Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Tiga orang pengendara motor meninggal dunia akibat kecelakaan jalanan di beberapa ruas jalan Kota Surabaya, selama dua hari, sejak Jumat hingga Sabtu (16-17/1/2026).
Terbaru, pada Sabtu (17/1/2026) siang, pemotor Honda Beat bernopol L-5052-GV berinisial MP (49) warga Karang Pilang, Surabaya, meninggal dunia usai terlibat kecelakaan dengan truk angkut sampah bernopol L-8063-CP yang dikemudikan HO (49) warga Surabaya.
Tubuh pemotor korban terlindas roda truk sampah yang melaju dari arah berlawanan sesaat terjatuh di ruas jalan tersebut. Korban yang meninggal dunia di lokasi, langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya.
Menurut Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi, pemotor korban semula melaju dari arah utara ke selatan, sekitar pukul 13.30 WIB.
Baca juga: Satpam Tewas Mengenaskan Usai Picu Kecelakaan Fatal di Jombang
Setibanya di ruas jalan Bundaraan Satelit, yakni tepat seberang depan bangunan restoran, pemotor korban diduga melanggar Alat Pemberi isyarat Lalu Lintas (APILL) yang menyala merah.
Akibatnya, pemotor korban terlibat kecelakaan dengan truk pengangkut sampab yang berjalan dari arah berlawanan yakni arah selatan ke utara saat lampu menyala hijau.
"(Diduga) penyebab kecelakaan faktor manusia melanggar APILL," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Sabtu (17/1/2025).
Sebelumnya, kecelakaan melibatkan pemotor juga terjadi di kawasan Jalan Semarang, Bubutan, Surabaya, sekitar pukul 20.49 WIB, pada Jumat (16/1/2026).
Korban meninggal dunia pemotor Honda Scoopy bernopol L-3059-PN, berinisial L (56) warga Kebalen Wetan, Pabean Cantikan, Surabaya.
Kecelakaan tersebut melibatkan pemotor Suzuki Satria bernopol AG-2686-ECV. Saat itu, pemotor korban melaju dari arah selatan ke utara di ruas jalan tersebut.
Saat hendak memutar lajur atau putar arah balik, pemotor korban terlibat kecelakaan diduga terserempet pemotor lain yakni Suzuki Satria.
Kemudian, pada hari yang sama Jumat (16/1/2026), sekitar pukul 00.15 WIB, pemotor Suzuki Satria Fu berinisial RM (36) meninggal dunia usai terlibat kecelakaan di Jalan Raya Dukuh Kupang, Dukuh Pakis, Surabaya.
Pemotor korban terlibat kecelakaan dengan pemotor Honda Scoopy berinisial AK (26) warga Probolinggo.
Menurut Iptu Suryadi, kecelakaan bermula saat Pemotor Honda Scoopy melaju dari arah utara ke selatan di ruas jalan tersebut.
Setibanya di lokasi, pemotor itu diduga kurang berhati-hati saat melintas hingga masuk lajur berlawanan.
"Sehingga terjadi laka lantas dengan sepeda motor Suzuki Satria FU yang berjalan lurus dari arah selatan ke utara," ujar Suryadi.
Sekadar diketahui, Satlantas Polrestabes Surabaya melansir data jumlah kecelakaan beserta fatalitasnya, dalam Analisa dan Evaluasi Kamtibmas Kota Surabaya Tahun 2025, pada Rabu (31/12/2025).
Bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan sepanjang tahun 2025 sejumlah 180 orang. Kemudian, korban luka berat sejumlah 12 orang.
Data tersebut menunjukkan tren penurunan fatalitas kecelakaan sekitar satu persen dibandingkan tahun 2024, yakni jumlah korban meninggal dunia 182 orang.
Namun, mengenai data kejadian kecelakaan pada sepanjang tahun 2025 cenderung meningkat dalam persentase 18 persen, dibanding setahun lalu.
Catatannya, tahun 2025 jumlah kecelakaan 1.762 kasus, sedangkan tahun 2024 sejumlah 1.488 kasus.
"Kami mengedepankan (penindakan pelanggaran melalui) E-TLE. Demikian terhadap pelanggaran lalu lintas cukup fatal kami lakukan penilangan," ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan di Mapolrestabes Surabaya, pada Rabu (31/12/2025).