Baca juga: 25 Contoh Teks Eksplanasi, Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri-ciri, Struktur, Contoh Topik
Dalam upaya memahami jejak langkah seorang tokoh, kita seringkali terpaku pada rentetan peristiwa dan tanggal-tanggal penting.
Namun, lebih dari sekadar catatan sejarah, terdapat sebuah genre tulisan yang mampu menghidupkan kembali sosok tersebut, mengungkap karakter, pencapaian, dan tantangan yang membentuknya.
Inilah yang kita kenal sebagai teks biografi – sebuah jendela yang memungkinkan kita untuk menyelami kehidupan orang lain, belajar dari pengalaman mereka, dan menghargai kontribusi yang telah mereka berikan kepada dunia.
Secata istilah, pengertian teks biografi adalah tulisan yang mengisahkan riwayat hidup seseorang.
Lebih dari sekadar daftar tanggal dan peristiwa, biografi berusaha menggambarkan karakter, kepribadian, pencapaian, dan tantangan yang dihadapi oleh tokoh tersebut.
Teks biografi bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang kehidupan seseorang dan dampaknya bagi dunia sekitarnya.
Berikut ciri-ciri teks biografi :
- Fokus pada Satu Tokoh: Mengisahkan kehidupan satu orang secara mendalam.
- Berbasis Fakta: Informasi yang disajikan harus akurat dan dapat diverifikasi.
- Kronologis: Menceritakan peristiwa kehidupan secara berurutan dari lahir hingga saat ini (atau hingga meninggal).
- Objektif: Meskipun ditulis dengan gaya yang menarik, biografi harus tetap objektif dan tidak memihak.
- Mengungkap Karakter: Menggambarkan kepribadian, nilai-nilai, dan keyakinan tokoh.
- Menjelaskan Pencapaian: Memaparkan prestasi, kontribusi, dan dampak positif tokoh.
- Menceritakan Tantangan: Mengungkap kesulitan, hambatan, dan kegagalan yang dihadapi tokoh.
- Inspiratif: Biografi yang baik dapat menginspirasi pembaca untuk belajar dari pengalaman tokoh.
Berikut struktur teks biografi :
- Orientasi (Pengenalan): Bagian awal yang memperkenalkan tokoh, latar belakang keluarga, tempat dan tanggal lahir, serta informasi awal yang relevan.
- Kejadian Penting (Events): Bagian inti yang menceritakan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan tokoh secara kronologis. Bagian ini mencakup pencapaian, tantangan, kegagalan, dan momen-momen penting yang membentuk kehidupan tokoh.
- Reorientasi (Kesimpulan): Bagian akhir yang berisi kesimpulan atau pandangan penulis tentang tokoh. Reorientasi bersifat opsional dan dapat berisi refleksi tentang makna kehidupan tokoh atau dampaknya bagi masyarakat.
Berikut jenis-jenis biografi :
- Biografi Singkat (Short Biography): Menyajikan informasi penting tentang tokoh secara ringkas dan padat.
- Biografi Panjang (Long Biography): Mengisahkan kehidupan tokoh secara lebih mendalam dan detail.
- Biografi Otobiografi (Autobiography): Ditulis oleh tokoh itu sendiri tentang kehidupannya.
- Biografi yang Diotorisasi (Authorized Biography): Ditulis dengan izin dan kerjasama dari tokoh atau keluarganya.
- Biografi yang Tidak Diotorisasi (Unauthorized Biography): Ditulis tanpa izin dari tokoh atau keluarganya.
Berikut tujuan teks biografi :
- Memberikan Informasi: Menyajikan fakta dan detail tentang kehidupan seseorang.
- Menginspirasi: Memotivasi pembaca untuk belajar dari pengalaman dan pencapaian tokoh.
- Menghibur: Menawarkan kisah yang menarik dan menghibur tentang kehidupan seseorang.
- Memahami Sejarah: Memberikan wawasan tentang konteks sejarah dan sosial di mana tokoh hidup.
- Menghargai Jasa: Mengakui dan menghargai kontribusi tokoh bagi masyarakat.
Berikut 5o contoh teks biografi singkat tentang tokoh-tokoh terkenal di Indonesia dan dunia mulai dari ilmuan, tokoh politik hingga sastrawan :
1. B.J. Habibie
Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih dikenal sebagai B.J. Habibie, lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Ia adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga, menjabat dari tahun 1998 hingga 1999. Habibie dikenal sebagai seorang insinyur penerbangan yang brilian. Ia menempuh pendidikan tinggi di Jerman dan berhasil meraih gelar doktor di bidang teknik penerbangan. Habibie berkontribusi besar dalam pengembangan industri pesawat terbang di Indonesia, melalui PT. IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara). Setelah Soeharto mengundurkan diri pada tahun 1998, Habibie diangkat menjadi presiden. Masa jabatannya singkat, namun ia berhasil melakukan reformasi di berbagai bidang. Habibie meninggal dunia pada tanggal 11 September 2019 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
2. Marie Curie
Marie Curie lahir dengan nama Maria Skłodowska di Warsawa, Polandia, pada tanggal 7 November 1867. Ia adalah seorang fisikawan dan kimiawan yang terkenal karena penelitiannya tentang radioaktivitas. Marie Curie menjadi wanita pertama yang meraih Hadiah Nobel, dan satu-satunya orang yang memenangkan Hadiah Nobel di dua bidang sains yang berbeda (fisika dan kimia). Bersama suaminya, Pierre Curie, ia menemukan unsur-unsur radioaktif polonium dan radium. Penelitiannya tentang radioaktivitas telah merevolusi bidang kedokteran dan fisika. Marie Curie meninggal dunia pada tanggal 4 Juli 1934 akibat terpapar radiasi selama bertahun-tahun.
3. Nelson Mandela
Nelson Mandela lahir di Mvezo, Afrika Selatan, pada tanggal 18 Juli 1918. Ia adalah seorang revolusioner anti-apartheid, politisi, dan filantropis yang menjadi simbol perjuangan melawan diskriminasi rasial. Mandela menghabiskan lebih dari 27 tahun di penjara karena aktivitas politiknya menentang apartheid. Setelah dibebaskan pada tahun 1990, ia berperan penting dalam mengakhiri apartheid dan membangun Afrika Selatan yang demokratis. Mandela menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan dari tahun 1994 hingga 1999. Ia menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1993 atas usahanya mengakhiri apartheid. Nelson Mandela meninggal dunia pada tanggal 5 Desember 2013 dan dikenang sebagai pahlawan kemanusiaan.
4. Soekarno
Soekarno lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 6 Juni 1901. Ia adalah Presiden pertama Republik Indonesia, memimpin dari tahun 1945 hingga 1967. Soekarno adalah tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia dikenal sebagai orator yang ulung dan memiliki karisma yang kuat. Bersama Mohammad Hatta, Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno juga berperan aktif dalam gerakan non-blok dan menjadi salah satu pemimpin dunia yang disegani. Soekarno meninggal dunia pada tanggal 21 Juni 1970 dan dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.
5. Albert Einstein
Albert Einstein lahir di Ulm, Jerman, pada tanggal 14 Maret 1879. Ia adalah seorang fisikawan teoretis yang mengembangkan teori relativitas, salah satu dari dua pilar fisika modern (bersama dengan mekanika kuantum). Einstein menerima Hadiah Nobel Fisika pada tahun 1921 atas jasanya dalam bidang fisika teoretis, dan terutama atas penemuan hukum efek fotolistrik. Teori relativitas Einstein telah merevolusi pemahaman kita tentang ruang, waktu, gravitasi, dan alam semesta. Einstein meninggal dunia pada tanggal 18 April 1955 dan dikenang sebagai salah satu ilmuwan terbesar sepanjang masa.
6. Leonardo da Vinci
Leonardo da Vinci lahir di Vinci, Italia, pada tanggal 15 April 1452. Ia adalah seorang polimatik Renaisans Italia: seorang pelukis, pematung, arsitek, musisi, ilmuwan, penemu, ahli anatomi, geolog, kartografer, botanis, dan penulis. Da Vinci sering dianggap sebagai salah satu orang paling berbakat yang pernah hidup. Karyanya yang paling terkenal termasuk lukisan "Mona Lisa" dan "Perjamuan Terakhir". Selain seni, ia juga membuat banyak penemuan dan rancangan inovatif di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Leonardo da Vinci meninggal dunia pada tanggal 2 Mei 1519.
7. Malala Yousafzai
Malala Yousafzai lahir di Mingora, Pakistan, pada tanggal 12 Juli 1997. Ia adalah seorang aktivis pendidikan Pakistan yang memperjuangkan hak-hak perempuan, terutama hak untuk mendapatkan pendidikan. Pada tahun 2012, ia ditembak di kepala oleh Taliban karena aktivitasnya tersebut. Malala selamat dari serangan itu dan terus melanjutkan perjuangannya. Pada tahun 2014, ia menerima Hadiah Nobel Perdamaian, menjadi penerima termuda dalam sejarah penghargaan tersebut. Malala Yousafzai terus menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia dengan keberanian dan dedikasinya terhadap pendidikan.
8. Steve Jobs
Steve Jobs lahir di San Francisco, California, pada tanggal 24 Februari 1955. Ia adalah seorang pengusaha, penemu, dan perancang yang merupakan salah satu pendiri, ketua, dan CEO Apple Inc. Jobs dikenal karena revolusinya dalam industri komputer, musik, dan film. Ia bertanggung jawab atas pengembangan produk-produk ikonik seperti Macintosh, iPod, iPhone, dan iPad. Steve Jobs meninggal dunia pada tanggal 5 Oktober 2011 akibat kanker pankreas.
9. R.A. Kartini
Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah, pada tanggal 21 April 1879. Ia adalah seorang tokoh Jawa dan pahlawan nasional Indonesia yang dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan dan kesetaraan. Ia menulis surat-surat yang berisi pemikiran-pemikirannya tentang emansipasi perempuan, yang kemudian dibukukan dengan judul "Habis Gelap Terbitlah Terang". R.A. Kartini meninggal dunia pada tanggal 17 September 1904.
10. Mahatma Gandhi
Mohandas Karamchand Gandhi, atau yang lebih dikenal sebagai Mahatma Gandhi, lahir di Porbandar, India, pada tanggal 2 Oktober 1869. Ia adalah seorang pemimpin spiritual dan politisi India yang memimpin gerakan kemerdekaan India. Gandhi dikenal karena filosofi perlawanan tanpa kekerasan (Satyagraha) yang ia terapkan dalam perjuangannya. Ia berhasil memimpin India meraih kemerdekaan dari penjajahan Inggris pada tahun 1947. Mahatma Gandhi meninggal dunia pada tanggal 30 Januari 1948, dibunuh oleh seorang ekstremis Hindu.
11. William Shakespeare
William Shakespeare lahir di Stratford-upon-Avon, Inggris, diperkirakan pada tanggal 23 April 1564. Ia adalah seorang penyair, dramawan, dan aktor Inggris, yang secara luas dianggap sebagai penulis terbesar dalam bahasa Inggris dan dramawan terhebat di dunia. Karya-karyanya, termasuk drama seperti "Hamlet", "Romeo and Juliet", dan "Macbeth", serta soneta-soneta yang indah, terus dipentaskan dan dipelajari di seluruh dunia. William Shakespeare meninggal dunia pada tanggal 23 April 1616.
12. Abraham Lincoln
Abraham Lincoln lahir di Hodgenville, Kentucky, pada tanggal 12 Februari 1809. Ia adalah Presiden Amerika Serikat ke-16, menjabat dari tahun 1861 hingga 1865. Lincoln memimpin Amerika Serikat melalui Perang Saudara Amerika, berhasil mempertahankan persatuan negara, dan menghapuskan perbudakan. Ia dikenal karena pidato-pidatonya yang inspiratif dan kepemimpinannya yang kuat. Abraham Lincoln dibunuh pada tanggal 15 April 1865.
13. Mother Teresa
Mother Teresa lahir dengan nama Anjezë Gonxhe Bojaxhiu di Skopje, Makedonia, pada tanggal 26 Agustus 1910. Ia adalah seorang biarawati Katolik Roma Albania-India yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani orang miskin dan sakit di Kalkuta, India. Mother Teresa mendirikan Misionaris Cinta Kasih, sebuah ordo religius yang melayani orang-orang yang paling membutuhkan. Ia menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1979 atas karyanya. Mother Teresa meninggal dunia pada tanggal 5 September 1997 dan dikanonisasi sebagai santa oleh Gereja Katolik pada tahun 2016.
14. Marie Antoinette
Marie Antoinette lahir di Wina, Austria, pada tanggal 2 November 1755. Ia adalah Ratu Prancis sebagai istri Raja Louis XVI. Marie Antoinette dikenal karena gaya hidupnya yang mewah dan sikapnya yang kurang peduli terhadap rakyat miskin. Ia menjadi simbol ketidakadilan dan ketidaksetaraan sosial yang memicu Revolusi Prancis. Marie Antoinette dieksekusi dengan guillotine pada tanggal 16 Oktober 1793.
15. Lionel Messi
Lionel Messi lahir di Rosario, Argentina, pada tanggal 24 Juni 1987. Ia adalah seorang pemain sepak bola profesional Argentina yang bermain sebagai penyerang untuk klub Ligue 1 Paris Saint-Germain dan kapten tim nasional Argentina. Messi secara luas dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat sepanjang masa. Ia telah memenangkan banyak penghargaan individu dan tim, termasuk tujuh Ballon d'Or, lebih banyak dari pemain mana pun dalam sejarah.
16. Mohammad Hatta
Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada tanggal 12 Agustus 1902. Ia adalah Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, mendampingi Soekarno. Hatta dikenal sebagai seorang ekonom dan negarawan yang memiliki integritas tinggi. Bersama Soekarno, ia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Hatta juga berperan penting dalam merumuskan dasar-dasar ekonomi Indonesia. Mohammad Hatta meninggal dunia pada tanggal 14 Maret 1980 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
17. Jenderal Sudirman
Jenderal Sudirman lahir di Bodas Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah, pada tanggal 24 Januari 1916. Ia adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang dikenal karena kepemimpinannya dalam perang kemerdekaan. Meskipun sakit parah, Sudirman tetap memimpin gerilya melawan Belanda. Ia menjadi simbol semangat perjuangan dan pantang menyerah. Jenderal Sudirman meninggal dunia pada tanggal 29 Januari 1950 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta.
18. Ki Hajar Dewantara
Ki Hajar Dewantara lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889 dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Ia adalah seorang aktivis kemerdekaan Indonesia, pelopor pendidikan bagi kaum pribumi, dan pendiri Taman Siswa. Ki Hajar Dewantara dikenal dengan semboyannya "Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani" (di depan memberi contoh, di tengah membangun kemauan, dari belakang mendukung). Ki Hajar Dewantara meninggal dunia pada tanggal 26 April 1959 dan ditetapkan sebagai pahlawan nasional Indonesia.
19. Cut Nyak Dien
Cut Nyak Dien lahir di Lampadang, Aceh, sekitar tahun 1848. Ia adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari Aceh. Cut Nyak Dien memimpin perlawanan terhadap Belanda setelah suaminya, Teuku Umar, meninggal dunia. Ia dikenal karena keberanian dan ketangguhannya dalam memimpin perang gerilya. Cut Nyak Dien ditangkap oleh Belanda pada tahun 1906 dan diasingkan ke Sumedang, Jawa Barat, hingga meninggal dunia pada tanggal 6 November 1908.
20. Pangeran Diponegoro
Pangeran Diponegoro lahir di Yogyakarta pada tanggal 11 November 1785. Ia adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang memimpin Perang Diponegoro (1825-1830) melawan Belanda. Pangeran Diponegoro dikenal karena kepemimpinannya yang karismatik dan strategi perangnya yang efektif. Ia ditangkap oleh Belanda pada tahun 1830 dan diasingkan ke Makassar hingga meninggal dunia pada tanggal 8 Januari 1855.
21. Dewi Sartika
Dewi Sartika lahir di Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 4 Desember 1884. Ia adalah seorang tokoh perintis pendidikan untuk kaum perempuan di Indonesia. Dewi Sartika mendirikan Sekolah Isteri, sekolah pertama untuk perempuan di Indonesia, pada tahun 1904. Ia berjuang untuk memberikan kesempatan pendidikan yang sama bagi perempuan. Dewi Sartika meninggal dunia pada tanggal 11 September 1947 dan ditetapkan sebagai pahlawan nasional Indonesia.
22. Chairil Anwar
Chairil Anwar lahir di Medan, Sumatera Utara, pada tanggal 22 Juli 1922. Ia adalah seorang penyair Indonesia yang dikenal sebagai pelopor Angkatan '45. Chairil Anwar dikenal karena gaya puisinya yang ekspresif dan penuh semangat. Beberapa puisinya yang terkenal antara lain "Aku", "Diponegoro", dan "Karawang-Bekasi". Chairil Anwar meninggal dunia pada tanggal 28 April 1949.
23. Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Sri Sultan Hamengkubuwono IX lahir di Yogyakarta pada tanggal 12 April 1912. Ia adalah Sultan Yogyakarta dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjabat dari tahun 1940 hingga 1988. Sri Sultan Hamengkubuwono IX berperan penting dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia memberikan dukungan logistik dan moral kepada para pejuang. Sri Sultan Hamengkubuwono IX meninggal dunia pada tanggal 2 Oktober 1988.
24. Tjut Nyak Meutia
Tjut Nyak Meutia lahir di Keureutoe, Pirak, Aceh Utara, pada tahun 1870. Ia adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang berjuang melawan penjajahan Belanda di Aceh. Setelah suaminya meninggal, ia melanjutkan perjuangan bersama Pang Nanggroe. Tjut Nyak Meutia gugur dalam pertempuran melawan Belanda pada tanggal 24 Oktober 1910.
25. Gadjah Mada
Gadjah Mada adalah seorang mahapatih (perdana menteri) Kerajaan Majapahit yang sangat terkenal. Ia diperkirakan hidup pada abad ke-14. Gadjah Mada dikenal karena Sumpah Palapa, yaitu sumpahnya untuk tidak bersenang-senang sebelum berhasil menyatukan Nusantara. Gadjah Mada berhasil membawa Majapahit mencapai puncak kejayaannya.
26. Wage Rudolf Soepratman
Wage Rudolf Soepratman lahir di Jatinegara, Jakarta, pada tanggal 19 Maret 1903. Ia adalah seorang guru, wartawan, violinis, dan komponis Indonesia. W.R. Soepratman dikenal sebagai pencipta lagu kebangsaan Indonesia, "Indonesia Raya." Lagu ini pertama kali diperdengarkan pada Kongres Pemuda II tahun 1928 dan menjadi simbol persatuan dan semangat kemerdekaan Indonesia. W.R. Soepratman meninggal dunia pada tanggal 17 Agustus 1938.
27. Tan Malaka
Tan Malaka lahir di Nagari Pandam Gadang, Sumatera Barat, pada tanggal 2 Juni 1897. Ia adalah seorang intelektual, aktivis kemerdekaan, dan tokoh komunis Indonesia. Tan Malaka dikenal karena pemikiran-pemikirannya tentang kemerdekaan dan perjuangan melawan penjajahan. Ia mendirikan Partai Murba dan aktif dalam gerakan revolusioner di Indonesia dan Asia Tenggara. Tan Malaka meninggal dunia pada tanggal 21 Februari 1949, namun lokasi dan penyebab kematiannya masih menjadi misteri.
28. Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti lahir di Pangandaran, Jawa Barat, pada tanggal 15 Januari 1965. Ia adalah seorang pengusaha dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia (2014-2019). Susi dikenal karena ketegasannya dalam memberantas illegal fishing dan menjaga kedaulatan laut Indonesia. Ia juga dikenal karena gaya kepemimpinannya yang unik dan inspiratif. Setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri, Susi Pudjiastuti tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.
29. Najwa Shihab
Najwa Shihab lahir di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada tanggal 16 September 1977. Ia adalah seorang jurnalis, presenter, dan aktivis Indonesia. Najwa dikenal karena kecerdasannya, ketegasannya, dan kemampuannya dalam mewawancarai tokoh-tokoh penting dalam acara "Mata Najwa." Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan. Najwa Shihab menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda Indonesia.
30. Bunga Citra Lestari (BCL)
Bunga Citra Lestari, atau yang lebih dikenal sebagai BCL, lahir di Jakarta pada tanggal 22 Maret 1983. Ia adalah seorang penyanyi, aktris, dan model Indonesia yang sangat populer. BCL telah meraih banyak penghargaan atas karyanya di bidang musik dan film. Ia juga dikenal karena kisah hidupnya yang inspiratif dan kemampuannya untuk bangkit dari berbagai kesulitan. Bunga Citra Lestari adalah salah satu ikon hiburan Indonesia yang sukses dan berbakat.
31. Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri lahir di Yogyakarta pada tanggal 23 Januari 1947. Ia adalah Presiden Republik Indonesia kelima yang menjabat dari tahun 2001 hingga 2004. Megawati merupakan putri dari Presiden Soekarno. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-8 pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid. Saat ini, Megawati menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
32. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Susilo Bambang Yudhoyono lahir di Pacitan, Jawa Timur, pada tanggal 9 September 1949. Ia adalah Presiden Republik Indonesia keenam yang menjabat selama dua periode, dari tahun 2004 hingga 2014. SBY memiliki latar belakang militer sebelum terjun ke dunia politik. Ia mendirikan Partai Demokrat dan dikenal karena gaya kepemimpinannya yang tenang dan strategis.
33. Prabowo Subianto
Prabowo Subianto lahir di Jakarta pada tanggal 17 Oktober 1951. Ia adalah seorang politisi, pengusaha, dan mantan perwira tinggi militer. Prabowo merupakan pendiri Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan telah beberapa kali mencalonkan diri sebagai presiden. Saat ini, ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju.
34. Jusuf Kalla
Jusuf Kalla lahir di Watampone, Sulawesi Selatan, pada tanggal 15 Mei 1942. Ia adalah seorang pengusaha dan politisi yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia dua kali, yaitu pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2009) dan Presiden Joko Widodo (2014-2019). Jusuf Kalla dikenal karena kemampuan diplomasinya dan perannya dalam menyelesaikan konflik.
35. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Abdurrahman Wahid lahir di Jombang, Jawa Timur, pada tanggal 7 September 1940. Ia adalah Presiden Republik Indonesia keempat yang menjabat dari tahun 1999 hingga 2001. Gus Dur adalah seorang tokoh Muslim yang dihormati dan dikenal karena pandangan-pandangannya tentang toleransi dan demokrasi.
36. Hasyim Asy'ari
Hasyim Asy'ari lahir di Jombang, Jawa Timur, pada tanggal 24 Agustus 1871 dan meninggal pada 25 Juli 1947. Ia adalah seorang ulama besar dan tokoh pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Hasyim Asy'ari memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.
37. Soepomo
Soepomo lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada tanggal 22 Januari 1903 dan meninggal pada 12 September 1958. Ia adalah seorang ahli hukum dan tokoh yang berperan dalam penyusunan Undang-Undang Dasar 1945. Soepomo dikenal karena konsepnya tentang negara integralistik.
38. Mohammad Hatta
Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada tanggal 12 Agustus 1902 dan meninggal pada 14 Maret 1980. Ia adalah Wakil Presiden pertama Indonesia dan salah satu proklamator kemerdekaan Indonesia. Mohammad Hatta dikenal karena pemikiran-pemikirannya tentang ekonomi kerakyatan dan koperasi.
39. Adam Malik
Adam Malik lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada tanggal 22 Juli 1917 dan meninggal pada 5 September 1984. Ia adalah seorang politisi, diplomat, dan wartawan Indonesia. Adam Malik pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dan Wakil Presiden Indonesia. Ia juga dikenal karena perannya dalam Gerakan Non-Blok.
40. Sri Mulyani Indrawati
Sri Mulyani Indrawati lahir di Bandar Lampung pada tanggal 26 Agustus 1962. Ia adalah seorang ekonom dan politisi Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Keuangan sejak 2016. Sri Mulyani dikenal karena keahliannya dalam bidang ekonomi dan kebijakan publik. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.
41. Pramoedya Ananta Toer
Pramoedya Ananta Toer lahir di Blora, Jawa Tengah, pada tanggal 6 Februari 1925. Ia adalah seorang novelis, cerpenis, esais, dan kritikus sastra Indonesia. Pramoedya dikenal karena karya-karyanya yang mengangkat tema-tema sosial, politik, dan sejarah Indonesia. Beberapa karyanya yang terkenal antara lain Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca (Tetralogi Buru). Pramoedya Ananta Toer meninggal dunia pada tanggal 30 April 2006.
42. Chairil Anwar
Chairil Anwar lahir di Medan, Sumatera Utara, pada tanggal 22 Juli 1922. Ia adalah seorang penyair Indonesia yang dikenal sebagai pelopor Angkatan '45. Chairil Anwar dikenal karena gaya puisinya yang ekspresif dan penuh semangat. Beberapa puisinya yang terkenal antara lain "Aku", "Diponegoro", dan "Karawang-Bekasi". Chairil Anwar meninggal dunia pada tanggal 28 April 1949.
43. Taufiq Ismail
Taufiq Ismail lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada tanggal 25 Juni 1935. Ia adalah seorang penyair, esais, dan intelektual Indonesia. Taufiq Ismail dikenal karena puisi-puisinya yang kritis terhadap pemerintahan dan isu-isu sosial. Ia juga aktif dalam gerakan-gerakan kebudayaan dan pendidikan.
44. W.S. Rendra
Willybrordus Surendra Broto Rendra, atau yang lebih dikenal sebagai W.S. Rendra, lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada tanggal 7 November 1935. Ia adalah seorang penyair, dramawan, aktor, sutradara, dan aktivis Indonesia. Rendra dikenal karena puisi-puisinya yang kuat dan teatrikal, serta pertunjukan-pertunjukannya yang kontroversial. Ia juga mendirikan Bengkel Teater Rendra. W.S. Rendra meninggal dunia pada tanggal 6 Agustus 2009.
45. Sapardi Djoko Damono
Sapardi Djoko Damono lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada tanggal 20 Maret 1940. Ia adalah seorang penyair, novelis, penerjemah, dan kritikus sastra Indonesia. Sapardi Djoko Damono dikenal karena puisi-puisinya yang sederhana, indah, dan menyentuh hati. Beberapa puisinya yang terkenal antara lain "Hujan Bulan Juni", "Aku Ingin", dan "Pada Suatu Hari Nanti". Sapardi Djoko Damono meninggal dunia pada tanggal 19 Juli 2020.
46. Nh. Dini
Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin, atau yang lebih dikenal sebagai Nh. Dini, lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 29 Februari 1936. Ia adalah seorang novelis Indonesia yang dikenal karena karya-karyanya yang mengangkat tema-tema perempuan, keluarga, dan sosial. Beberapa novelnya yang terkenal antara lain Pada Sebuah Kapal, Namaku Hiroko, dan Keberangkatan. Nh. Dini meninggal dunia pada tanggal 4 Desember 2018.
47. Umar Kayam
Umar Kayam lahir di Ngawi, Jawa Timur, pada tanggal 30 April 1932. Ia adalah seorang sosiolog, sastrawan, dan budayawan Indonesia. Umar Kayam dikenal karena karya-karyanya yang menggabungkan unsur-unsur sastra dan sosiologi. Beberapa karyanya yang terkenal antara lain Para Priyayi, Bawuk, dan Seni, Masyarakat, dan Kebudayaan. Umar Kayam meninggal dunia pada tanggal 16 Maret 2002.
48. Idrus
Idrus lahir di Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 21 September 1921. Ia adalah seorang penulis dan pengarang Indonesia. Idrus dikenal karena gaya penulisan realis dan satirnya. Beberapa karyanya yang terkenal antara lain Surabaya, Aki, dan Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma. Idrus meninggal dunia pada tanggal 18 Mei 1979.
49. Mochtar Lubis
Mochtar Lubis lahir di Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 7 Maret 1922. Ia adalah seorang wartawan, penulis, dan intelektual Indonesia. Mochtar Lubis dikenal karena keberaniannya dalam mengkritik pemerintahan dan memperjuangkan kebebasan pers. Ia mendirikan harian Indonesia Raya. Beberapa novelnya yang terkenal antara lain Senja di Jakarta dan Harimau! Harimau!. Mochtar Lubis meninggal dunia pada tanggal 2 Juli 2004.
50. Andrea Hirata
Andrea Hirata Seman Said Harun lahir di Gantung, Belitung Timur, pada tanggal 24 September 1967. Ia adalah seorang penulis Indonesia yang dikenal karena novel Laskar Pelangi. Novel ini menjadi best seller dan telah diadaptasi menjadi film yang sukses. Andrea Hirata dikenal karena gaya penulisannya yang inspiratif dan mengangkat tema-tema pendidikan dan persahabatan.
Sumber: tribunpekabaru.com, kbbi.web.id, kbbi.co.id
Demikian penjelasan tentang 50 contoh teks biografi tokoh Indonesia dan dunia mulai dari tokoh politik hingga sasrawan dan pengertian teks biografi serta ciri-ciri teks biografi hingga struktur teks biografi dan jenis-jenis biografi serta tujuan teks biografi .
( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )