Kembali Buka, Pancuran 13 Guci Tegal Langsung Diserbu Wisatawan, Tiap Hari Ratusan Orang Berkunjung 
January 19, 2026 09:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Tak butuh waktu lama Pancuran 13 Guci Kabupaten Tegal yang sempat ditutup beberapa waktu karena terdampak banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (20/12/2025) lalu, kini sudah dibuka kembali. 

Sudah seminggu kembali beroperasi untuk umum, Pemandian Air Panas Pancuran 13 Guci, diserbu pengunjung sejak hari pertama dibuka seperti biasa. 

Meskipun perbaikan belum 100 persen semua titik beroperasi seperti semula, namun akhirnya ikon wisata di Guci ini kembali dibuka untuk umum tepatnya sejak Minggu (11/1/2026). 

Pantauan Tribunjateng.com di lokasi pada Minggu (18/1/2026), momen hari terakhir libur panjang peringatan Isra Miraj pengunjung di Pemandian Air Panas Pancuran 13 Guci ramai tapi tidak seramai biasanya. 

Beberapa pengunjung terlihat sedang menikmati mandi air panas alami di kolam Pancuran 13 yang kondisinya sudah seperti semula yakni jernih tanpa tertutup material pasir lagi. 

Pengunjung Berendam

Sebagian lagi menikmati berendam di kolam dekat Guci besar berwarna emas. 

Ada juga yang duduk menikmati pemandangan di spot bangku dan tempat duduk yang tersedia. 

Kolam pemandian utama sudah beroperasi seperti biasa, namun di bagian dekat air terjun dan kolam atas masih ditutup. 

Kamar bilas yang ada di lokasi juga sudah bisa digunakan seperti biasanya. 

Pengunjung asal Bandung yang sedang menikmati berendam air panas di Kolam Pancuran 13, Erwandi, berwisata ke Guci rombongan bersama teman-temannya touring menggunakan sepeda motor. 

Baca juga: Pascaditerjang Banjir Bandang, Pancuran 13 dan 5 Guci Tegal Siap Terima Wisatawan Libur Nataru 

Erwandi dan teman-temannya sudah bermalam di Guci sejak Sabtu (17/1/2026) dan sebelum kembali ke daerah asal mereka memutuskan berendam terlebih dahulu di Pancuran 13. 

Pemuda 25 tahun ini mengaku mengetahui Pancuran 13 Guci sudah kembali dibuka dari postingan akun Instagram. 

Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, Erwandi mengajak teman-temannya untuk menjajal sensasi berendam air panas alami Pancuran 13 karena kebetulan baru pertama kali berkunjung. 

Erwandi pun bercerita setelah berendam badan terasa lebih segar dan menyenangkan karena tidak terlalu ramai. 

Bahkan menurutnya seperti kolam pribadi karena saat Erwandi tiba hanya ada dia dan teman-temannya saja yang berendam. 

"Airnya panas dan menyegarkan. Tadi berendam di kolam yang ada Pancuran dan saya beneran hitung jumlahnya 13. Suasananya tidak terlalu ramai jadi nyaman serasa kolam pribadi. Tapi memang kalau terlalu lama berendam badan rasanya lemas, jadi saran saya ketika berendam jangan lama-lama atau diberi jeda," ungkap Erwandi, pada Tribunjateng.com. 

Sementara itu, Manager PT Barokah Pancuran 13 Guci, Bagus Yudo Prasetyo menerangkan, antusias pengunjung sejak awal Pancuran 13 kembali dibuka cukup bagus dan lumayan ramai meskipun tidak seperti biasanya sebelum kejadian air sungai meluap. 

Mulai Membaik

Namun Bagus menyebut situasi terkini mulai membaik dan kembali bangkit setelah tutup beberapa waktu. 

Baca juga: Wisata Guci Tegal Diklaim Tetap Aman Dikunjungi meski Pancuran 13 Meluap dan Banjir Bandang

Momen libur panjang peringatan Isra Miraj pada Jumat (16/1/2026) sampai Minggu (18/1/2026) pengunjung mengalami peningkatan meskipun belum signifikan. 

"Rata-rata pengunjung sejak kembali buka kisaran 100 orang per hari. Saat libur Isra Miraj juga sama pada Jumat (16/1/2026) sekitar 100 orang dan Sabtu (17/1/2026) meningkat 200an pengunjung, dan Minggu (18/1/2026) juga sama rata-rata ratusan pengunjung," ungkap Bagus. 

Dikatakan Bagus, sekarang ini di Pancuran 13 yang sudah beroperasi kolam utama dan kolam kedua atau yang dekat Guci besar. 

Sedangkan kolam atas yang dekat air terjun sementara waktu masih tutup karena masih proses perbaikan. 

"Pasca bencana kemarin debit air panas di kolam Pancuran 13 tidak terpengaruh malah semakin panas dan jernih," ujarnya. (dta) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.