TRIBUNNEWS.COM – ONIC Esports akhirnya memastikan tiket ke babak play-off M7 World Championship setelah meraih kemenangan atas Team Falcons di Babak 5 Swiss Stage pada Sabtu (17/1/2026) malam WIB. Hasil ini membuat Landak Kuning resmi menyusul Alter Ego sebagai wakil Indonesia di play-off alias fase gugur.
Bermain dalam format Best of Three (Bo3), ONIC susah payah mengalahkan Team Falcons hingga game ketiga dengan skor 2-1.
Pada game pertama, ONIC menunjukkan perbedaan kelas. Draft pick yang solid dipadukan dengan eksekusi objektif yang rapi membuat Team Falcons kesulitan bernapas.
ONIC menutup game pertama dengan kemenangan cepat setelah mengamankan Lord pertama dan memenangkan team fight besar di mid lane berkat permainan agresif Jungler ONIC, yakni Kairi yang memakai Hayabusa.
Pada game kedua, ONIC sempat kecolongan. Meski berhasil membawa ke late game, base Landak Kuning akhirnya hancur pada menit ke-23.
Sementara pada game penentuan, ONIC yang kembali tampil agresif berhasil memenangkan game tersebut berkat andil Kairi yang memakai Joy.
Berkat hasil ini ONIC resmi lolos ke play-off M7 World Championship dengan mengantongi tiga kemenangan dan dua kali kekalahan.
Seperti yang diketahui, tim yang meraih tiga kemenangan dipastikan lolos ke play-off, sedangkan tim yang menelan tiga kekalahan akan tersingkir termasuk Team Falcons.
Di sisi lain, Alter Ego sudah terlebih dahulu lolos dengan mulus setelah mengamankan tiga kemenangan beruntun tanpa sekalipun kalah.
Sebagai informasi, babak play-off alias knockout stage akan digelar mulai Minggu, 18 Januari 2026.
Baca juga: Total Hadiah M7 World Championship Capai Rp16 M, Alter Ego dan ONIC di Jalur Persaingan
Game 1
Team Falcons mendapatkan hak memilih hero pertama dengan komposisi Claude, Baxia, Kimmy, Hilda, dan Esmeralda.
Sementara itu, ONIC merespons dengan Yu Zhong, Zhuxin, Chou, Hayabusa, dan Lunox.
Memasuki Land of Dawn, ONIC langsung tampil agresif sejak early game. Hasilnya, Kairi yang menggunakan Hayabusa berhasil mengamankan first kill.
Dominasi ONIC semakin terlihat setelah memenangkan perebutan Turtle pertama pada menit ketiga, sekaligus unggul 1.500 gold.
Meski gagal mengamankan Turtle kedua, ONIC tetap mampu memenangi team fight, sehingga keunggulan Landak Kuning melebar hingga 4.200 gold.
Team Falcons kemudian mengalami wipe out pada menit kesembilan usai kalah dalam team fight di area mid lane. Permainan agresif Kairi membuatnya telah mengoleksi tujuh kill hingga fase tersebut.
Keunggulan telak ONIC membuat mereka mendapatkan Lord secara gratis tanpa perlawanan pada menit ke-11. Melalui dorongan Lord tersebut, pertahanan Team Falcons mulai runtuh setelah base turret mereka hancur.
Terbukanya lini pertahanan Team Falcons akhirnya memudahkan ONIC menyudahi perlawanan hanya dalam waktu 12 menit.
Sementara itu, permainan apik dari Kairi membawanya sebagai MVP pada game pertama ini.
Game 2
Pada game kedua, Team Falcons kembali mendapat hak memilih hero lebih dulu dengan komposisi Zhuxin, Chou, Hayabusa, Gloo, dan Cici.
ONIC membalas dengan Yu Zhong, Karrie, Lylia, Hylos, serta Guinevere.
Dengan draft pick berbeda dari game pertama, ONIC justru kesulitan mengimbangi permainan Team Falcons di early game. Landak Kuning tertinggal sekitar 2.000 gold setelah kalah dalam perebutan Turtle pada menit ketiga.
Meski demikian, ONIC merespons cepat dengan memenangkan team fight pada menit kelima, walau kembali gagal mengamankan Turtle.
Team Falcons kemudian kembali memegang kendali setelah menghancurkan turret ONIC di jalur atas dan bawah pada menit ketujuh.
Dominasi Team Falcons berlanjut setelah memenangi team fight pada menit kedelapan, yang membuat keunggulan mereka melebar hingga 4.700 gold.
Situasi semakin sulit bagi ONIC setelah mereka terkena wipe out di area atas pada menit ke-10. Kondisi itu memberi Team Falcons kesempatan mendapatkan Lord secara gratis.
Beruntung, ONIC masih mampu bertahan dari gempuran Lord pertama tersebut.
Memasuki menit ke-13, Team Falcons benar-benar menekan ONIC hingga hanya mampu bertahan di area base, dengan selisih keunggulan mencapai 10.500 gold.
Namun, ONIC bangkit pada menit ke-14 setelah memenangi team fight krusial. Selisih gold pun menyusut menjadi 5.700, sekaligus memberi ONIC Lord kedua secara gratis.
ONIC kembali mengamankan Lord pada menit ke-18. Sayangnya, Team Falcons mampu menahan serangan tersebut.
Malapetaka bagi ONIC datang pada menit ke-22 ketika Team Falcons berhasil mengamankan Lord Evolved.
Melalui dorongan Lord tersebut, ONIC tak mampu lagi mempertahankan base dan harus mengakui keunggulan Team Falcons, sehingga pertandingan berlanjut ke game ketiga.
Game 3
Pada game ketiga, giliran ONIC yang mendapatkan pick pertama: Yu Zhong, Kalea, Kimmy, Joy dan Granger.
Sedangkan Team Falcons membalasnya dengan Chou, Valentina, Baxia, Moskov dan Phoveus.
Memasuki Land of Dawn, ONIC tampil agresif dan mendapatkan first kill lewat Kairi.
Pada menit ke-3, ONIC pun sudah unggul 2.500 gold setelah memenangkan kontes Turtle pertama.
ONIC pun semakin memegang kendali setelah memenangkan kontes Turtle pada menit ke-5 dan sekaligus menjauhi dengan 5.000 gold.
Landak Kuning pun tak memberikan nafas untuk Team Falcon hingga Kairi mendapatkan Turtle ketiganya pada menit ke-7.
Pada menit ke-11, base Team Falcons terbuka lewat setelah dua turret area tengah dan bawah hancur akibat serangan Lord.
Tak ingin kehilangan momentum, ONIC berhasil menyudahi perlawanan Team Falcons dalam kurun waktu 13 menit.
(Tribunnews.com/Ali)