Inara Rusli Berpeluang jadi Tersangka Kasus Perzinaan, Insanul Fahmi Ingin Kembali ke Mawa
January 17, 2026 09:37 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Inara Rusli berpeluang jadi tersangka kasus perzinaan setelah Restorative Justice (RJ) gagal.

Sementara itu, Insanul Fahmi ngotot ingin kembali ke Wardatina Mawa.

Kuasa hukum Inara Rusli, Daru Quthny, mengonfirmasi bahwa kliennya telah mendatangi Polda Metro Jaya.

Kedatangan Inara Rusli ke kantor polisi bukan untuk pemeriksaan, melainkan untuk menerima "surat pahit" dari pihak lawan, yakni Mawa.

"Hari ini kami bersama Inara mendatangi Renakta Polda Metro Jaya dalam rangka menerima surat penolakan RJ dari pihak kuasa hukumnya Mawa," ungkap Daru Quthny dikutip dari Wartakotalive.com.

Meski telah ditolak mentah-mentah, Inara Rusli dikabarkan masih berharap ada keajaiban.

Baca juga: Sosok Bripda Muhammad Rio, Brimob Polda Aceh Diduga jadi Tentara Bayaran Rusia, Terdeteksi ke LN

Alasan utamanya bukan sekadar takut dipenjara, melainkan kekhawatiran akan nasib anak-anaknya jika kasus ini berbuntut panjang hingga ke jeruji besi.

Pihak Inara kini berusaha mencari perlindungan hukum agar proses damai masih bisa diupayakan di luar prosedur formal kepolisian.

Konsekuensi dari penolakan damai ini tidak main-main.

Jika Wardatina Mawa tetap bersikukuh pada laporannya, maka penyidik akan segera menaikkan status perkara.

Inara Rusli dan Insanul Fahmi kini berpeluang besar ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan perzinaan.

"Kalau memang belum terjadi perdamaian, kita kembalikan kepada pihak penyidik."

"Mereka punya SOP dan aturan sendiri, apakah akan naik sidik atau gelar perkara, itu hak prerogatif penyidik," jelas Daru dengan pasrah.

Pantang menyerah, pihak Inara Rusli mengklaim akan mencoba jalur komunikasi lain.

Mereka berencana menjalin komunikasi antar kuasa hukum untuk mencoba melunakkan hati Wardatina Mawa.

Inara berharap bisa bertemu langsung dengan Mawa untuk menyampaikan permohonan maafnya secara personal.

Inara Rusli Sesumbar Ingin Minta Maaf

Upaya penyelesaian konflik antara Wardatina Mawa dan pihak Insanul Fahmi hingga kini belum menemukan titik temu.

Jalur hukum justru dipastikan terus berjalan, sementara ruang damai masih tertutup rapat.

Kuasa hukum Mawa menegaskan, prioritas kliennya saat ini adalah memastikan laporan dugaan perzinaan yang telah masuk di Polda Metro Jaya tetap berlanjut ke tahap berikutnya.

Pendekatan non-litigasi tidak menjadi pilihan dalam kondisi emosional yang masih berat.

Kuasa hukum Mawa lainnya, Dharma Praja Pratama, menyebut seluruh energi saat ini difokuskan pada proses hukum yang tengah berjalan.

Ia menegaskan pihaknya telah meminta penyidik agar perkara tersebut segera digelar dan ditingkatkan statusnya.

Di tengah ramainya pembicaraan soal masa depan rumah tangga Insan dan Mawa, Dharma menyebut kliennya telah memiliki sikap tegas terkait pernikahan, meski waktunya belum ditentukan.

Sementara itu, pernyataan Inara Rusli yang sebelumnya mengaku ingin menyampaikan permintaan maaf justru belum ditindaklanjuti secara nyata.

Pihak Mawa mengaku belum pernah menerima komunikasi langsung dari Inara maupun kuasa hukumnya.

"Saya sih baru mengetahui dari media kemarin juga, karena kan memang dari lawyer-nya Inara, dari pihak Inara belum menghubungi saya gitu," ungkap Darma, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu (17/1/2026).

Meski demikian, Darma menegaskan pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya komunikasi, selama ada iktikad nyata dari pihak Inara.

"Jadi ya kalau memang dari pihak Inara mau ada menghubungi ke kami ya kami terima gitu, jika ada yang menghubungi ya. Tapi sampai sekarang belum ada sih soal perdamaian itu," selorohnya.

Namun soal kemungkinan Mawa menerima permintaan maaf, Darma mengaku hal tersebut belum bisa dibicarakan dalam waktu dekat.

Menurutnya, luka batin kliennya masih terlalu dalam untuk membuka ruang pertemuan.

"Memang sampai saat ini masih belum bisa untuk membuka pintu untuk pertemuan atau perdamaian apa pun itu ya, karena memang rasa kecewa yang mendalam Mawa yang masih terasa di hatinya," tandasnya.

"Jadi memang sekarang masih membutuhkan waktulah kalau memang ingin diadakan pertemuan itu," beber Darma lagi.

Ia kembali menegaskan, hingga detik ini tidak pernah ada komunikasi langsung antara pihaknya dengan Inara Rusli.

"Sampai sekarang memang belum pernah berkomunikasi, sama sekali belum pernah berkomunikasi," tegasnya.

Insanul Fahmi Ingin Kembali ke Mawa

Wardatina Mawa, Insanul Fahmi dan Inara Rusli
Wardatina Mawa, Insanul Fahmi dan Inara Rusli (Kolase Instagram | Tribunnews.com)

Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, menyampaikan harapannya agar pertemuan kliennya dengan Wardatina Mawa bisa menjadi jalan keluar bagi masa depan rumah tangga mereka.

Menurut Tommy, pertemuan tersebut diharapkan mampu menghadirkan kejelasan mengenai kelanjutan hubungan Insanul dan Mawa.

Dalam kesempatan itu, ia memilih menempatkan diri secara pasif dan tidak ikut campur terlalu jauh.

Ia menegaskan bahwa persoalan yang dibahas merupakan ranah pribadi keluarga sehingga tidak layak diintervensi oleh kuasa hukum.

“Ikhtiar Mawa sendiri bisa berpikir dan bisa memberikan satu apa ya, kepastian terhadap Insanul seperti apa nanti ke depannya.

Karena tadi saya juga nggak bisa intervensi, nggak bisa masuk juga ke ranah pribadi karena saya pasif. Saya dan kuasa hukumnya

Mawa sepakat untuk pasif," ujar Tommy di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Tommy juga mengungkapkan bahwa Insanul Fahmi memiliki niat tulus untuk kembali membina rumah tangga bersama Mawa.

Niat baik tersebut, kata dia, menjadi alasan utama dirinya memfasilitasi pertemuan keduanya.

Tujuannya adalah untuk membantu memulihkan kembali kepercayaan Mawa yang disebut masih menyimpan luka batin mendalam.

“Tapi karena ada niatan baik Insanul untuk balik kepada Mawa, untuk bisa kembali lagi kepada Mawa, maka inilah fasilitasi saya untuk bisa membangun lagi trust-nya Mawa. Jadi memang benar-benar sangat sakit sekali ya Mawa ini. Jadi ya itu yang dirasakan, jadi kita pahami,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pertemuan itu dilandasi niat baik dari semua pihak yang terlibat.

“Makanya oleh karena itu dengan pertemuan tadi kita sama-sama positive thinking. Artinya kita tidak ada negatif, tidak ada pemikiran-pemikiran apapun karena niatnya adalah nawaitu kita waktu berangkat sama Insan,” katanya.

Tommy juga menuturkan bahwa Insanul berkali-kali menyampaikan niatnya dengan penuh ketulusan.

“Insan nawaitunya apa? ‘Saya mau Bang kembali lagi karena saya sayang sekali sama Mawa’. Itu yang tersebut sekali di kuping saya sampai di mobil pun dia sampai menyebut itu,” pungkas Tommy.

Momen Insanul Fahmi Bertemu dan Meminta Maaf

SEDANG DISOROT - Inara Rusli kini dilaporkan ke polisi Jaya karena diduga jadi selingkuhan suami Wardatina Mawa yang bernama Insanul Fahmi. Inara yang merupakan mantan penyanyi istri Virgoun itu dilaporkan Waratina Wawa ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan perselingkuhan dan perzinahan pada Sabtu (22/11/2025).
SEDANG DISOROT - Inara Rusli kini dilaporkan ke polisi Jaya karena diduga jadi selingkuhan suami Wardatina Mawa yang bernama Insanul Fahmi. Inara yang merupakan mantan penyanyi istri Virgoun itu dilaporkan Waratina Wawa ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan perselingkuhan dan perzinahan pada Sabtu (22/11/2025). (Kolase Instagram/@wardatinamawa)

Insanul Fahmi akhirnya bertemu langsung dengan Wardatina Mawa dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Kamis (15/1/2026). 

Pertemuan tersebut dihadiri masing-masing pihak beserta kuasa hukum dan keluarga dari pihak Mawa.

Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, mengatakan pertemuan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB di kantor penasihat hukum Wardatina Mawa, sesuai kesepakatan yang telah dibangun sebelumnya.

“Sekitar pukul 10.30 pagi kami selaku kuasa hukum bersama Insanul datang ke kantor kuasa hukum Mawa di daerah Tomang. Yang sudah disepakati malam sebelumnya, para pihak dihadirkan, baik dari pihak Mawa, kuasa hukumnya, keluarganya termasuk kakaknya, kemudian saya selaku kuasa hukum Insanul dan Insanul sendiri hadir,” ujar Tommy kepada awak media di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Insanul Fahmi akhirnya bisa bertemu dengan anaknya. Tommy menyebut momen tersebut berlangsung haru dan berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah apa yang diinginkan oleh Insanul semua bisa terlaksana dengan baik. Dia bisa bertemu dengan anaknya dan benar-benar melepaskan kangen karena sudah lama sekali tidak bertemu. Sampai dia membelikan mainan, berpelukan, dan bermain bersama-sama,” katanya.

Tommy menjelaskan pertemuan tersebut masih bersifat pendahuluan sebagai langkah awal menuju perdamaian atau islah antara kedua belah pihak.

“Kalau kita bicara pendahuluan, pertemuan ini adalah bentuk awal. Karena sudah lama tidak bertemu dan sebelumnya ada pernyataan-pernyataan dari masing-masing pihak, maka kita buat islah agar bisa duduk bareng,” jelasnya.

(Bangkapos.com/TribunnewsMaker.com/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.