Kadindik Jatim Pastikan Kurikulum SR Sama Dengan Sekolah Umum, Kalau Lulus Juga Dapat Ijazah
January 18, 2026 10:32 PM

 


SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai menegaskan sistem pendidikan, kurikulum, dan juga  kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat (SR) sama dengan sekolah umumnya.

Yang membedakan hanya sistem asrama yang ada di Sekolah Rakyat.  "Semuanya sama seperti sekolah yang umum. Kurikulumnya sama, kegiatan belajar mengajarnya sama. Tidak ada yang beda,” tegas Aries kepada SURYA, Minggu (18/1/2026).

“Kurikulumnya ya nasional. Maka jangan khawatir nanti tidak sama bahkan nanti kalau lulus juga akan dapat ijazahnya juga nanti akan sama. Kalau beda ya bagaimana,” imbuhnya.

Lebih lanjut Aries menegaskan, meski ada di Jatim seluruh SR baik jenjang SD, SMP maupun SMA berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial. Namun untuk proses belajar mengajar tetap dalam koordinasi Dinas Pendidikan. 

“Kami juga terus berkoordinasi dengan para kepala sekolah maupun tenaga pengajar di SR. Intinya adalah kita sama-sama mengupayakan agar dari sekolah rakyat nanti lahir generasi berkualitas,” tegasnya.

Tenaga Pengajar Sudah Cukup

Selain memastikan kurikulum yang diterapkan sama dengan sekolah pada umumnya, Dinas Pendidikan juga memastikan ketercukupan tenaga pengajar atau guru di masing-masing sekolah.

Pihaknya menegaskan bahwa dari segi tenaga pengajar, jumlah guru SR sangat cukup. Bahkan jumlahnya ideal. Berbeda dengan kondisi sekolah umum, yang justru dikatakan Aries sering tidak seimbang.

“Sementara ini jumlah gurunya masih cukup. Karena jumlah muridnya kan harus ideal dengan jumlah guru. Jadi tidak sebanyak di sekolah umum seperti di SMA kami, di SMK kami, jumlah muridnya kan ada yang sampai 1.000 lebih, kalau SR kan tidak, sehingga kebutuhan gurunya masih cukup,” kata Aries. 

Lebih lanjut pihaknya menegaskan bahwa jika ada kekurangan guru, Dinas Pendidikan Jatim siap untuk menyiapkan tenaga, termasuk untuk Kepala Sekolah. 

“Kalau memang kebutuhan SR masih kurang ya kita tambahkan, kita kolaborasi bersama Kementerian Sosial dan Dinas Sosial,” tegasnya. *****

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.