15 Atlet NPCI Sumut Tiba di Thailand, Siap Berjuang di ASEAN Para Games 2026 dengan Target 15 Emas
January 18, 2026 03:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Para atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara (Sumut) yang tergabung dalam kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games XIII 2026 telah tiba di Thailand.

Mereka tiba di Thailand sejak Kamis (15/1) lalu. 

Kedatangan ini menandai kesiapan para atlet disabilitas asal Sumut untuk berjuang mengharumkan nama bangsa di ajang multi event olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Sebanyak 15 atlet dan satu pelatih asal Sumatera Utara dipercaya memperkuat Merah Putih pada ASEAN Para Games 2026.

Mereka akan turun di lima cabang olahraga, yakni para atletik, catur, judo, angkat berat, dan bowling.

Untuk cabang para atletik, Sumut menyumbangkan lima atlet andalan, yaitu Nurferi Pradana (T47), Reza Surya Amri (T47), Riyadi Saputra (F55), Reza Permana (F44), dan Salman (T54). Sementara dari cabang catur, Indonesia akan diperkuat oleh Boy Parta, Azhar Penjaitan, Wilma Sinaga, Chairunisa, serta Putri Aisyah.

Di cabang judo, tiga atlet asal Sumut yang akan tampil adalah Sahrul, Juanda, dan Marialam.

Cabang angkat berat diwakili oleh Nurtani Purba, sedangkan cabang bowling diperkuat oleh Paldin.

Para atlet tersebut didampingi satu pelatih para atletik, Alan Sastra Ginting, yang juga menjabat sebagai Ketua NPCI Sumatera Utara.

Alan Sastra Ginting memastikan seluruh atlet Sumut dalam kondisi baik setibanya di Thailand.

Meski para atlet tidak menempati satu lokasi penginapan yang sama dan tersebar di beberapa hotel, ia menegaskan komunikasi dan koordinasi tetap berjalan intens.

“Alhamdulillah teman-teman atlet dari NPCI Sumut sudah sampai di Thailand. Walaupun hotelnya terpisah-pisah dan jaraknya pendek-pendek, tetap saya kontrol kondisi mereka. Semua atlet sehat-sehat dan semangatnya sangat baik,” ujar Alan kepada Tribun Medan, Minggu (18/1/2026). 

Alan menjelaskan, sejak tiba di Thailand para atlet mulai menjalani program adaptasi menjelang pertandingan.

Aktivitas latihan ringan tetap dilakukan untuk menjaga kondisi fisik, sekaligus menyesuaikan diri dengan lapangan dan lingkungan pertandingan.

“Mulai hari ini mereka masih latihan ringan seperti biasa. Selain latihan di tempat, mereka juga melakukan adaptasi lapangan melalui video masing-masing. Secara keseluruhan tidak ada kendala, baik di mess maupun di hotel tempat mereka menginap,” katanya.

Alan juga menekankan pentingnya menjaga fokus dan kondisi mental atlet menjelang hari pertandingan.

Ia terus mengingatkan para atlet agar tidak terbebani tekanan dan tetap percaya diri menghadapi siapa pun lawan yang akan dihadapi.

“Saya minta mereka tetap menjaga kondisi dan fokus karena tinggal menghitung hari untuk bertanding. Jangan pernah takut dengan lawan siapa pun. Kita tidak boleh memberikan tekanan atau beban mental kepada diri sendiri,” tegasnya.

Untuk target, NPCI Sumut tetap optimistis mampu menyumbangkan prestasi maksimal bagi Indonesia.

Meski terjadi pengurangan dua atlet dibandingkan rencana awal, Alan menilai peluang meraih prestasi tertinggi masih terbuka lebar.

“Kami masih menargetkan 15 medali emas dari 15 atlet yang ada. Dari hasil evaluasi bersama pelatih-pelatih di pelatnas, saya rasa target itu masih bisa dicapai. Ini juga sesuai dengan yang sudah kami sampaikan kepada Pak Kadispora Sumatera Utara,” pungkasnya.

Dengan semangat juang tinggi dan persiapan matang, para atlet NPCI Sumut diharapkan mampu tampil maksimal dan kembali mengukir prestasi gemilang untuk Indonesia di ASEAN Para Games XIII 2026.

(Cr29/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.