Pelatih Bandung BJB Kritik Venue Proliga 2026 di Sumut: Megah Tapi Belum Rampung
January 16, 2026 10:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pelatih Bandung BJB Tandamata, Risco Herlambang, melontarkan kritik terhadap kondisi venue Proliga 2026 di GOR Voli Indoor Sport Center Sumatra Utara.

Meski mengapresiasi kemegahan fasilitas tersebut, Risco menilai penyelesaian venue belum sepenuhnya rampung dan perlu mendapat perhatian serius.


Kritik itu disampaikan Risco seusai timnya meraih kemenangan telak 3-0 atas tuan rumah Medan Falcons, Jumat (16/1/2026). Dalam sesi wawancara dengan awak media, Risco mengungkapkan bahwa secara umum GOR Voli Indoor Sport Center Sumatra Utara memiliki kualitas yang sangat baik dan layak menggelar event nasional.


“Kalau venue, kalau saya lihat luar biasa, mantap,” ujar Risco membuka penilaiannya.


Namun demikian, pelatih yang menangani tim PON Jawa Barat tersebut menyayangkan beberapa bagian venue yang menurutnya belum selesai secara maksimal. Salah satu yang disorot adalah kondisi lantai di area tertentu yang hingga kini belum dipasang keramik secara permanen.


“Cuma ini kritik saja. Dari PON sampai sekarang kok masih belum dikeramik. Waktu PON kemarin saya main di sini, itu juga belum dikeramik, malah dipasang karpet,” ungkapnya.


Pantauan Tribun Medan, memang beberapa area seperti lorong menuju lapangan terlihat belum dikeramik, hanya lantai biasa. Namun untuk mengatasi hal tersebut, Panitia Pelaksana menutup beberapa area yang belum di keramik menggunakan karpet berwarna abu-abu. 


Seperti diketahui, pada pertandingan ini tim Bandung BJB Tandamata meraih kemenangan telak atas tuan rumah Medan Falcons dengan skor 3-0.


Sejak set pertama, Bandung BJB Tandamata langsung menunjukkan dominasinya. Tim asuhan Risco Herlambang tampil percaya diri dengan permainan cepat dan servis menekan yang membuat Medan Falcons kesulitan mengembangkan permainan. Set pembuka pun ditutup keunggulan Bandung BJB dengan skor 25-17.


Memasuki set kedua, dominasi Bandung BJB Tandamata tak mengendur. Medan Falcons yang dilatih Marcos Sugiyama kembali dibuat tak berkutik oleh permainan rapi Shintia Alliva Mauludina dan kawan-kawan. Serangan-serangan cepat serta pertahanan solid Bandung BJB membuat tuan rumah kembali kehilangan set kedua dengan skor 18-25.


Pada set ketiga, Medan Falcons sempat menunjukkan perlawanan. Dipimpin Yolana Betha Pangestika, tuan rumah mampu unggul di awal permainan dengan selisih hampir lima poin. Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Bandung BJB perlahan bangkit, kembali mengambil alih jalannya pertandingan, dan membuat Medan Falcons kembali keteteran hingga set penentuan berakhir dengan skor 25-20 untuk kemenangan tim tamu.


Hasil ini semakin memperpanjang catatan buruk Medan Falcons di kompetisi tertinggi voli Indonesia musim ini. Hingga laga ketiga, Medan Falcons masih terbenam di papan bawah klasemen putri tanpa satu pun poin. Lebih menyakitkan lagi, seluruh pertandingan yang mereka jalani berakhir dengan kekalahan telak 0-3.


Sebelumnya, saat tampil di Pontianak, Medan Falcons juga harus menelan dua kekalahan beruntun, masing-masing dari Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, yang keduanya juga berakhir dengan skor identik 0-3.


Di sisi lain, kemenangan ini menjadi hasil positif bagi Bandung BJB Tandamata. Pada pekan sebelumnya, Bandung BJB mencatatkan satu kemenangan dan satu kekalahan, yakni menang meyakinkan 3-0 atas Jakarta Livin Mandiri dan kalah 1-3 dari Jakarta Popsivo Polwan. Tambahan kemenangan atas Medan Falcons membuat Bandung BJB kini menempati peringkat kedua klasemen sementara putri dengan koleksi enam poin.


(Cr29/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.