TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Sebanyak 38 orang jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS ) Bahu Manado yang diduga mengalami keracunan makanan sempat menjalani perawatan medis di RSUD Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga (ODSK) Provinsi Sulawesi Utara.
Hal ini dibenarkan oleh Direktur RSUD ODSK saat dikonfirmasi via whatsapp, Sabtu (17/1/2026).
"Mereka masuk tadi malam, tetapi sudah dipulangkan ke rumah jadi hanya rawat jalan," ujar dr Lidya Tulus.
Baca juga: 94 Jemaat Gereja Mawar Sharon Manado Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan
Kata Lidya, semua pasien mendapat perawatan baik sehingga bisa semuanya bisa ditolong.
"Syukurlah semua bisa ditolong dan sudah pulang rumah untuk istirahat," ungkapnya.
GMS Manado terletak di di Kompleks Bahu Mall, Jalan Wolter Monginsidi, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.
Keracunan makanan massal ini terjadi setelah selesai ibadah dan digelar makan bersama pada, Jumat (16/1/2026) sore.
Hal ini telah dibenarkan oleh Kapolsek Malalayang Polresta Manado AKP Jusman Mori.
"Benar diduga terjadi kerancuan makanan kemarin," ujar Jusman saat dikonfirmasi via whatsapp, Sabtu (17/1/2026).
Jusman menjelaskan dari data yang diperoleh ada 94 orang yang dilarikan ke beberapa rumah sakit.
"Ada yang sudah pulang baru mengalami mual ada yang masih dalam perjalanan rasa pusing dan mual jadi langsung datang ke rumah sakit.
Yang pasti sudah langsung ditangani oleh rumah sakit dan ada juga para korban ini sudah pulang ke rumah masing-masing," ungkapnya.
Menurutnya, kasus ini sudah ditangani oleh Polresta Manado dan pengurus gereja serta yang menyediakan makanan akan dimintai keterangan.
"Kemungkinan besar Polresta akan minta keterangan ke beberapa pihak termasuk pengurus gereja," pungkasnya. (FER)