Terkuak Identitas Wanita yang Jatuh dari Jembatan, Mondar-mandir Sejak Pagi
January 17, 2026 06:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jambi - Identitas wanita yang dikabarkan jatuh ke sungai Batanghari dari jembatan Aurduri I, Jambi, akhirnya terungkap.

Informasi identitas tersebut disampaikan pihak Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Jambi.

Korban diketahui bernama Shalsabila Andriyani berusia 24 tahun.

Hingga kini, wanita muda itu belum juga ditemukan, setelah jatuh ke sungai pada Jumat (17/1/2026) siang.

Upaya pencarian dengan penyisiran Sungai Btaanghari dilakukan Tim SAR Jambi sejak Jumat siang dan dilanjutkan pada Sabtu (17/1/2026).

Jembatan Aurduri, Kecamatan Telanaipura adalah jembatan yang berada di Kota Jambi, Provinsi Jambi, yang melintasi Sungai Batanghari dan menghubungkan wilayah Kecamatan Telanaipura dengan kawasan sekitarnya. Jembatan ini menjadi satu di antara akses penting untuk transportasi dan aktivitas masyarakat di Kota Jambi.

Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunJambi.com, hingga kini pula, belum diketahui secara pasti, penyebab wanita 24 tahun itu nekat terjun atau jatuh dari Jembatan Aurduri I, Jambi.

Humas Basarnas Jambi, Luthfi mengatakan bahwa tim dibantu warga yang telah melakukan pencarian sejak kemarin belum mendapatkan titik terang keberadaan korban.

"Untuk saat ini masih nihil, masih pencarian oleh tim gabungan," kata Luthfi pada Tribunjambi.com Sabtu (17/1/2026).

Dia mengatakan, untuk mencari korban tim dibagi menjadi tiga.

Tim pertama Rescuer Kantor SAR Jambi melakukan penyisiran di sisi kanan sungai ke arah hilir sejauh lima kilometer.

Tim kedua Polairud dan Damkartan Kota Jambi melakukan penyisiran di sisi kiri sungai ke arah hilir sejauh lima kilometer.

Tim tiga melakukan pemantauan udara menggunakan drone di sekitar lokasi kejadian untuk mendeteksi tanda-tanda keberadaan korban.

Lebih lanjut, Luthfi mengatakan bahwa dalam pencarian hari ini Tim terkendala arus sungai yang sangat deras.

"Serta debit air yang tinggi sehingga menyulitkan proses penyisisran di bawah permukaan air," ujarnya.

Baca juga: Warga Heboh Ada Wanita Jatuh dari Jembatan, Sempat Diadang Bapak-bapak

Sempat Diadang Bapak-bapak

Insiden jatuhnya wanita yang belum diketahui identitasnya itu terjadi pada Jumat (16/1/2026) siang.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, diketahui wanita tersebut sudah berada di sekitar Jembatan Aurduri, Kecamatan Telanaipura sejak pukul 09.00 WIB.

Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunJambi.com, Sintia Istiqoma, warga yang sempat melihat wanita tersebut, menduga jika usianya berkisar 20 tahun.

“Tadi pagi dio samo kawannyo sudah ke sini (jembatan), tapi sempat dihadang samo bapak-bapak,” ujar Sintia Istiqoma.

Dari penuturan warga, wanita tersebut terlihat jatuh dari Jembatan Aurduri 1 sekitar pukul 12.00 WIB.

Hal ini membuat warga dan pengemudi yang melintas penasaran dan berkumpul di sekitar jembatan.

Tim dari Basarnas Jambi dibantu Polairud Polda Jambi langsung melakukan pencarian dan menyisir Sungai Batanghari, seusai mendapat laporan.

Ciri-ciri Wanita yang Jatuh dari Jembatan

Ini ciri-ciri perempuan yang dikabarkan melompat dari Jembatan Aurduri I ke Sungai Batanghari di Jambi.

Insiden perempuan melompat atau terjatuh dari Jembatan Aurduri I, Kota Jambi ini terjadi pada Jumat (16/1/2026) siang.

Tim dari Basarnas dan Polairud Polda Jambi melakukan penncarian dengan cara menyisir Sungai Batanghari di sekitar jembatan.

Kabarnya perempuan yang jatuh ke Sungai Batanghari itu memiliki ciri-ciri berkulit putih, berbadan langsing, tidak mengenakan jilbab dan mengenakan masker.

Perempuan yang belum diketahui idnetitasnya ini awalnya berjalan dari arah Kota Jambi, kemudian sesampainya di Jembatan Aurduri, tiba-tiba melompat atau terjatuh.

Berdasarkan keterangan warga, perempuan tersebut sudah beberapa kali terlihat berada di sekitar Jembatan Aurduri I.

Menurut pantauan warga, pada siang hari sebelum kejadian, wanita tersebut kembali terlihat berada di jembatan. 

Ia tampak berjalan seorang diri dari arah ujung jembatan menuju ke bagian tengah jembatan.

Wanita tersebut diketahui berusia sekitar 20 tahunan, mengenakan masker, dan tidak menggunakan hijab.

Hingga kini, identitasnya belum diketahui secara pasti.

Warga kemudian melihat wanita tersebut terjatuh dari jembatan sekitar pukul 12.00 WIB.

Kejadian itu membuat warga dan para pengendara yang melintas berhenti dan berkerumun di sekitar lokasi.

Basarnas Benarkan Insiden

Sementara itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi membenarkan adanya laporan satu orang yang diduga terjun dari Jembatan Aurduri I ke Sungai Batanghari.

Informasi awal diterima Kantor SAR Jambi pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 12.40 WIB dari seorang warga bernama Ahmad Zulkifli.

Berdasarkan laporan tersebut, korban diduga terjun ke Sungai Batanghari dari atas jembatan.

Tidak ada saksi mata yang melihat secara langsung peristiwa tersebut, namun warga menemukan sepasang sandal yang diduga milik korban di sekitar lokasi kejadian.

Warga setempat sempat melakukan pencarian awal, namun korban belum berhasil ditemukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi langsung mengerahkan satu Search and Rescue Unit (SRU) yang terdiri dari delapan personel pada pukul 13.00 WIB.

Pencarian Dihentikan Sementara

Setelah melakukan pencarian lebih dari empat jam, Tim SAR Jambi memutuskan menghentikan sementara pencarian seorang wanita yang dikabarkan jatuh dari Jembatan Aurduri I pada Jumat (16/1/2026) siang.

Humas Basarnas Jambi, Luthfi mengatakan bahwa pihaknya akan tetap melakukan pemantauan pada malam hari dan melanjutkan pencarian pada Sabtu (17/1/2026) besok pagi.

"Sampai pukul 17.00 WIB nihil dan pencarian akan kita hentikan sementara," ujarnya. 

Luthfi mengatakan bahwa saat penyisiran Tim SAR yang terdiri Basarnas, Polairud dan Damkar Kota Jambi kesulitan karena posisi debit air Sungai Batanghari yang sedang tinggi.

"Dan arus sungai juga cukup kencang," sebutnya. 

Disclaimer: Jika Anda, sahabat, atau kerabat memiliki kecenderungan bunuh diri, segera hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas, Rumah Sakit terdekat, atau Halo Kemenkes dengan nomor telepon 1500567.

Anda juga dapat mencari informasi mengenai depresi dan kesehatan jiwa pada laman intothelightid.org dan Yayasan Pulih pada laman yayasanpulih.org.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.