Perbaikan Tanggul Jebol di Irigasi Kalimalang Karawang Ditargetkan Rampung Tiga Hari
January 18, 2026 05:15 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG--- Tanggul jebol di Irigasi Kalimalang Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat tengah diperbaiki.

Proses perbaikannya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perum Jasa Tirta (PJT) II dengan ditargetkan rampung tiga hari.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) II Imam Santoso, peristiwa jebolnya tanggul  sudah ditangani dalam waktu 24 jam sejak kejadian.

Penanganan pertama ialah dengan mengurangi debit air dari Irigasi Tarum Barat selama penanganan tanggul jebol

Meski demikian, PJT II memastikan pasokan air ke Jakarta tetap aman.

"Awalnya dari Tarum Barat ini 50 meter kubik perdetik ke Jakarta. Sekarang hanya 25 meter kubik perdetik. Untuk sisanya itu dialihkan dari Bendung Cibeet dan Bendung Cikarang. Jadi tidak perlu khawatir, masih aman," kata saat di lokasi pada Sabtu (17/1/2026).

Baca juga: Tanggul Kalimalang Jebol Sebabkan Banjir, Bupati Aep Minta BBWS Segera Bikin Tanggul Sementara

Imam mengungkapkan, penanganan tanggul jebol masih terus dilakukan dan diupayakan bisa cepat selesai. Perbaikan sementara ditargetkan selesai dalam tiga hari agar saluran dapat kembali berfungsi normal.

Imam Santoso menambahkan, tanggul tersebut dibangun sejak tahun 1967 sehingga memerlukan pengawasan ekstra dan peremajaan secara bertahap.

“Kami rutin melakukan inspeksi dan walkthrough untuk mengecek bagian-bagian yang kritis, karena bangunan ini sudah cukup tua,” katanya.
Sementara itu, Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PU, Maksal Saputra menyampaikan bahwa pihaknya juga menyiagakan mobil PAM di lokasi sebagai antisipasi, apabila terjadi genangan kembali.

"Temen-temen dari BBWS juga menyiapkan sheet pile, PJT II menyediakan alat berat dan tenaga, kami bersama-sama," tambahnya.

Baca juga: Ratusan Rumah Warga di Telukjambe Karawang Kebanjian Akibat Tanggul Irigasi Kalimalang Jebol

Ia menerangkan bahwa penanganan permanen, akan dilakukan oleh BBWS Citarum.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan monitoring secara menyeluruh, dan mengecek tanggul-tanggul yang sudah kritis.

"Jadi kami bersama-sama, inspeksi saluran setiap saat, mana yang perlu diperbaiki. Karena memang tanggul ini sudah lama dari tahun 1967," tandasnya.

Di lokasi terdapat 3 alat berat yang sedang dioperasikan. Kemudian salah satu dusun yang terdampak, kini sudah tidak tergenang dan pihak berwenang memastikan akan segera memperbaikinya secara permanen.

Salah satu warga terdampak, Nano mengatakan, air sudah surut sekitar pukul 17.00 WIB pada hari Jum'at, (16/1/2026)

"Jam 5 jam 6 itu udah surut, alhamdulilah udah gak apa-apa," ungkapnya.

Ia berharap agar penanganan permanen segera dilakukan mencegah kejadian hal serupa.

Sebelumnya, Tanggul Irigasi Tarum Barat Kalimalang di Dusun Cisalak Utara, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang alami jebol pada Jumat (16/1/2026) pagi.

Jebolnya tanggul tersebut menyebabkan air meluap dan merendam permukiman warga, sekaligus memutus akses jalan di wilayah Cisalak.

Salah seorang warga Cisalak, Saehul, mengatakan bahwa sejak malam hari warga sebenarnya sudah mulai waspada karena melihat adanya lubang pada tanggul.

Warga pun melakukan ronda di sekitar lokasi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Dari malam sudah kelihatan ada lubang, makanya warga berjaga. Tapi sekitar pukul 06.00 WIB tanggul itu akhirnya jebol sekitar dua meter,” ujar Saehul saat diwawancara pada Jumat (16/1/2026).

Akibat tanggul jebol itu, membuat sebanyak 400 kepala keluarga (KK) di dekat lokasi terdampak banjir.

Banyak juga memutus akses jalan, karena di bawah tanggul terdapat sipon yang merupakan saluran sekunder menuju area persawahan di seberang.

Saat tanggul jebol, aliran air dari irigasi langsung masuk ke saluran sekunder hingga memutus jalan.

“Di bawah tanggul itu ada sipon, aliran sekunder ke sawah seberang. Tanggulnya jebol, jalan terputus dan air dari irigasi masuk ke sipon,” katanya. (MAZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.