TRIBUNNNEWSBOGOR.COM - Saksi warga ceritakan detik-detik pesawat ATR 42-500 lepas landas sebelum hilang kontak di kawasan Maros, Sabtu (17/1/2026).
Selain itu, ada pula warga yang mendengar dentuma di sekitar lokasi hilangnya pesawat tersebut.
Diketahui, pesawat itu hilang kontak dalam perjalanan rute Yogyakarta-Makassar.
Pesawat ini lepas landas dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta pada Sabtu (17/1/2026) pagi.
Warga Sleman, Erlinda (31), bercerita sempat melihat pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport itu saat lepas landas.
Erlinda menyaksikan momen tersebut ketika sedang berolahraga di sekitar bandara.
Ia mengatakan, pesawat mengudara sekitar pukul 08.10 WIB.
“Tadi pagi saya lihat pesawat ATR 42-500 take off. Semuanya terlihat normal,” ujar Erlinda dikutip dari Kompas.com.
Menurut Erlinda, tidak ada kejanggalan saat pesawat mengudara.
Proses lepas landas berlangsung lancar dan pesawat bergerak ke arah timur.
“Tidak ada yang aneh. Take off-nya lancar,” katanya.
Ia juga menambahkan, kondisi cuaca pagi itu terpantau cerah berawan.
Setelah dilaporkan hilang, posisi terakhir pesawat ATR itu diperkirakan berada di sekitar kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, dengan koordinat 04°57’08” LS dan 119°42’54” BT.
Personel Basarnas Makassar bersama petugas gabungan lain langsung bergerak menuju lokasi dugaan.
Warga setempat yang bernama Hasna, mengaku sempat mendengar dentuman sebelum kampungnya medadak ramai dilintasi para petugas Basarnas.
"Seperti bambu mati to," ucap Hasna menjelaskan suara dentuman itu sambil menirukan adegan pohon tumbang dengan lengannya dikutip dari Youtube Metro TV.
Dia mengatakan bahwa dirinya tak tahu menahu asal muasal suara dentuman itu.
Karena suara dentuman tersebut dia dengar seperti dari kejauhan.
"Satu kali (suara dentuman)," ucap Hasna.
Sumber: Kompas.com