Bola Liar Piala Dunia 2026 Amerika Serikat Melawan Dunia, Inggris Mulai Bergejolak
January 18, 2026 06:25 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Sikap Amerika Serikat yang menerbitkan larangan penerbitan visa bagi 75 negara yang berlaku pada Januari 2026 mulai menimbulkan gejolak.

Kebijakan Amerika Serikat itu akan memberikan pengaruh pada salah satu event olahraga paling bergengsi di dunia, Piala Dunia 2026, yang akan digelar di negeri Paman Sam.

Dari panjangnya daftar negara yang warganya dilarang masuk AS, ada beberapa di antaranya yang termasuk peserta Piala Dunia.

Negara seperti Brasil, Maroko, Uruguay, hingga Pantai Gading menjadi beberapa yang akan terkena imbas itu.

Baca juga: Eropa Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Akibat Ambisi Trump Caplok Greenland

Pemerintah AS memang sudah memberikan pengecualian kepada para pemain dan staf yang nantinya akan tampil di Piala Dunia 2026 untuk bisa tetap masuk ke negara super power itu.

Namun pengecualian itu tak berlaku bagi para penggemar dari negara yang sama.

Padahal acara olahraga apapun bakal bergantung pada para penggemar yang akan memeriahkan.

Dukungan dari barisan suporter tersebut juga akan menjadi penyemangat tersendiri bagi para pemain yang bertanding di atas lapangan.

Situasi rumit yang ada di Amerika Serikat mulai membuat beberapa negara gerah.

REVISI POSTER - FIFA akhirnya melakukan revisi terhadap poster promosi Piala Dunia 2026 dengan menyertakan gambar Cristiano Ronaldo di dalamnya setelah sempat tak memasukkan CR7 di unggahan perdana.
REVISI POSTER - FIFA akhirnya melakukan revisi terhadap poster promosi Piala Dunia 2026 dengan menyertakan gambar Cristiano Ronaldo di dalamnya setelah sempat tak memasukkan CR7 di unggahan perdana. (Instagram @fifaworldcup)

Salah satunya adalah Inggris yang mulai memunculkan wacana agar Amerika Serikat dilarang tampil di ajang olahraga bergengsi, termasuk Piala Dunia.

Empat partai di Inggris, yaitu Partai Buruh, Partai Liberal Demokrat, Partai Green, dan Plaid Cymru, menjadi pihak yang paling getol mengusulkan itu, sebagaimana dikutip dari BBC.

Bahkan gagasan lain dari beberapa partai itu adalah memindahkan event Piala Dunia 2026 keluar dari Amerika Serikat.

Meski demikian, belum ada tanggapan dari FIFA terkait masalah ini.

Organisasi pimpinan Gianni Infantino itu malah sibuk mempromosikan event dengan berbagai postingan di akun media sosial mereka.

Padahal Piala Dunia 2026 akan digelar kurang dari 150 hari lagi.

Negara-negara yang masuk daftar banned itu pastinya menginginkan solusi dari kacamata dunia olahraga oleh FIFA.

Dalam hal ini, FIFA memiliki kekuatan untuk melakukan lobi besar kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Paling tidak, kelonggaran walaupun sedikit akan menjadi tarik ulur yang bagus dari kedua kubu nantinya.

Event Piala Dunai 2026 akan digelar pada 11 Juni - 19 Juli 2026 mendatang.

Daftar Negara yang Visanya Dilarang oleh Amerika Serikat

  1. Afghanistan
  2. Albania
  3. Aljazair
  4. Antigua dan Barbuda
  5. Armenia
  6. Azerbaijan
  7. Bahama
  8. Banglades
  9. Barbados
  10. Belarusia
  11. Belize
  12. Bhutan
  13. Bosnia dan Herzegovina
  14. Brazil
  15. Myanmar
  16. Kamboja
  17. Kamerun
  18. Cape Verde
  19. Kolombia
  20. Pantai Gading
  21. Kuba
  22. Republik Demokratik Congo
  23. Dominica
  24. Mesir
  25. Eritrea
  26. Ethiopia
  27. Fiji
  28. Gambia
  29. Georgia
  30. Ghana
  31. Grenada
  32. Guatemala
  33. Guinea
  34. Haiti
  35. Iran
  36. Irak
  37. Jamaika
  38. Jordania
  39. Kazakhstan
  40. Kosovo
  41. Kuwait
  42. Kyrgyzstan
  43. Laos
  44. Lebanon
  45. Liberia
  46. Libya
  47. Makedonia Utara
  48. Moldova
  49. Mongolia
  50. Montenegro
  51. Maroko
  52. Nepal
  53. Nikaragua
  54. Nigeria
  55. Pakistan
  56. Republik Congo
  57. Russia
  58. Rwanda
  59. St Kitts and Nevis
  60. St Lucia
  61. St Vincent and the Grenadines
  62. Senegal
  63. Sierra Leone
  64. Somalia
  65. Sudan Selatan
  66. Sudan
  67. Suriah
  68. Tanzania
  69. Thailand
  70. Togo
  71. Tunisia
  72. Uganda
  73. Uruguay
  74. Uzbekistan
  75. Yaman

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.