Misteri Hilangnya Bos Kos-kosan di Palembang, Sempat Kirim Pesan ke Keluarga
January 17, 2026 12:19 AM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Palembang - Bos kos-kosan di Palembang, bernama Christina, hilang misterius sejak Rabu 14 Januari 2026, bersama mobil yang dikendarainya sehari-hari.

Keluarga menduga wanita lanjut usia atau lansia itu menjadi korban tindak kejahatan.

Sebab mobil Mirage warna merah bernopol BG 1646 RI yang biasa digunakan sehari-hari juga ikut hilang.

Kos-kosan adalah tempat tinggal sementara yang disewakan kepada orang lain, biasanya berupa kamar, dengan sistem pembayaran bulanan atau periode tertentu, dan digunakan oleh pelajar, mahasiswa, atau pekerja.

Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunSumsel.com, menurut Yulita Damayanti salah seorang cucu korban, Christina yang akrab disapa 'mbah rutin berkomunikasi setiap hari melalui WhatsApp.

Pada hari Rabu, Christina terakhir kali mengirim pesan WhatsApp sekitar pukul 04:47 WIB, yang isinya kalau Christina baru saja mengambil nomor antrean untuk mendaftar kontrol di RS Bhayangkara.

"Mbah WA sekitar jam 5 subuh itu dia bilang mau pulang habis ambil nomor antrean di RS Bhayangkara. Sempat saya balas, setelah itu tak dibalas lagi, saya baru sadar keesokan harinya," ujar Yulita kepada Sripoku.com dan Tribunsumsel.com, Jumat (16/1/2026).

Keluarga mulai khawatir ketika nomor handphone Christina tak bisa lagi dihubungi. Padahal nomor tersebut tidak pernah tak bisa dihubungi.

Yulita baru mengetahui kalau mbah-nya sudah tak pulang ke rumah yang berada di Jalan Tribrata KM 3,5 pada keesokan malam, Kamis (15/1/2026) setelah salah seorang tetangga Christina menghubungi.

"Untuk memastikan saya bersama paman dan suami mengecek kondisi rumah tersebut. Tapi kami kaget ketika makanan yang dibawakan oleh adik saya pada Rabu pagi masih tergeletak di depan pintu rumah berarti sudah sehari lebih Mbah gak pulang," tuturnya.

Keluarga kemudian lanjut mencari jejak keberadaan Christina ke RS Bhayangkara karena berdasarkan percakapan terakhir, sempat pergi kesana untuk mengambil nomor antrean.

"Kami ke sana buat menanyakan apakah ada Mbah daftar ke poli hari Rabu. Ternyata nama Mbah tidak ada di pendaftaran, " katanya.

Upaya pencarian terus dilanjutkan, dengan melacak nomor handphone Christina yang terakhir kali terdeteksi berada di kawasan Talang Buluh, Kenten, Kabupaten Banyuasin. Tetapi di sana juga tidak membuahkan hasil.

"Pas kami sampai di sana titik lokasinya malah tower, karena kami bingung mau kemana lagi dan sudah jam 10 malam akhirnya kami buat laporan polisi ke Polda Sumsel tadi malam," katanya.

Yulita juga menambahkan dari informasi yang didapat dari anak kos Christina, pada hari Rabu siang kendaraan yang biasa digunakan Christina terlihat masuk ke teras rumah. Tapi anehnya bukan Christina yang membawa, melainkan seorang laki-laki yang tak dikenal.

Baca juga: Dikira Hilang, Bocah SD Sembunyi di Lemari sampai Lemas Gara-gara Takut Dimarahi Ortu

"Yang lihat itu anak kos Mbah yang baru, jadi dia tidak tahu kalau itu keluarga Mbah atau bukan. Kalau penghuni lama pasti tahu siapa keluarga dan cucunya. Asumsi kami diduga ya ada tindak kejahatan," jelasnya.

Setelah membuat laporan polisi ia berharap keberadaan Christina bisa segera ditemukan bersama dengan kendaraannya.

"Kami serahkan semuanya ke polisi, semoga Mbah bisa ketemu," tutupnya.

Bagi yang melihat kebenaran Christina dapat menghubungi nomor Yulita Damayanti 0823-7300-5885 atau Rinto 0856-6933-3585. Atau ke kantor kepolisian terdekat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.