Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Laga Gresik United vs Persiba Bantul di Lapangan Thor, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (17/1/2026) sore, berakhir dengan skor imbang 0-0.
Hasil laga lanjutan Liga Nusantara 2025/2026 ini jelas membuat kubu Gresik United kecewa, karena tim menargetkan kemenangan.
Laskar Joko Samudro dipaksa puas dengan mengantongi 1 poin.
Posisi Gresik United masih belum aman di klasemen sementara.
Saat ini, Gresik United naik satu peringkat ke peringkat empat dengan 16 poin.
Namun dengan catatan, Persebata Lembata yang turun peringkat lima dengan 15 poin, baru akan bertanding melawan Persekabpas Pasuruan pada Sabtu (17/1/2026) malam.
Gresik United masih bergantung tim lain, jika Persebata menang, tim kebanggaan warga Gresik ini akan kembali ke peringkat lima, berada di posisi play off degradasi.
Masih ada dua pertandingan tersisa untuk mengubah nasib.
Kedua pertandingan wajib dimenangkan demi naik peringkat menghindari babak play off degradasi dan bertahan di Liga Nusantara.
Posisi Persiba Bantul dengan raihan hasil seri, membuatnya masih bertahan di peringkat tiga.
Baca juga: Gresik United vs Persiba Bantul, Laskar Joko Samudro Wajib Menang demi Menjauhi Zona Degradasi
Gresik United yang bermaterikan para pemain muda gagal memanfaatkan sejumlah peluang menjadi gol.
Perubahan yang dilakukan Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah juga masih belum maksimal.
Meski begitu, Andik mengaku bersyukur dengan hasil tersebut.
"Kita tetap mensyukuri hasil ini meskipun kita nggak puas, ya. Sebenarnya dari awal kita sudah mempersiapkan tim untuk menghadapi Persiba Bantul. Setidaknya kita sudah tahu kelebihan, kekurangan pemain. Ya sebenarnya kita sudah memanfaatkan, dapat peluang untuk memanfaatkan kesempatan itu, tapi belum bisa dikonversi jadi gol," ujar Andik usai laga.
Andik menjelaskan, pada babak kedua, pihaknya juga melakukan sejumlah perubahan dibanding babak pertama.
Gresik United bermain lebih offense dan lebih menekan Persiba Bantul.
"Kembali lagi, kita masih belum dapat poin penuh hari ini tapi tetap kita akan terus berusaha agar ke depannya kita bisa terhindar dari degradasi," jelasnya.
Pemain belakang Gresik United, Rigyaldo menambahkan, hasil evaluasi pertandingan hari ini adalah penyelesaian akhir.
Hal ini akan dilakukan perbaikan untuk dua laga tersisa.
"Ya, terima kasih. Mungkin dari pertandingan hari ini yang kita evaluasi mungkin dari finishing ya. Dari finishing, mungkin kita kurang tenang atau kurang sabar dalam mengambil keputusan. Di pertandingan selanjutnya kita berharap finishing kita lebih baik lagi dan bisa meraih kemenangan," bebernya.
Gresik United menyisakan laga melawan Persebata Lembata pada Rabu (21/1/2026) di Lapangan Thor Surabaya.
Pertandingan ini tak ubahnya laga final bagi Gresik United demi bertahan di Liga Nusantara.
Lalu pertandingan terakhir melawan Perseden Denpasar pada Minggu (25/1/2026).
Kemenangan dua laga ini bisa membuat Gresik United bertahan di Liga Nusantara meski masih bergantung pada tim lain.