Sosok Pilot Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air yang Dilaporkan Hilang Kontak di Pegunungan Maros 
January 17, 2026 10:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Kapten Andy Dahananto, Direktur Operasi sekaligus pilot senior Indonesia Air Transport, dilaporkan hilang kontak saat mengemudikan pesawat ATR 42-500 di kawasan pegunungan Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). 

Pesawat dengan rute Yogyakarta-Makassar ini mengangkut 11 orang dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim Basarnas. 

“Kami menerima informasi dari AirNav bahwa telah terjadi lost contact pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air,” ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, dikutip SURYA.co.id dari Tribun-Timur.com.

Baca juga: Jejak Sabrang Anak Cak Nun yang Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Lulusan Kanada

Kronologi Hilang Kontak di Jalur Pendaratan 

Pesawat yang berangkat dari Bandara Adisutjipto ini kehilangan komunikasi pada pukul 13.17 WITA saat bersiap mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin. 

Pihak Kementerian Perhubungan mengungkapkan adanya ketidaksesuaian jalur sebelum pesawat hilang dari radar. 

“Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya. Sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi,” jelas Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Endah Purnama Sari. 

Ia menambahkan bahwa komunikasi terputus saat instruksi lanjutan diberikan. 

“ATC kemudian memberikan instruksi lanjutan agar pesawat kembali ke jalur pendaratan sesuai prosedur. Saat arahan terakhir disampaikan, komunikasi dengan awak pesawat mendadak terputus," tambahnya. 

Sosok Kapten Andy Dahananto 

Kapten Andy Dahananto bukan sekadar pilot biasa di Indonesia Air Transport. 

Pria kelahiran 1967 itu merupakan lulusan Juanda Flying School tahun 1987. 

Ia telah bergabung dengan maskapai sejak 1988 sebagai Pilot Fix Wing. 

Selain di kokpit, Andy menjabat sebagai Direktur Operasi berdasarkan Akta Keputusan Rapat Nomor 14 tertanggal 19 Juni 2019. 

Pihak manajemen menegaskan bahwa Andy tidak memiliki hubungan keluarga dengan jajaran Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali. 

Daftar Manifes Penumpang dan Kru 

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 8 kru dan 3 penumpang di dalam pesawat tersebut:
 
Kru: 

1. Kapten Andy Dahananto (Pilot) 

2. Yudha Mahardika (FO) 

3. Sukardi 

4. Hariadi 

5. Franky D Tanamal 

6. Junaidi 

7. Florencia Lolita 

8. Esther Aprilita S. 

Penumpang: 

1. Deden 

2. Ferry 

3. Yoga 

Kendala Cuaca di Karst Leang-Leang 

Lokasi pencarian saat ini difokuskan di kawasan karst Leang-Leang, Maros. 

Namun, medan pegunungan dan cuaca ekstrem menjadi hambatan utama bagi tim gabungan TNI, Polri, dan Basarnas. 

“Medannya cukup berat, kawasan pegunungan, estimasi waktu tempuh sekitar dua hingga tiga jam dari posko. Saat drone diterbangkan, kabut cukup tebal dan disertai hujan sehingga menghalangi jarak pandang. Kami menunggu cuaca membaik untuk kembali mendekat ke titik koordinat terakhir,” pungkas Andi Sultan, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.