POSBELITUNG.CO--Sosok Erika mendadak menjadi perbincangan publik setelah aksi beraninya di Jalan Raya Muchtar, Sawangan, Depok, Jawa Barat, viral di media sosial.
Istri anggota polisi itu menuai pujian lantaran rela menjadikan mobil Fortuner miliknya sebagai tameng untuk menghentikan laju truk bermuatan pasir yang gagal menanjak.
Peristiwa menegangkan tersebut terjadi di kawasan Tanjakan Yapan pada Rabu (15/1/2026).
Saat itu, sebuah truk pengangkut pasir mengalami patah roda belakang saat berusaha menanjak.
Akibatnya, kendaraan besar tersebut kehilangan kendali dan meluncur mundur ke arah kendaraan di belakangnya.
Di posisi kritis itu, Erika yang berada tepat di belakang truk dihadapkan pada pilihan sulit.
Ia menyadari kondisi lalu lintas sedang padat dan banyak pengendara sepeda motor berada tepat di belakang mobilnya.
“Saya sudah klakson berkali-kali, tapi truk tetap terus mundur ke arah kami,” ujar Erika dalam video yang beredar di media sosial, dikutip Jumat (17/1/2026).
Dalam hitungan detik, Erika menilai situasi.
Jika ia menghindar atau membanting setir, risiko besar justru mengancam para pengendara motor di belakangnya.
Akhirnya, ia memilih bertahan di tempat dan membiarkan mobilnya menahan laju truk tersebut.
Keputusan berani itu terbukti menyelamatkan banyak orang.
Truk berhasil dihentikan, kecelakaan beruntun pun dapat dihindari.
Namun konsekuensinya, bagian depan mobil Fortuner milik Erika mengalami kerusakan parah.
Meski mobilnya ringsek, Erika bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Ia pun tidak mengalami luka sedikit pun dan tetap tampak tenang saat menceritakan kronologi peristiwa.
Pihak kepolisian membenarkan kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, memastikan bahwa Erika merupakan anggota Bhayangkari atau istri anggota Polri.
“Benar, yang bersangkutan adalah istri anggota Polri. Namun identitas lengkap dan satuan tugas suaminya belum kami sampaikan,” kata AKP Made Budi.
Aksi pengorbanan Erika sontak menuai apresiasi luas dari warganet.
Banyak yang menilai Erika telah menunjukkan keteladanan dengan mengutamakan keselamatan orang lain dibandingkan harta benda.
“Alhamdulillah, masih ada orang baik seperti Ibu Erika. Terima kasih sudah menyelamatkan banyak nyawa,” tulis seorang netizen.
“Semoga Allah membalas kebaikan beliau dan menjadi contoh bagi kita semua,” komentar warganet lainnya.
Kisah Erika menjadi pengingat bahwa di tengah situasi darurat, keberanian dan kepedulian bisa menjadi penyelamat banyak nyawa.
(Bangkapos.com/TribunSumsel.com/Surya.co.id)