TRIBUNNEWS.COM - Pelatih legendaris Jose Mourinho baru-baru ini memberikan respons tegas terhadap spekulasi yang menghubungkannya dengan kemungkinan kembali ke Real Madrid.
Rumor ini muncul setelah pemecatan Xabi Alonso sebagai pelatih Los Blancos pada 18 Januari 2026 kemarin.
Xabi Alonso dipecat setalah hasil kekalahan di final Piala Super Spanyol dari Barcelona.
Selain itu, faktor soal dinamika ruang ganti juga menjadi penyebab didepaknya eks Bayer Leverkusen tersebut.
Kini setelah didepaknya Alonso, beberapa nama pelatih pun disebut-sebut menjadi kandidat pengganti, mulai dari Jurgen Klopp hingga Jose Mourinho.
Mourinho juga disebut layak menggantikan Alonso karena pernah enangani Real Madrid antara 2010 hingga 2013 dan memenangkan gelar Liga Spanyol dan Copa del Rey.
Kini menanggapi rumor tersebut, Mourinho pun langsung membantahnya.
Dengan gayanya yang khas dan sakas, ia membandingkan situasi di Real Madrid dengan sebuah "soap opera" atau sinetron yang penuh drama.
"Jangan andalkan saya untuk soap opera," ucap Mourinho dikutip dari Dailymail.
"Ada soap opera yang bagus, tapi sangat panjang. Jika Anda melewatkan satu atau dua episode, Anda kehilangan jejaknya."
"Jangan andalkan saya, karena saya tidak menonton soap opera," ujar Mourinho.
Baca juga: Nasib Kontras Bintang Real Madrid dan Al Nassr di Final Piala Afrika, Sadio Mane Tunjukkan Teladan
Respons ini dianggap sebagai penolakan halus terhadap kemungkinan reuni dengan presiden Real Madrid, Florentino Perez, di tengah protes penggemar dan isu internal klub yang sedang bergolak.
Mourinho yang berusia 62 tahun, saat ini fokus pada karirnya di Benfica, di mana timnya berada di posisi ketiga klasemen Liga Portugal.
Ia kembali ke Portugal setelah meninggalkan Fenerbahce, dan tampaknya tidak tertarik untuk terlibat dalam "drama" yang sedang melanda Real Madrid.
Meskipun demikian, nama-nama lain seperti Jurgen Klopp juga disebut sebagai kandidat potensial untuk mengisi posisi pelatih sementara yang dipegang oleh Alvaro Arbeloa hingga akhir musim.
Respons Mourinho ini menegaskan sikapnya yang tidak tertarik melatih Real Madrid meski memiliki sejarah sukses di Bernabeu.
Kini penggemar Los Blancos menunggu keputusan resmi dari klub mengenai pelatih baru untuk mengembalikan performa tim yang sedang terpuruk.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)