Ketua PKK Aceh Jaya Sambangi Kementerian PPPA, Bahas Perlindungan Anak
January 17, 2026 09:34 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Jaya, Ny Desi Maulidar menyambangi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan anak.

Kunjungan tersebut dilatarbelakangi meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak di Aceh Jaya sepanjang 2025. 

Berdasarkan data UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), tercatat 13 kasus kekerasan terhadap anak, dengan mayoritas merupakan kekerasan seksual.

Ny Desi Maulidar menegaskan, bahwa isu perlindungan anak membutuhkan perhatian serius dan dukungan lintas sektor.

Termasuk penguatan kebijakan, pendampingan, serta edukasi berkelanjutan hingga ke tingkat keluarga dan desa.

“Kasus kekerasan terhadap anak menjadi alarm bagi kita semua,” terangnya. 

Baca juga: Desi Maulidar Dilantik Sebagai Ketua TP PKK Aceh Jaya, Ini Pesan Ny Marlina Muzakir Saat Pelantikan

“Keluarga adalah benteng pertama, namun negara juga harus hadir melalui sistem perlindungan yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Desi Maulidar di sela pertemuan dengan jajaran Kementerian PPPA.

Dalam pertemuan tersebut, TP PKK Aceh Jaya mendorong adanya sinergi program antara pusat dan daerah.

Khususnya dalam peningkatan kapasitas kader PKK, penguatan peran UPTD PPA, serta perluasan jangkauan sosialisasi perlindungan anak hingga ke tingkat desa.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis komunitas dan nilai keagamaan sebagai langkah preventif. 

Menurutnya, kolaborasi dengan tokoh agama dan lembaga kemasyarakatan menjadi strategi efektif dalam membangun kesadaran bersama terkait bahaya kekerasan terhadap anak.

“Kami berharap adanya dukungan program dan fasilitasi dari Kementerian PPPA agar upaya pencegahan tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi benar-benar dirasakan oleh keluarga dan anak-anak di desa,” pintanya.

Baca juga: Pemerintah Aceh dan UNICEF Perkuat Koordinasi Perlindungan Anak Saat Situasi Darurat

Ny Desi Maulidar menambahkan, TP PKK Aceh Jaya akan terus mendorong peran aktif keluarga melalui pola komunikasi yang sehat dan pengasuhan yang aman.

Sehingga anak-anak memiliki ruang untuk terbuka dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya dan Kementerian PPPA dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan layak bagi tumbuhkembang anak.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.