5 Mahasiswa FK USK Ikut Pertukaran Pelajar ke Berbagai Negara, Rumania hingga Mesir
January 17, 2026 12:33 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) secara resmi melepas lima mahasiswa unggulannya, untuk mengikuti program pertukaran pelajar internasional yang difasilitasi oleh Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA).

Prosesi pelepasan ini dilakukan secara simbolis oleh Dekan FK USK, Dr dr Safrizal Rahman M.Kes, Sp.OT, didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan, Dr Rina Suryani Oktari S.Kep, M.Si, FRSPH.

CIMSA sendiri merupakan satu-satunya organisasi mahasiswa kedokteran di Indonesia yang berafiliasi dengan International Federation of Medical Students’ Association (IFMSA), sehingga mampu memberikan akses bagi mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran profesional di kancah internasional.

Melalui departemen Standing Committee on Professional Exchange (SCOPE), program ini memungkinkan para mahasiswa untuk memperoleh pengalaman klinis melalui kegiatan kepaniteraan atau observership di berbagai rumah sakit luar negeri, guna memahami sistem pelayanan kesehatan di negara lain.

Kelima mahasiswa angkatan 2022 yang terpilih akan menjalani masa penempatan selama satu bulan penuh, terhitung sejak tanggal 1 hingga 31 Januari 2026. Mereka akan tersebar di berbagai negara dengan spesialisasi departemen yang beragam, sesuai dengan fokus bidang keilmuan yang mereka ambil.

Dalam daftar keberangkatan tersebut, Adzra Athira dijadwalkan menjalani penempatan di Rumania pada Departemen Obstetri dan Ginekologi. Sementara itu, Dimas Wirangga Darsono dan Nisrina Alya Fasha Harahap akan berangkat bersama menuju Mesir untuk mendalami Departemen General Surgery.

Di lokasi lain, Muhammad Ridwan Hafidz akan mengikuti program pada Departemen General Surgery di Turkiye, serta Shinta Anjani Kasela yang akan mengemban tugas di Polandia pada Departemen Pediatric Surgery.

Baca juga: USK Ikut Serta dalam Rekonstruksi Aceh Berbasis Mitigasi Bencana

Dekan FK USK menyampaikan program ini merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk memperkenalkan institusi serta membangun jejaring internasional. “Mahasiswa diharapkan mampu menjalin komunikasi yang intens, baik secara personal maupun institusional, yang nantinya dapat ditindaklanjuti untuk mendukung reputasi global fakultas dan universitas,” katanya.

Sementara Wadek Rina Suryani Oktari menambahkan,  CIMSA berperan krusial sebagai penghubung antara fakultas kedokteran dan institusi di luar negeri. Pihak fakultas siap memfasilitasi kerja sama lebih lanjut jika ditemukan potensi kolaborasi akademik dengan para profesor di tempat penempatan. “Penempatan di negara-negara Eropa dan Timur Tengah ini diharapkan memberikan wawasan medis yang luas dan beragam bagi para peserta,” ucapnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.