TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR – Ribuan peserta tumpah ruah mengikuti kegiatan Jalan Sehat Kerukunan Bergerak Bersama Peduli Bencana yang digelar di kawasan Puncak Resort, Kabupaten Cianjur, Sabtu (17/1/2026) pagi.
Tak sekadar ajang olahraga, kegiatan yang diinisiasi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur ini menjadi simbol kuat persatuan, kerukunan lintas iman, sekaligus kepedulian kemanusiaan.
Ribuan langkah kaki dari berbagai elemen masyarakat terlihat menyatu dalam satu barisan. Mulai dari tokoh lintas agama, aparatur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga masyarakat umum turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran peserta dari beragam latar belakang ini mencerminkan terpeliharanya harmoni dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Cianjur yang selama ini dikenal sebagai Tanah Santri.
Selain mempererat silaturahmi dan memperkuat kerukunan sosial, kegiatan Jalan Sehat Kerukunan juga dimanfaatkan sebagai sarana penggalangan dana kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.
Kolaborasi antara Kemenag dan BAZNAS Cianjur ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan tidak hanya diwujudkan melalui ritual semata, tetapi juga melalui aksi nyata membantu sesama.
Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, Dr. (H.C.) KH. Aden Ali Abdulloh, M.Pd.I, menegaskan bahwa di balik kemeriahan acara dan panggung hiburan, esensi utama kegiatan ini tetap berfokus pada kepedulian sosial.
Menurutnya, kehadiran BAZNAS bertujuan memastikan semangat berbagi dan solidaritas kemanusiaan dapat tersalurkan secara terorganisir dan tepat sasaran.
“Melalui momentum Jalan Sehat Kerukunan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bergerak membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kepedulian tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata,” ujar KH Aden Ali.
Ia menambahkan, bencana alam yang kerap melanda sejumlah wilayah menjadi pengingat pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat harus berjalan seiring untuk mempercepat pemulihan dan meringankan beban para korban.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting. Ketika semua pihak bersatu, insyaallah bantuan akan lebih cepat sampai dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Terima kasih kepada keluarga besar Kemenag Cianjur yang telah berinfak dan bersedekah untuk peduli bencana,” pungkasnya.