TRIBUN-MEDAN.com - Pelatih Manchester United, Michael Carrick menjalani debut manis sebagai pelatih interim yang berhasil mengalahkan Manchester City, Sabtu (17/1/2026) tadi malam.
Manchester United berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Manchester United dalam laga pekan ke-22 Liga Inggris, Sabtu (17/1/2026) malam WIB.
Berlangsung di Old Trafford, gol Bryan Mbeumo pada menit ke-65 dan Patrick Dorgu di menit ke-76 memastikan kemenangan 2-0 Setan Merah atas rival sekotanya tersebut.
Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi Carrick, mantan gelandang United yang pernah menjabat sebagai caretaker manager pada 2021.
Baca juga: Persiraja Vs PSMS Medan - Eko Purdjianto Incar Poin di Aceh, Optimistis Meski Minus 2 Pemain Asing
Ia berhasil membawa tim bermain dengan intensitas tinggi, memanfaatkan energi suporter Old Trafford, dan mengalahkan tim kuat City yang sedang mengejar gelar.
Seusai pertandingan, Carrick menyampaikan rasa bangga atas penampilan Bruno Fernandes dkk.
Ia menekankan pentingnya konsistensi ke depan, meski menolak terbawa euforia berlebih.
"Konsistensi adalah kunci dari segala kesuksesan, dan jika Anda bisa menemukannya, maka Anda sedang menuju kemenangan. Itulah tantangan kami. Kami harus menemukan cara untuk melakukannya," kata Carrick dikutip dari Sky Sports.
Selain itu, Carrick juga menyoroti bagaimana Bryan Mbeumo dkk mengelola emosinya dengan baik di laga Derby Manchester.
Baca juga: UPDATE Hasil dan Jadwal Championship Pekan ke-16, Sriwijaya Dibantai 7-0,Adhyaksa vs Sumsel Sore Ini
"Saya merasakan selama beberapa hari terakhir, terutama sebelum pertandingan, betapa para pemain sangat ingin dan haus untuk merasakan kemenangan," ujar Carrick.
"Mereka ingin memberikan tiga poin kepada para pendukung."
"Saya benar-benar merasakannya sebelum pertandingan. Jika ada, saya lebih khawatir perasaan itu berlebihan karena mereka sangat ingin tampil baik, tapi saya pikir mereka mengelola sisi emosional pertandingan dengan luar biasa," ujarnya.
Di laga tersebut, Manchester United memang hampir secara total mendominasi pertandingan.
Bahkan kemenangan Setan Merah bisa jauh lebih besar apabila bukan karena kombinasi tiga gol yang dianulir karena offside, kesempatan yang mengenai mistar, dan penyelamatan-penyelamatan Gianluigi Donnarumma.
Dengan formasi 4-4-2, Carrick disebut berhasil menghadirkan kembali DNA Manchester United yang telah lama hilang di Old Trafford.
Baca juga: Tanpa Dua Pemain Asing, PSMS Medan Incar Poin di Markas Persiraja Banda Aceh
Meski begitu, Carrick enggan terlalu terbawa narasi doal DNA Manchester United tersebut.
Ia sepenuhnya fokus pada rencana untuk membangkitkan tim untuk finis di posisi yang terbaik.
"Ya, saya tidak ingin terbawa-bawa dengan semua hal tentang DNA itu," ujar Carrick.
"Saya pikir kami ingin bermain bagus hari ini. Kami ingin memasukkan hal-hal ke dalam permainan yang kami rasa akan membantu kami melakukannya," tegasnya.
Kemenangan ini membuat United naik ke posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan memiliki 35 poin.
The Reds Devils kinin hanya berselisih satu poin dengan Liverpool yang berada di empat besar.
Selain itu, tambahan tiga poin tersebut sekaligus mengakhiri tren puasa kemenangan Setan Merah di empat laga semua kompetisi.
Kini, Michael Carrick memiliki catatan tak terkalahkan dalam empat laga sebagai pelatih United (tiga kemenangan, satu seri) di periode sebelumnya.
Carrick menegaskan bahwa tantangan selanjutnya adalah mempertahankan performa ini, terutama menghadapi laga sulit kontra Arsenal pekan depan.
Klasemen Liga Inggris




















(Tribun-Medan.com)