SOSOK Andy Dahananto, Pilot Pesawat ATR 42-500 Sekaligus Direktur Operasi PT Indonesia Air Transport
January 17, 2026 09:27 PM

TRIBUN-MEDAN.COM - Sosok Capt Andy Dahananto, sebagai pilot Pesawat ATR 42-500, sekaligus menjabat direktur operasi PT Indonesia Air Transport (IAT) sejak 19 Juni 2019, yang hilang kontak dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026), dengan membawa tiga pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport itu dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 WITA di wilayah Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan.

Dari informasi yang dihimpun, pesawat ATR 42-500 tersebut disewa oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Pesawat tersebut sedang melakukan penerbangan dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan bahwa tim pencarian berjumlah 40 orang saat ini sedang menuju lokasi yang diperkirakan hilang kontak, yakni di sekitar koordinat 04°57'08" S dan 119°42'54" E, wilayah Leang-Leang, Maros.

Pesawat mengangkut 8 kru dan 3 penumpang.

Upaya pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung dengan melibatkan Basarnas dan pihak terkait lainnya.

Basarnas juga mengerahkan satu unit drone untuk memperluas pencarian dari udara.

Informasi awal hilangnya kontak diterima dari AirNav Indonesia Cabang MATSC Makassar.

Data pemantauan penerbangan dari Flightradar24 menunjukkan pesawat berangkat dari Yogyakarta pada pukul 08.08 WIB, sementara FlightAware mencatat pesawat terakhir terpantau pada pukul 12.22 WITA.

Riwayat penerbangan pesawat ini sehari sebelumnya juga tercatat, yakni terbang dari Bandung melalui Bandara Internasional Husein Sastranegara menuju Semarang via Bandara Internasional Ahmad Yani, lalu melanjutkan ke Yogyakarta.

Kejadian ini masih dalam tahap pencarian dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Baca juga: TNI Kerahkan 79 Personel Pasgat Evakuasi Korban Pesawat ATR, Pendaki Temukan Serpihan di Kaki Gunung

Baca juga: PENAMPAKAN Serpihan Pesawat ATR 42-500 di Sulsel, Pendaki Gunung Temukan Potongan Baju Berlogo KKP

Selengkapnya Daftar Nama Penumpang Pesawat ATR 42-500 

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar Andi Sultan menjelaskan, informasi mengenai hilangnya kontak pesawat diterima Basarnas dari Kantor Pelayanan Navigasi Penerbangan AirNav Indonesia Cabang MATSC Makassar. 

Berdasarkan data yang diterima, posisi terakhir pesawat berada pada koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur. Pesawat tersebut diketahui mengangkut 11 orang, yang terdiri atas 3 penumpang dan 8 awak pesawat.

Pesawat ATR 42-500 tersebut disewa oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Melalui Standby Statement yang beredar, pihak KKP pun telah angkat bicara mengenai kabar hilangnya pesawat tersebut.

"Pesawat Air Surveillance PSDKP Jenis ATR 42 Seri 500 yang sedang melakukan operasi pengawasan di WPPNRI 712 (Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia 712) dengan rute penerbangan Bandara Adisutjipto (JOG) – Ujung Pandang (UPG) mengalami hilang kontak dengan pusat kendali pada pukul 12.20 WTA, posisi sekitar 12 NM dari Bandara Ujung Pandang.

Saat ini prioritas kami adalah keselamatan semua crew yang berada dalam pesawat tersebut. KKP terus berkoordinasi dengan Basarnas, dan Otoritas Penerbangan di Makassar," jelas Standby Statement KKP.

Berdasarkan manifest Pesawat Air Surveillance PSDKP Jenis ATR 42 Seri 500, berikut identitas crew dan penumpangnya:

1. Andy Dahananto (Pilot)

2. Yudha Mahardika (SIC. FO)

3. Sukardi (XCU. Capt)

4. Hariadi (FOO)

5. Franky D Tanamal (EOB)

6. Junaidi (EOB)

7. Florencia Lolita (FA)

8. Esther Aprilita (FA)

Penumpang:

9. Deden

10. Ferry

11. Yoga

Sosok Capt Andy Dahananto

Pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport (IAT) dipiloti oleh Capt Andy Dahananto dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026), dengan membawa tiga pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sosok Capt Andy Dahananto, selain menjadi pilot, juga menjabat direktur operasi PT Indonesia Air Transport (IAT) sejak 19 Juni 2019.

Pria kelahiran 1967 itu merupakan lulusan Juanda Flying School pada 1987.

Dia memulai kariernya pada 1988 di perusahaan sebagai Pilot Fix Wing hingga saat ini.

Terkait keberadaan tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadi penumpang pesawat tersebut dibenarkan Staf Khusus Menteri KP Bidang Humas dan Komunikasi Media, Doni Ismanto.

"Pax-nya orang KKP," katanya kepada media.

Ia mengatakan, KKP bersama IAT juga akan segera menggelar konferensi pers pada malam ini.

(*/Tribun-medan.com)

Baca juga: Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Sulsel Ternyata Disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan

Baca juga: Bawa 11 Orang Penumpang, Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Sulawesi Selatan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.