Dipimpin Warga Lokal, 30 Petugas SAR Berangkat Evakuasi Penumpang Pesawat ATR di Jurang Gunung
January 19, 2026 08:22 AM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 30 petugas SAR gabungan dikerahkan mengevakuasi jenazah diduga korban pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026) pagi.

Tim SAR SRU 4 ini, beranggotakan personel TNI, Brimob, Polhut, dan beberapa Potensi SAR lainnya.

Tim ini dipimpin oleh warga Desa Tompobulu, Arman (38), yang merupakan sosok pertama menemukan lokasi mayat di jurang kedalam 200 meter.

Arman mengenakan jaket lengkap dengan sebilah parang di pinggangnya.

Sebelum diberangkatkan, tim SAR yang terlibat lebih dahulu mendengar pengarahan lewat apel yang dipimpin Asrem Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Abi Kusnianto.

Kolonel Inf Abi Kusnianto memimpin apel didampingi Kasi Ops Basarnas Makassar Andi Sultan.

"Masing-masing dantim, agar selalu dimonitor anggotanya setiap saat," ucap Kolonel Inf Abi memberikan pengarahan.

Setelah memberikan pengarahan, Kolonel Inf Abi memimpin doa untuk kesuksesan misi evakuasi itu.

Abi Kusnianto juga menyebut, sudah ada empat tim dikerahkan ke lokasi yang sama lewat jalur Kabupaten Maros.

"Empat Tim ini, dari SAR Basarnas TNI-Polri, termasuk Polhut dan masyarakat akan fokus menjangkau dasar jurang, karena diperkirakan serpihan jatuh hingga di dasar," terangnya

Sementara itu, Andi Sultan mengatakan, pengerahan Tim SAR SRU 4 ini akan berfokus melakukan proses evakuasi korban.

"Jadi kita fokuskan evakuasi sambil juga melakukan pencarian," kata Andi Sultan.

Proses evakuasi korban berjenis kelamin laki-laki itu, kata dia, akan difokuskan lewat jalur darat.

Pasalnya, kondisi cuaca di lereng gunung Bulusaraung kata dia, tidak memungkinkan dilakukan evakuasi lewat jalur udara.

"Jadi kita mengambil opsi jalur masyarakat, ya jalur darat," jelasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.