Tribunlampung.co.id, BANDAR LAMPUNG – Klub sepak bola asal Kabupaten Tanggamus, Angonsaka FC, resmi diluncurkan oleh Presiden Klub Soni Laberta, Minggu (18/1/2026), di Wisma Universitas Lampung (Unila). Peresmian tersebut sekaligus menandai kesiapan klub untuk berlaga di Liga 4 musim 2026.
Dalam kegiatan tersebut, manajemen Angonsaka FC juga memperkenalkan jersey resmi tim, struktur manajemen, sponsor, serta menggelar sesi berbagi (sharing session) bersama undangan.
Presiden Angonsaka FC, Soni Laberta, mengatakan keikutsertaan tim di Liga 4 merupakan langkah awal dalam membangun fondasi klub secara berkelanjutan.
“Kami resmi memperkenalkan Angonsaka FC dan menargetkan juara Liga 4 hingga dapat melangkah ke tingkat nasional,” ujar Soni.
Menurutnya, meskipun persiapan tim tergolong singkat, kondisi pemain dinilai siap untuk bertanding. Ia menegaskan seluruh elemen tim berkomitmen memberikan performa terbaik di setiap pertandingan.
“Kami ingin maksimal sejak awal agar bisa lolos ke tingkat nasional. Totalitas dan kebersamaan menjadi kunci,” katanya.
Soni menjelaskan, pemilihan Liga 4 dilakukan agar klub dapat berkembang melalui proses yang matang dan berkelanjutan. Filosofi Angonsaka sendiri berasal dari istilah masyarakat pesisir Lampung yang bermakna angan-angan mendalam yang ingin diwujudkan.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, kami membangun dari dasar untuk memajukan sepak bola di Tanggamus dan Lampung. Kami ingin menikmati proses karena kesuksesan adalah perjalanan panjang,” ujar Soni.
Ia menambahkan, Angonsaka FC juga didedikasikan sebagai wadah pembinaan generasi muda agar memiliki rasa memiliki terhadap klub.
“Terkait pemain, kami tidak melakukan intervensi. Semua seleksi dan komposisi tim sepenuhnya diserahkan kepada pelatih,” tegasnya.
Sementara itu, Pelatih Kepala Angonsaka FC Duri R Sudharmono mengatakan persiapan tim telah mencapai sekitar 80 persen. Dua laga uji coba telah dijalani dengan hasil positif dan kondisi pemain dinilai bugar.
“Target kami bukan hanya juara di Lampung, tetapi juga juara di Indonesia. Tahun 2026 menjadi tonggak awal sejarah sepak bola Tanggamus,” kata Duri.
Ia menekankan pentingnya disiplin dan perilaku pemain selain kualitas teknis. Pemain Angonsaka FC saat ini berasal dari berbagai daerah, seperti Sumatera bagian Selatan, Tangerang, dan Lampung.
Angonsaka FC dinakhodai oleh Manajer Tim Deky Ash Shidqi, dengan Ari Wibowo dipercaya sebagai kapten tim.
Menurut rencana partai pembuka yang akan dilakoni Angonsaka FC saat melawan Oosthaven FC pada Minggu 25 Januari mendatang.
( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )