TRIBUNSUMSEL.COM, BENGKULU - DE (46), seorang wanita tewas diduga overdosis di kamar hotel di Kabupaten Lebong, Bengkulu, Jumat (17/1/2026).
Polisi menemukan sejumlah obat di sekitar jenazah DE.
Kronologi DE ditemukan tewas saat ZA, rekan korban, ditelepon korban untuk mengantarkan makanan dan minuman ke kamar hotel di Desa Sukau Mergo, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Bengkulu.
"Sesampainya di kamar korban, kondisi kamar korban dalam keadaan terkunci lalu ZA memanggil petugas hotel kemudian petugas hotel melihat dari jendela bagian belakang kamar," Kasi Humas, Aipda. Syaiful Anwar yang dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (17/1/2026).
"Dan, melihat korban dalam posisi terlentang di lantai kamar hotel, melihat kejadian tersebut pihak penjaga hotel langsung menghubungi pihak kepolisian," tambah Syaiful Anwar.
Baca juga: Disuruh ke Rumah Sakit, 6 Pemuda di Lubuklinggau Malah Buang Teman yang Overdosis Saat Pesta Miras
Berdasarkan hasil pengecekan polisi menemukan tisu yang diduga bekas digunakan oleh korban, dua botol air minum putih, dan sebungkus rokok.
"Polisi juga menemukan satu bungkus obat yang diduga obat kuat berwarna putih berbungkus merah pada bagian rak TV kamar hotel, dan bungkus yang sudah digunakan berada di dalam wc kamar," sambung dia.
Selain itu, ditemukan bungkus pil merek Samcodin yang telah terbuka yang berada di bawah kasur kamar hotel.
Juga ditemukan alat kontrasepsi berupa tisu magic dan kondom yang sudah digunakan berada di dalam wc dan di bawah kasur.
"Tidak ada luka pada tubuh korban. Tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban," tambah dia.
Polisi mengamankan barang bukti berupa ponsel korban, serta sejumlah barang lainnya.
"Dugaan kematian korban akibat overdosis," tutup dia.
Overdosis adalah kondisi ketika seseorang mengonsumsi obat, narkoba, alkohol, atau zat kimia lainnya dalam jumlah berlebihan, sehingga melebihi batas aman dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius, keracunan, bahkan kematian.
Pihak keluarga korban menolak autopsi dengan membuat surat penolakan yang ditandatangani oleh kakak kandung DE.
Jenazah lalu dibawa langsung ke kediaman keluarga di Kabupaten Kepahiang.