SERAMBINEWS.COM - Kekurangan zat besi masih menjadi masalah kesehatan yang kerap luput dari perhatian.
Padahal, zat besi memiliki peran krusial dalam pembentukan hemoglobin, yakni protein pada sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Ketika asupan zat besi tidak terpenuhi, produksi hemoglobin dapat terganggu dan memicu anemia.
Kondisi ini tidak hanya membuat tubuh cepat lelah, tetapi juga berdampak pada menurunnya fungsi berbagai organ.
Ironisnya, gejala kekurangan zat besi sering kali dianggap ringan dan tidak disadari sejak awal.
Beberapa tanda yang umum muncul antara lain mudah lelah, sakit kepala, tubuh terasa lemas, sulit berkonsentrasi, hingga warna kulit tampak lebih pucat dari biasanya.
Jika dibiarkan dalam jangka panjang, kekurangan zat besi dapat menurunkan daya tahan tubuh dan menghambat aktivitas sehari-hari, baik di rumah maupun di tempat kerja.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejalanya sejak dini.
Memenuhi kebutuhan zat besi tidak selalu harus melalui suplemen.
Asupan zat besi juga dapat diperoleh dari berbagai makanan yang mudah ditemukan dalam menu harian, sehingga dapat membantu menjaga kadar zat besi tetap optimal dan mencegah risiko anemia.
Melansir Health Shots, berikut beberapa makanan yang kaya zat besi dan baik dikonsumsi secara rutin:
1. Biji labu
Meski berukuran kecil, biji labu mengandung zat besi yang cukup tinggi.
Selain itu, biji ini juga kaya akan magnesium, seng, dan lemak sehat yang bermanfaat untuk meningkatkan energi, menjaga fungsi otak, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.
2. Cokelat hitam
Cokelat hitam dengan kadar kakao tinggi merupakan sumber zat besi nabati yang baik.
Kandungan magnesium, tembaga, dan antioksidannya membantu mengurangi peradangan serta mendukung kesehatan jantung bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.
3. Tahu
Tahu menjadi pilihan sumber zat besi yang cocok bagi vegetarian dan vegan.
Selain zat besi, tahu juga mengandung protein, kalsium, serta isoflavon yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang, memperbaiki jaringan otot, dan mendukung keseimbangan hormon.
4. Bayam
Bayam dikenal sebagai sayuran hijau yang kaya nutrisi. Kandungan zat besi, vitamin C, folat, dan magnesium di dalamnya membantu meningkatkan penyerapan zat besi sekaligus mendukung produksi sel darah merah.
5. Quinoa
Quinoa merupakan biji-bijian yang mengandung protein lengkap dan zat besi.
Selain itu, quinoa juga kaya serat, vitamin B, dan magnesium yang berperan dalam menjaga metabolisme serta tingkat energi tubuh.
6. Kacang garbanzo (kacang arab)
Kacang-kacangan seperti kacang garbanzo, lentil, dan kacang polong merupakan sumber zat besi nabati yang baik.
Kandungan protein, folat, dan seratnya juga bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan pembentukan sel darah.
7. Kerang
Kerang, remis, dan tiram termasuk sumber zat besi hewani yang mudah diserap tubuh.
Makanan laut ini juga kaya vitamin B12, seng, dan omega-3 yang penting untuk kesehatan otak dan pembentukan sel darah merah.
8. Daging merah
Daging merah, seperti daging sapi, merupakan salah satu sumber zat besi terbaik, terutama bagi penderita anemia.
Selain zat besi, daging merah juga mengandung protein lengkap, vitamin B12, dan seng.
9. Brokoli
Brokoli mengandung zat besi yang dilengkapi vitamin C tinggi, sehingga membantu penyerapan zat besi lebih optimal.
Sayuran ini juga kaya serat dan antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh serta kesehatan pencernaan.