TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT–Menjelang senja, deru kendaraan kini tak lagi terdengar menggeram di sepanjang jalan penghubung Kecamatan Kota Besi menuju Desa Tinduk, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng).
Aspal hitam yang membentang mulus seolah menjadi magnet baru, menarik warga untuk datang, berhenti, dan menikmati suasana sore.
Jalan yang sebelumnya rusak parah dan kerap dikeluhkan masyarakat itu kini berubah wajah.
Sejak proses perbaikan rampung dan kondisinya viral di media sosial, kawasan tersebut menjelma menjadi wisata dadakan yang ramai dikunjungi, terutama pada sore hari.
Sejumlah warga memilih memarkirkan sepeda motor mereka di bahu jalan, duduk santai, berbincang, hingga mengabadikan momen matahari terbenam dengan latar jalan yang kini nyaman dilalui.
Tak hanya warga sekitar, pengunjung juga datang dari luar wilayah Kota Besi, bahkan dari Kota Sampit dan sekitarnya.
Jalan yang halus membuat perjalanan terasa aman dan menyenangkan, sehingga banyak warga memilih singgah sejenak sebelum kembali pulang.
“MasyaAllah, sekarang suasananya benar-benar berbeda. Sejak jalannya mulus dan viral, hampir setiap sore ramai orang datang,” ujar Andre, warga setempat, Sabtu (17/1/2026).
“Ada yang sekadar duduk santai, foto-foto, atau menikmati senja,” tambahnya.
Andre mengenang, kondisi jalan tersebut dulunya jauh dari kata layak.
Lubang besar, permukaan aspal yang terkelupas, hingga gundukan menyerupai ‘pulau-pulau kecil’ di tengah jalan membuat akses menuju Desa Tinduk kerap dihindari pengendara.
“Dulu jalannya hancur, berlubang, bahkan seperti ada pulau-pulau kecil di tengah aspal. Orang jarang lewat karena tidak nyaman. Sekarang sudah jauh berbeda,” terangnya.
Perbaikan infrastruktur ini dinilai memberi dampak positif bagi mobilitas warga sekaligus mulai menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.
Meningkatnya kunjungan membuka peluang bagi pelaku usaha kecil dan UMKM untuk berjualan di sekitar lokasi.
Baca juga: Buntut Insiden di Wisata Alam Danau Salju Kalteng, Berikut Imbauan Kepala Pelaksana BPBD Kotim
Baca juga: Wisata Kotim Danau Alam Salju Sampit Dipadati Pengunjung saat Libur Tahun Baru 2026
“Alhamdulillah, perubahan ini patut disyukuri. Jalan nyaman bukan hanya mempermudah aktivitas warga, tapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar,” ujar Andre.
Warga pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur atas perhatian terhadap perbaikan infrastruktur jalan.
Mereka berharap, ke depan kawasan tersebut dapat semakin tertata, kebersihannya terjaga, dan menjadi ruang publik yang aman serta membanggakan.
“Terima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Pemkab Kotim. Semoga ke depan kawasan ini semakin tertata dan tetap terjaga,” pungkasnya.