Tidak Semua Desa Adat di Klungkung Gelar Pengarakan, Baru 58 dari 481 STT Ajukan Dana Ogoh-Ogoh
January 18, 2026 03:35 PM

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Tawur Kesanga yang bertepatan dengan hari Buda Cemeng Klawu, membuat tidak semua desa adat di Klungkung menyelenggarakan pengarakan ogoh-ogoh.

Hal ini juga berimbas pada masih minimnya STT (sekaa teruna-truni) yang mendaftar untuk mendapatkan stimulus pembuatan Ogoh-ogoh.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, I Wayan Suteja mengatakan, dari total 481 STT di Klungkung, baru terdata 58 STT yang mengajukan permohonan stimulus pembuatan Ogoh-ogoh.

Baca juga: Gianyar Bali Tak Beri Dana Ogoh-Ogoh Ke STT, Bupati Ingin Pupuk Jiwa Gotong Royong Generasi Muda

"Sampai hari ini (18/1/2026), baru 58 STT yang mengajukan bantuan Ogoh-ogoh," ungkap Suteja, Minggu (18/1/2026).

Menurunya jumlah ini masih sedikit, apalagi rencana awal pendaftaran akan dilakukan sampai akhir bulan Januari 2026.

Sehingga pada pertengahan Februari 2026, dana Rp5 juta per STT untuk stimulus pembuatan STT dapat disalurkan.

"Target kami kalau bisa semua STT mendaftar untuk dapatkan stimulus ini, karena kami anggarkan untuk 481 STT. Setelah kami cari informasi, ternyata tahun ini tidak semua desa adat di Klungkung menggelar pengarakan ogoh-ogoh karena Tawur Kesanga atau pengerupukan, bersamaan dengan Hari Buda Cemeng Klawu," ungkap Suteja.

Baca juga: Parade Ogoh-ogoh Dikemas Ala Karnaval Budaya, Kasanga Festival 2026 Hadirkan Konsep Baru

Untuk diketahui, Hari Buda Cemeng Klawu merupakan hari piodalan bagi mayoritas masyarakat di Klungkung. 

Meskipun demikian, Suteja tetap berharap di desa yang tetap menggelar pengarakan ogoh-ogoh, agar STT-nya tetap mendaftar. 

Jika jumlah pendaftar masih minim sampai akhir Januari, nantinya waktu pendaftaran akan diperpanjang. Dengan konsekuensi bantuan yang disalurkan bisa mundur dari rencana awal pada pertengahan Februari.

Baca juga: SENYUM Lebar Pemuda Badung, Dana Bantuan Ogoh-ogoh Naik dari Rp25 Juta Jadi Rp 40 Juta Tahun 2026!

"Target kami sebenarnya semua STT. Kalau situasinya seperti ini, nanti waktu pendaftaran kami perpanjang," ungkapnya.

Pemda Klungkunh tahun ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,4 Miliar untuk bantuan stimulus pembuatan ogoh-ogoh. Per STT akan mendapatkan bantuan dana sampai Rp5 Juta, ini sebagai bentuk dukungan Bupati Klungkung I Made Satria dan Wabup Tjokorda Ge Surya Putra terhadap kreativitas generasi muda dalam membuat ogoh-ogoh. (*)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.