Ayah dan Anak Meninggal Usai Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Buton Tengah Sulawesi Tenggara
January 18, 2026 10:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BUTON TENGAH - Seorang ayah LD (48) dan anak Z (9) ditemukan meninggal dunia usai perahu terbalik dihantam ombak.

Kejadiannya di Kecamatan Talaga Raya, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (17/1/2026).

Insiden nahas ini terjadi saat keduanya pergi menjaring ikan menggunakan perahu di tengah cuaca ekstrem sekira pukul 17.30 Wita.

Karena cuaca buruk, perahu korban terbalik dihantam ombak besar mencapai tiga meter di Perairan Talaga, Kabupaten Buton Tengah.

Adapun detik-detik evakuasi berlangsung dramatis, pasalnya dilakukan di tengah cuaca ekstrem. 

Baca juga: Kapal Pemancing Tenggelam di Perairan Tanjung Gomo Pulau Hari Konsel, Satu Warga Kendari Hilang

Keluarga korban ikut dalam proses evakuasi, menangis histeris ketika jasad korban Z diangkat ke perahu.

Awalnya, warga lebih dulu menemukan jasad LD dengan lampu senter menyala di kepalanya.

Sementara Z ditemukan pada kedalaman 16 meter di dasar laut satu jam setelah ayahnya.

Kapolsek Talaga Raya, Iptu La Siri mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga yang menemukan senter nelayan.

"Kemudian setelah dicek ternyata benar, itu senter di kepala seseorang dan terapung," ujarnya.

Baca juga: Pemancing yang Tenggelam di Perairan Bungkutoko Kendari Sempat Diselamatkan Namun Terseret Arus Laut

Kata dia, korban LD sempat dilarikan ke puskesmas terdekat untuk pertolongan pertama.

"Sampai di puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia," ujarnya, Minggu (18/1/2026).

Adanya kejadian ini, Iptu La Siri mengimbau warga dan nelayan untuk tidak memaksakan melaut saat cuaca buruk. (*)

(TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.