

Seminar diawali pemaparan materi oleh Staf Ahli Menteri, Kementerian Pekerjaan Umum (SAMPU) Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat M. Arsyad.

Ia menjelaskan, intervensi pembangunan infrastruktur oleh Kementerian PU mampu menekan tingkat ketimpangan dan kemiskinan, bahkan mendorong penurunan kemiskinan ekstrem hingga mendekati nol persen di sejumlah wilayah sasaran. 

Baca juga: Masyarakat Adat Lembah Kebar Tambrauw Tolak Rencana Investasi Tanaman Sawit dan Tebu

Selain itu juga berkontribusi dalam mendorong perumahan ekonomi masyarakat hingga mencapai angka delapan persen sebagai bagian dari kebijakan pembangunan inklusif.

Menurut M. Arsyad, arah kebijakan PU saat ini sejalan visi pembangunan nasional Astacita yang dipertimbangkan dalam berbagai keputusan strategis kementerian. 

"Papua yang kini terbagi menjadi enam provinsi, memiliki tantangan sekaligus peluang baru, dalam hal ini rentang kendali pemerintahan menjadi lebih kecil, sehingga pengawasan pembangunan dapat berjalan lebih fokus dan efektif," ujarnya.

Baca juga: Jalan Fef-Miyah Menyempit dan Berbatu, Mobilitas Warga Tambrauw Terhambat

Kementerian PU, lanjutnya, menerapkan pola keterpaduan pembangunan, dengan menyinergikan seluruh komponen infrastruktur agar saling terhubung dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

Mulai dari sektor sumber daya air, pembangunan dan pengelolaan air baku, air minum, hingga pengolahan limbah, semuanya dirancang secara terintegrasi.

M. Arsyad juga menguraikan empat sektor Kementerian PU, yakni sumber daya air, jalan dan jembatan untuk konektivitas, cipta karya yang mencakup gedung, air minum dan persampahan, serta infrastruktur strategis, termasuk dukungan pembangunan sekolah rakyat dan fasilitas publik lainnya di seluruh Indonesia.

"Prinsip pengelolaan wilayah sungai yang diterapkan adalah 'one river, one plan, one management', sehingga pengelolaan tidak terhambat batas administrasi wilayah, melainkan mengikuti sistem aliran sungai secara utuh," ucapnya.

Baca juga: Momen Plt. Sekda Tambrauw Yosep Yewen Dapat Kejutan Ulang Tahun, Terungkap Fakta Berbeda soal Usia

Plt Sekda Tambrauw Yosep Yewen mengatakan, materi yang disampaikan relevan dengan kondisi Papua Barat Daya, khususnya bagi daerah-daerah seperti Kabupaten Tambrauw.

"Tambrauw masih membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur dasar, jalan penghubung, serta akses layanan publik lainnya," ujarnya.

Baca juga: Natal Bersama SMPK Santa Maria, Plt. Sekda Tambrauw Kilas Balik Misi Sekolah Berpola Asrama

Yosep Yewen menyebut, kehadirannya dalam forum strategis nasional merupakan bagian menambah wawasan diskusi kebangsaan, khususnya terkait pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, serta penguatan kesejahteraan masyarakat.

Seminar turut dihadiri Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo yang juga adik Presiden RI Prabowo Subianto, Ketua DPD Gerindra Papua Barat Daya Oktasari Sabil, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Anggota DPR RI Yan Mandenas, Ketua DPRP Papua Barat Daya Ortis Sagrim, serta jajaran pengurus Partai Gerindra se-Tanah Papua. (tribunSorong.com/angela cindy)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.