2 Hari, 3 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Surabaya, Terlindas Truk Sampah hingga Senggolan Motor
January 18, 2026 12:14 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tiga kecelakaan maut di Surabaya, Jawa Timur, yang terjadi pada Jumat (16/1/2026) dan Sabtu (17/1/2026) menewaskan tiga orang pengendara motor.

Pada Sabtu (17/1/2026) siang, pemotor Honda Beat bernopol L-5052-GV berinisial MP (49) warga Karang Pilang, Surabaya, meninggal dunia usai terlibat kecelakaan dengan truk angkut sampah bernopol L-8063-CP yang dikemudikan HO (49) warga Surabaya. 

Tubuh korban terlindas roda truk sampah yang melaju dari arah berlawanan sesaat terjatuh di ruas jalan tersebut.

Korban yang meninggal dunia di lokasi, langsung dievakuasi ke Kamar Mayat RSUD dr Soetomo Surabaya. 

Menurut Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, korban semula melaju dari arah utara ke selatan, sekitar pukul 13.30 WIB. 

Setibanya di ruas Jalan Bundaran Satelit, yakni tepat seberang depan bangunan restoran, korban diduga melanggar Alat Pemberi isyarat Lalu Lintas (APILL) yang menyala merah.

Akibatnya, korban terlibat kecelakaan dengan truk pengangkut sampah yang berjalan dari arah berlawanan, yakni arah selatan ke utara saat lampu menyala hijau. 

"(Diduga) Penyebab kecelakaan faktor manusia melanggar APILL," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Sabtu (17/1/2025). 

Kecelakaan pada Jumat

Sebelumnya, kecelakaan melibatkan pemotor juga terjadi di kawasan Jalan Semarang, Bubutan, Surabaya, pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 20.49 WIB.

Baca juga: Terserempet hingga Jatuh dari Boncengan, Wanita di Jember Tewas Terlindas Truk Kontainer

Korban meninggal dunia adalah pemotor Honda Scoopy bernopol L-3059-PN, berinisial L (56) warga Kebalen Wetan, Pabean Cantikan, Surabaya. 

Kecelakaan tersebut melibatkan pemotor Suzuki Satria bernopol AG-2686-ECV.

Saat itu, korban melaju dari arah selatan ke utara di ruas jalan tersebut.

Saat hendak memutar lajur atau putar arah balik, korban terlibat kecelakaan diduga terserempet pemotor lain yakni Suzuki Satria. 

Kemudian, pada hari yang sama, Jumat (16/1/2026), sekitar pukul 00.15 WIB, pemotor Suzuki Satria Fu berinisial RM (36) meninggal dunia usai terlibat kecelakaan di Jalan Raya Dukuh Kupang, Dukuh Pakis, Surabaya. 

Korban terlibat kecelakaan dengan pemotor Honda Scoopy berinisial AK (26) warga Probolinggo.

Menurut Iptu Suryadi, kecelakaan bermula saat Honda Scoopy melaju dari arah utara ke selatan di ruas jalan tersebut. 

Setibanya di lokasi, pemotor itu diduga kurang berhati-hati saat melintas hingga masuk lajur berlawanan. 

"Sehingga terjadi laka lantas dengan sepeda motor Suzuki Satria FU yang berjalan lurus dari arah selatan ke utara," ujar Suryadi. 

Sekadar diketahui, Satlantas Polrestabes Surabaya melansir data jumlah kecelakaan beserta fatalitasnya, dalam Analisa dan Evaluasi Kamtibmas Kota Surabaya Tahun 2025, pada Rabu (31/12/2025).

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan sepanjang tahun 2025 sejumlah 180 orang.

Kemudian, korban luka berat sejumlah 12 orang. 

Data tersebut menunjukkan tren penurunan fatalitas kecelakaan sekitar satu persen dibandingkan tahun 2024, yakni jumlah korban meninggal dunia 182 orang.

Namun, mengenai data kejadian kecelakaan pada sepanjang tahun 2025 cenderung meningkat dalam persentase 18 persen, dibanding setahun lalu. 

Catatannya, tahun 2025 jumlah kecelakaan 1.762 kasus, sedangkan tahun 2024 sejumlah 1.488 kasus. 

"Kami mengedepankan (penindakan pelanggaran melalui) ETLE. Demikian terhadap pelanggaran lalu lintas cukup fatal kami lakukan penilangan," ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan di Mapolrestabes Surabaya, pada Rabu (31/12/2025). 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.